Bamsoet Bersyukur, Kinerja DPR RI Positif di Mata Publik

oleh -689 views

SUARAJATIM.CO.ID, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bersyukur capaian kinerja DPR RI terus membaik di mata rakyat. Rilis survey Charta Politika mengungkapkan sebanyak 34,75 persen responden menilai DPR RI berfungsi sebagai lembaga perwakilan yang paling baik, sementara MPR RI memperoleh skor 12,75 persen dan DPD RI 11,25 persen. Sedangkan diantara lembaga tinggi negara lainnya, sebanyak 49,3 persen responden menyatakan kepercayaannya terhadap DPR RI.

“Alhamdulilah, hasil survey tersebut menunjukan bahwa rakyat ternyata tak hanya aktif memberikan kritik, namun juga bisa memberikan apresiasi positif atas kerja keras DPR RI dalam membenahi dirinya. Ini artinya rakyat kita sudah sangat cerdas dan dewasa dalam berdemokrasi,” ujar Bamsoet saat mejadi narasumber diskusi Survey Charta Politika ‘DPR Terima Rapor: Survei Persepsi Publik Mengenai Kinerja DPR RI’, di Jakarta, Selasa (28/08/18).
 
Survei dilakukan dari 23-26 Agustus 2018 melalui wawancara telepon. Melibatkan 800 orang responden yang tersebar proporsional berdasarkan populasi pengguna telepon terbesar di 8 kota, yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Makasar. Turut hadir menjadi pembicara antara lain Muslimin Tanja (Manajer Riset Charta Politika), Pangeran Siahaan (Editor in Chief Asumsi.co) dan Sebastian Salang (pendiri Forum Masyarakat Pemantau Parlemen).

Survey Charta Politika juga memperlihatkan bahwa kinerja DPR RI di mata rakyat mengalami peningkatan, sebanyak 36,3 persen responden memberikan penilaian positif. Disisi lain, sebanyak 44,8 persen responden menyatakan DPR RI sudah optimal menjalankan tugas dan fungsinya di bidang pengawasan, 20,4 persen di bidang legislasi dan 17,35 persen di bidang anggaran.  

“Sebagai mitra kritis pemerintah, pengawasan merupakan salah satu kunci peran DPR RI dalam menjalankan check and balances sehingga roda pemerintahan bisa berjalan lancar. Alhamdulilah, rakyat ternyata terus memberikan penilaian positif terhadap DPR RI dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” jelas Bamsoet.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah ini menceritakan saat mulai memimpin DPR RI pada Januari 2018 lalu, dirinya menghadapi pekerjaan rumah yang sangat berat. Saat itu, citra DPR RI tengah terpuruk. Sadar waktu yang dipunya tak banyak, fokus awal pembenahan dimulai dengan membuat DPR RI lebih terbuka kepada publik.

“Hasil survei Charta Politika juga menunjukan 38,8 persen menyatakan DPR RI lebih terbuka. Tentu semua hasil positif ini bukan kerja satu dua hari, melainkan melalui proses yang cukup panjang. Untuk semakin mendekatkan DPR RI dengan rakyat, pada 29 Agustus nanti kita akan launching aplikasi DPR NOW yang bisa di download melalui smartphone semua orang. Melalui aplikasi DPR NOW, rakyat bisa menyaksikan setiap rapat, kegiatan, maupun berbagai dokumen lainnya seputar DPR RI,” terang Bamsoet.

Berkat kerja keras Politisi Partai Golkar ini, DPR RI bisa meningkatkan kinerjanya dalam hal legislasi, anggaran, pengawasan, maupun diplomasi parlemen. Di bidang legislasi misalnya, dari bulan Agustus 2017 hingga bulan Juli 2018, sudah ada 17 RUU yang diselesaikan, 31 sedang dalam pembahasan, dan 13 dalam tahap penyusunan. Di bidang anggaran dan pengawasan, DPR RI juga terus memastikan APBN digunakan oleh pemerintah untuk sebesarnya kemakmuran rakyat.

“Saya buat terobosan, setiap hari Selasa mengumpulkan pimpinan Fraksi dan alat kelengkapan dewan untuk menyolidkan kinerja dan kondusiftas DPR RI. Kita buktikan hal ini saat menyelesaikan UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Pembahasan APBN 2019 sejauh ini juga berjalan dengan lancar,” imbuh Bamsoet.

Kerja keras Ketua Badan Bela Negara FKPPI ini dalam meningkatkan kinerja DPR RI juga berefek kepada keterkenalan dirinya di hadapan publik. Diantara pimpinan DPR RI lainnya, Bamsoet memperoleh skor yang sangat baik, sebanyak 62,6 persen mengenal dengan 53,4 persennya menyatakan kesukaannya terhadap sosok Bamsoet. Dibanding Ketua DPR RI sebelumnya, sebanyak 39,5 persen responden menyatakan Bamsoet jauh lebih baik. Namun demikian, Bamsoet menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

“Sebagai lembaga penopang demokrasi, DPR RI harus betul-betul menjadi jelmaan rakyat dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Hasil survei Charta Politika masih menunjukan banyak hal yang perlu dibereskan oleh DPR RI. Saya mohon doa dan dukungan rakyat agar DPR RI bisa terus membenahi diri,” pungkas Bamsoet. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *