Kementan Bangun Irigasi Perpipaan, Produktivitas Petani Indramayu Meningkat

oleh -58 views

INDRAMAYU – Kementerian Pertanian (Kementan) membangun irigasi perpipaan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Indramayu, Jawa Barat. Kali ini program tersebut direalisasikan untuk Kelompok Tani Sri Sumber Tirta I di Desa Cangkringan, Kecamatan Kedokan Bunder.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, air merupakan kebutuhan mutlak untuk sektor pertanian. Tanpa air, Mentan SYL menilai mustahil pertanian akan berkembang dengan baik.

“Air itu salah satu faktor penting bagi pertanian. Untuk itu, irigasi perpipaan ini merupakan program strategis untuk mengaliri lahan persawahan milik petani agar tak terganggu,” ujar Mentan SYL.

Menurut Mentan, pasokan air amat penting untuk menggenjot produktivitas pertanian di Kabupaten Indramayu. Bagi Mentan SYL, aktivitas pertanian tidak boleh terganggu. Pertanian tidak boleh bermasalah. “Oleh karena itu, kita memastikan air selalu tersedia untuk mendukung produksi pertanian, salah satunya melalui irigasi perpipaan,” ujar Mentan.

Direktur Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menambahkan,  irigasi perpipaan bisa menjadi solusi saat kemarau. “Sebagai bagian dari water management, irigasi perpipaan ini memastikan air bisa selalu tersedia untuk memenuhi kebutuhan lahan pertanian, termasuk saat kemarau. Sehingga produksi pertanian benar-benar tidak terganggu,” kata Ali.

Ali berharap masyarakat sekitar bisa menjaga dan memaksimalkan fungsi irigasi perpipaan ini. “Sehingga bukan hanya produktivitas yang meningkat, tetapi juga pendapatan para petani,” katanya.

Direktur Irigasi Ditjen PSP Kementan, Rahmanto menjelaskan, pengerjaan irigasi perpipaan sudah rampung dengan memiliki bak penampung panjang 4 meter, lebar 3 meter, kedalaman 2 meter serta pompa air yang memiliki debit 40 liter/menit.

“Pipa yang dibangun dalam kegiatan ini sepanjang 50 meter dengan diameter 3 inchi dan diharapkan dapat memudahkan distribusi air keseluruh areal tanaman pangan dan meningkatkan produktivitas,” terangnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *