Naikan Kompetensi Birokrasi, Kementan Support Penuh PKN Tingkat II Angkatan XVII

oleh -107 views

BOGOR – Dukungan penuh diberikan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menaikan kompetensi birokrasi di Indonesia. Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementan menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVII mulai Kamis (12/8). Kebijakan tersebut sebagai sikap responsif terhadap perubahan dan bukti kesiapan Kementan secara teknis juga non teknis.

Apresiasi diberikan Kementan melalui BPPSDMP karena sangat peduli terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) birokrasi dan mau berinisiatif menjadi pelaksana program PKN Tingkat II Angkatan XVII yang openingnya dilakukan Rabu (11/8). Lokasi PKN berada di Pusat Pelatihan Manajemen Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Pesertanya lintas kementerian dan lembaga negara.

Dengan slot peserta 67 nama, berasal dari Kementerian Pertanian hingga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Bergabung juga peserta dari Kementerian Perdagangan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian Republik Indonesia, juga Pemerintah Provinsi. Rincian Pemerintah Provinsi yang hadir adalah Riau, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kementan dan BPPSDMP karena sudah menjadi penyelenggara program PKN Tingkat II Angkatan XVII ini. Kegiatan ini sangat penting karena menyangkut peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, khususnya para pemimpin di kementerian dan lembaga negara,” ungkap Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Adi Suryanto, Rabu (11/8).

Menaikan kompetensi dengan muara SDM secara menyeluruh, pelaksanaan PKN Tingkat II Angkatan XVII juga didukung payung hukum kuat. Ada UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Dasar lainnya seperti Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Selama ini, pelaksanaan program PKN Tingkat II lebih sering ditangani sendiri oleh LAN RI.

“PKN Tingkat II harus dilaksanakan. Karena posisinya yang penting terkait peningkatan kualitas SDM, kami memang berinisiatif mengajukan diri sebagai penyelenggaranya. Apalagi, support internal dari Pak Menteri (Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo) memang luar biasa. LAN juga menyambutnya sangat positif,” terang Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi.

Menjalani proses screaning melalui presentasi khusus dan bukti support Menteri Pertanian, LAN akhirnya memercayakan pelaksanaan program PKN Tingkat II Angkatan XVII. Apalagi, dukungan venue yang dimiliki PPMKP Ciawi memang luar biasa. PPMKP dilengkapi auditorium dan fasilitas menginap sekelas hotel berbintang. Fasilitas pendukung lainnya lengkap.

“PPMKP ini luar biasa. Fasilitasnya lengkap dan bagus. Sangat layak menggelar kegiatan besar seperi PKN Tingkat II. Bagaimanapun, peserta PKN II itu dari berbagai kementerian, lembaga negara, hingga pemerintah daerah. Dukungan Pak Menteri juga luar biasa, termasuk Widia Suara dan lainnya. Kami optimistis, pelaksanaan PKN Tingkat II Angkatan XVII akan sukses dan berkualitas,” jelas Dedi lagi.

Dedi pun menambahkan, support riil diberikan Menteri Pertanian atas pelaksanaan program PKN Tingkat II Angkatan XVII bisa dilihat dari alokasi anggaran yang diberikan. Lebih lanjut, Menteri Pertanian juga hadir sekaligus membuka PKN Tingkat II Angkatan XVII pada Rabu (11/8). Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahkan bersedia membagikan tips menjadi seorang pemimpin yang ideal. Pilar acuannya diantaranya, karakter, kapasitas, dan literasi.

“PKN Tingkat II ini bagus bagi internal Kementerian Pertanian. Muaranya tentu peningkatan produktivitas secara menyeluruh, sebab ada transformasi pengetahuan kepada staf. Support Pak Menteri terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia sangat luar biasa. Selain untuk penyelenggaraan kegiatan ini, alokasi anggaran yang diberikan juga diarahkan untuk maintenance PPMKP Ciawi,” lanjut Dedi lagi.

Memoles kualitas Sumber Daya Manusia, PKN Tingkat II Angkatan XVII memiliki 4 fokus materi. Sebut saja, tata kelola diri, pengambilan keputusan strategis, manajemen strategis, dan aktualisasi kepemimpinan hingga aktualisasi program. Screaning kualitas peserta juga akan dilihat melalui pemahaman dan praktek kepemimpinan, visitasi kepemimpinan dan sikap, hingga aspek proyek perubahan.

“Seorang pemimpin harus terus diupgrade kualitasnya. Sebab, dunia terus berubah dan berkembang sangat cepat. Posisi seorang pemimpin sangat penting dan strategis karena menentukan arah kebijakan. Melalui PKN Tingkat II Angkatan XVII ini, kemampuan mereka akan digembleng lagi menjadi lebih baik,” tutur Mentan SYL.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *