Alsintan Kementan Bantu Proses Panen di Lokasi Food Estate Kalteng

oleh -107 views

KALIMANTAN TENGAH – Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang digelontorkan Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) untuk lokasi Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, langsung dimanfaatkan. Alsintan dari Kementan membantu petani melakukan olah tanah serta panen.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan proses pertanian di Food Estate akan dilakukan dengan mekanisasi.

“Saya menginstruksikan kepada Ditjen PSP agar menyiapkan traktor juga rice transplenter untuk setiap lahan di Lokasi Food Estate. Program ini adalah tekad pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan. Program ini dikerjakan lintas kementerian, jadi harus didukung semua pihak,” kata Mentan SYL, Minggu (13/9/2020).

Sementara Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy, mengatakan sudah menyediakan sejumlah alsintan untuk mendukung proses olah lahan di lokasi Food Estate di Pulang Pisau.

“Saat ini sedang proses panen di lokasi Food Estate. Untuk lahan yang sudah selesai panen, kita langsung lakukan olah tanah agar lahan siap tanam kembali. Lahan yang kita olah seluas 1000 hektare dan akan ditanam perdana Presiden Joko Widodo,” tuturnya.

Proses panen di lokasi Food Estate dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Sabtu (12/9/2020), tepatnya di Desa Belanti Siam dan Gadabung, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Panen dilakukan menggunakan alsintan baru yang diantar oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Sebelum kedatangan Mentan, acara dimulai dengan syukuran panen raya di kawasan Food Estate bersama dengan Gubernur Kalimantan Tengah.

“Masyarakat petani di Desa Belanti Siam dan Gadabung ini berhasil panen setahun dua kali, dan dalam satu hektare berhasil panen di atas 5 ton,” ungkap Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.

Menurutnya, program Food Estate dapat memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat petani. hal ini dimaksudkan sebagai sarana memajukan program ketahanan pangan nasional.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *