Tak Ada Kelangkaan, Stok Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Malang Dipastikan Aman

oleh -158 views

MALANG – Stok pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Malang dipastikan tetap terjaga. Hal ini sekaligus menjadi penegasan jika tidak terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Malang.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemerintah akan selalu mengupayakan ketersediaan pupuk bersubsidi.

“Ketersediaan pupuk sangat penting. Apalagi disaat petani akan memasuki musim tanam. Oleh karena itu, pemerintah selalu memantau ketersediaan pupuk bersubsidi agar kebutuhan petani bisa terbantu,” tuturnya, Sabtu (3/4/2021).

Sedangkan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan jika distribusi pupuk bersubsidi menggunakan prinsip 6T atau 6 Tepat.

“Prinsip distribusi pupuk subsidi yang diterapkan adalah 6T alias 6 Tepat, yaitu Tepat Jenis, Tepat Mutu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Harga, dan Tepat Sasaran,” terangnya.

Ditambahkan Sarwo Edhy, pupuk bersubsidi tidak hanya diharapkan bisa berdampak pada peningkatan produktivitas.

“Tetapi juga meningkatkan produksi pangan dan komoditas pertanian, melindungi petani dari gejolak harga pupuk, mendorong penerapan pemupukan berimbang, juga memberikan jaminan ketersediaan pupuk,” katanya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, juga menegaskan tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayahnya.

Ia menjelaskan, yang terjadi saat ini adalah adanya perubahan atau transisi mekanisme petani mendapatkan pupuk bersubsidi, yakni melalui kartu tani.

“Jadi, regulasi pupuk ini diatur oleh Pemerintah Pusat. Untuk Jatim termasuk Kabupaten Malang diberi amanah tentang data petani melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (eRDKK),” katanya.

Sedangkan yang ditugaskan membagi Kartu Tani di Kab Malang adalah BNI 46 dan distribusi pupuk dilakukan Pupuk Indonesia Holding Company.

“Ini bukan kelangkaan, masalahnya belum semua petani memahami secara menyeluruh bagaimana alur penyaluran pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani,” katanya.

Di samping itu, ia juga menegaskan penyaluran pupuk bersubsidi jelang musim tanam April-Mei 2021 berjalan dengan baik.

“Kabupaten Malang tidak ada gejolak selama ini. Kami hanya menunggu proses masa panen saja, hal ini berkaitan dengan cuaca atau intensitas hujan yang tinggi,” kata Budiar.

Menurutnya, penyerapan pupuk subsidi secara umum di Kabupaten Malang berjalan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *