Stok Pupuk Subsidi di Garut Dipastikan Aman

oleh -73 views

JAKARTA – Kementerian Pertanian meminta para petani di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Garut, untuk tidak mengkhawatirkan keberadaan pupuk subsidi. Karena, stok pupuk untuk wilayah ini dipastikan aman. Kepastian itu berdasarkan stok pupuk subsidi di PT Pupuk Kujang.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Kementerian Pertanian memberikan perhatian serius terhadap keberadaan pupuk subsidi untuk petani.

“Kementerian Pertanian memiliki target untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Bahkan kita akan akan upayakan Indonesia bisa swasembada pangan. Oleh karena itu, kita akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan pupuk subsidi bisa didapat untuk petani yang memang berhak mendapatkannya,” tutur Mentan SYL, Selasa (22/9/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mempertegas pernyataan tersebut.

“Kementerian Pertanian tidak berhenti untuk terus mengupayakan agar pupuk subsidi bisa tersedia. Sejumlah skema pun kita siapkan agar pertanian bisa terus berlangsung dan produksi tidak berhenti. Kita juga mengupayakan penambahan anggaran yang telah disetujui,” tuturnya.

Menurutnya, selama ini Kementerian Pertanian melakukan verifikasi ketat dan bertahap sehingga pupuk subsidi bisa disalurkan tepat sasaran.

“Pola distribusi pupuk subsidi tetap mengacu pada eRDKK berdasarkan by name by address. Pola ini sudah berjalan baik, dengan tingkat validnya mencapai 94%. Oleh karena itu, kita akan terus pastikan pupuk subsidi yang didistribusikan bisa tepat sasaran,” tuturnya.

Kepastian amannya stok pupuk subsidi untuk daerah Garut disampaikan anak usaha BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pupuk Kujang melalui Manajer Komunikasi Perusahaan Fitria Ratu Pagih. Menurutnya, stok pupuk subsidi di Kabupaten Garut mencapai 4.423 ton.

“Kami pastikan ketersediaan stok pupuk subsidi saat ini di gudang lini III di kabupaten/kota Jawa Barat aman, kami siap menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi,” kata Fitria.

Menurutnya, , stok pupuk urea bersubsidi yang tersedia di gudang lini III Kabupaten Garut sampai dengan 17 September 2020 mencapai 4.423 ton atau 674 persen dari ketentuan dua pekan ke depan.

Sedangkan realisasi penyaluran wilayah Garut untuk urea, kata dia, mencapai 26.701 ton atau 101 persen dari ketentuan sebesar 26.651 ton per tahun, selain pupuk urea ada juga stok pupuk petroganik sebanyak 480 ton atau 477 persen dari ketentuan stok.

Ia menegaskan adanya stok pupuk yang tersedia di setiap kota/kabupaten itu, maka petani tidak perlu khawatir untuk menghadapi musim tanam kedua 2020.

“Pupuk Kujang pastikan stok untuk Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah dalam kondisi aman,” katanya.,(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *