Alumni UIN se-Indonesia Desak Ketua MUI DKI Copot

oleh -508 views

SUARAJATIM.CO.ID, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI diklaim sebagai inisiator acara Munajat 212 di Monas, Kamis (21/2) malam. Sayangnya, acara yang seharusnya bernuansa keagamaan kental aroma politik.

Hal itu membuat Forum Alumni UIN/IAIN se-Indonesia geram. Mereka mendesak agar Munahar Mukhtar dicopot dari jabatannya sebagai Ketua MUI DKI Jakarta. Pasalnya, Munahar dianggap telah melakukan politisasi lembaga MUI untuk kepentingan politik.

“Dia (Munahar Mukhtar) telah melanggar AD/ART MUI. Lembaga MUI seharusnya bersih dari kepentingan politik, bukan malah jadi kendaraan politik!,” tandas Ramadan Isa melalui keterangan tertulis, Jumat (22/2).

Ainun Hadi, Alumni UIN Surabaya menambahkan MUI adalah wadah dari ulama, zuama, dan cendikiawan muslim yang bertujuan membimbing dan mengayomi umat Islam secara independen, sesuai dengan AD/ART Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Tapi, pada prakteknya Ketua MUI DKI Munahar Mukhtar telah menyelewengkan amanah dari AD/ART tersebut. Melanggar AD/ART MUI pasal 3 dan pasal 4,” terangnya.

Alumni UIN Walisongo, Semarang, Heri Aslam melanjutkan Forum Alumni UIN Se-Indonesia melihat acara Munajat 212 bukan lah murni acara keagamaan, melainkan acara politik yang dibungkus dengan agama, menggunakan label MUI.

Buktinya, tokoh-tokoh yang diundang adalah pendukung salah satu calon presiden. Kedua, tokoh-tokoh yang hadir, berpidato dan menggiring kepada pilihan salah satu calon presiden.

“Dalam kasus ini Bawaslu juga harus turun tangan,” katanya.

Ditambah lagi, di dalam acara tersebut juga terjadi kekerasan dan penganiayaan terhadap jurnalis detik.com, Satria, yang tengah menjalankan tugasnya sebagai jurnalis.

Ridwan Darmawan dari alumni UIN Jakarta melanjutkan, Forum Alumni UIN/IAIN Se-Indonesia rencananya akan mengirimkan surat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, ormas-ormas anggota MUI, serta Bawaslu.

Diketahui, Forum Alumni UIN/IAIN Se-Indonesia dibentuk pada 9 Februari sebagai bentuk keresahan terhadap tindakan politisasi agama. Forum ini dibentuk oleh Alumni UIN Jakarta, UIN Surabaya, UIN Semarang, UIN Bandung, UIN Banten, UIN Sumatera Utara, IAIN Metro Lampung, dan IAIN Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *