Pelaksanaan Program IPDMIP di NTB akan Dimaksimalkan

oleh -165 views

NUSA TENGGARA BARAT – Untuk meningkatkan produksi pertanian, Kementerian Pertanian akan memaksimalkan proyek IPMDIP di Nusa Tenggara Barat (NTB). Di Maret 2021, pelatihan IPDMIP di NTB akan digelar 2 kali, yaitu pekan ke-3 dan 4.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian harus dimaksimalkan untuk mendukung ketahanan pangan.

“Dalam pandemi Covid-19, pertanian menjadi sektor yang sangat penting. Karena, pertanian harus menyediakan pangan. Kita juga akan menggenjot produktivitas agar ketahanan pangan bisa terjaga,” katanya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan peningkatan produktivitas membutuhkan SDM yang handal.

“Faktor utama pengungkit produktivitas pertanian adalah SDM. Jadi, jika ingin membangun pertanian maka yang harus dibangun terlebih dahulu adalah SDM pertanian,” katanya.

Dedi Nursyamsi mengatakan, melalui IPDMIP kemampuan, kualitas dan kapasitas SDM akan turut ditingkatkan.

“Sebab IPDMIP akan menggelar berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan SDM pertanian. Siapa itu SDM pertanian, yaitu penyuluh, petani, termasuk juga poktan, gapoktan, dan petani milenial,” katanya.

Untuk memaksimalkan kegiatan IPDMIP di Nusa Tenggara Barat, dilakukan rapat persiapan, Senin (15/3/2021). Persiapan itu meliputi kegiatan pelatihan refresher, kegiatan pelatihan new staff dan kegiatan pelatihan rantai nilai.

Pertemuan rapat ini dibuka oleh Kepala Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltanbun) Provinsi NTB, dan dihadiri oleh Tim Pertanian IPDMIP Provinsi NTB, Widiya Iswara Provinsi NTB, Penyuluh Provinsi NTB, Konsultan OGO, dan Konsultan Regional 7 Pertanian.

Dalam pertemuan ini membahas terkait persiapan pelatihan yang akan dilaksanakan pada minggu ke 3 dan ke 4 bulan Maret 2021.(YTS/EZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *