BPP Kostratani Musi Rawas Laksanakan Kegiatan PLEK IPDMIP

oleh -186 views
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

SUARAJATIM.CO.ID//MUSI RAWAS – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, menggelar Pelatihan Literasi Edukasi dan Keuangan (PLEK), 7-10 September 2020. PLEK difasilitasi oleh Project IPDMIP dan dilaksanakan di BPP Kostratani Sumber Harta dan BPP Kostratani Tugu Mulyo.

 

di BPP Kostratani Sumber Harta, pelaksanaan PLEK diikuti tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sumber Harta, Purwodadi dan Megang Sakti, atau total dikuti oleh 20 orang peserta suami – istri. Sedangkan dari wilayah program IPDMIP ada delapan ketua kelompok dan istri yang ambil bagian sehingga jumlah peserta menjadi 16 orang.

Sementara Pelaksanaan Pelatihan PLEK BPP Kostratani Tugu Mulyo diikuti oleh tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tugu Mulyo, Muara Beliti dan Tuah Negri yang dikuti oleh 20 orang peserta suami – istri dan selanjutnya di wilayah program IPDMIP akan diikuti oleh delapan ketua kelompok dan istri sehingga jumlah peserta menjadi 16 orang.

Penyuluh Kabupaten Musi Rawas, Heriawan, yang menangani Project IPDMIP di Kabupaten Musi Rawas, sekaligus mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas, membuka secara resmi pelaksanaan Pelatihan PLEK. Kegiatan ini dilakukan untuk memaksimalkan peran BPP sebagai Pusat Pembelajaran.

Dalam arahannya, Heriawan mengatakan, petani harus tahu pengelolaan keuangan. Supaya petani bisa mengevaluasi apakah usaha yang dilakukan selama ini menguntungkan atau merugi.

“Apabila dalam evaluasi usaha merugi apa yang menjadi penyebabnya akan diketahui. Dan sebaliknya apabila diperoleh keuntungan bagaimana meningkatkannya, sehingga kesejahteraan petani dapat terwujud,” tuturnya.

Kepala BPP Kostratani Sumber Harta, Sunarto dan Kepala BPP Kostratani Tugu Mulyo, Sumarno mengatakan, merupakan suatu kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pelatihan. Sehingga, fungsi dan peran BPP Kostratani sebagai Pusat Pembelajaran dapat dilaksanakan.

Sebagai pemateri dan pendamping dalam pelaksanaan pelatihan PLEK adalah penyuluh lapangan setempat yang sudah mendapatkan pelatihan PLEK secara online.

Kegiatan Pelatihan PLEK ditutup oleh Kepala BPP Kostratani dengan ucapan syukur bahwa kegiatan pelatihan PLEK bagi ketua kelompok /PPS beserta pasangannya (istri), dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Peserta pun antusias karena pada dasarnya materi yang disampaikan adalah mencatat kegiatan mereka sehari hari. Jadi mereka mengikuti kegiatan dengan senang dan tanpa kendala tutur kepala BPP Kostratani Sumber Harta.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi, mengatakan PLEK bisa meningkatkan kemampuan SDM pertanian.

“Salah satu fungsi BPP Kostratani adalah tempat belajar. Dan juga tempat petani berkonsultasi. Oleh sebab itu, kemampuan SDM di BPP Kostratani harus terus ditingkatkan,” paparnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan transformasi BPP menjadi Kostratani akan dilakukan bertahap.

“Target kita di tahun 2021 semua BPP di Tanah Air akan bertransformasi menjadi BPP Kostratani. Hal ini harus dilakukan karena Kostratani adalah pusat gerakan pembangunan pertanian,” katanya.(SN/EZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *