Dirjen PSP Minta Agar Daerah Segera Eksekusi Program dan Serap Anggaran

oleh -1.277 views

SUARAJATIM.CO.ID, PALEMBANG – Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana membuka Rapat Teknis Pengelolaan Anggaran Ditjen PSP Tahun Anggaran 2019 di Palembang, 30 Januari-1 Februari 2019. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan koordinasi dan sinkronisasi lingkup Ditjen PSP yang telah dilaksanakan minggu yang
lalu di Kota Bogor, Jawa Barat.

Rapat teknis ini merupakan ajang
untuk mendetailkan strategi percepatan pelaksanaan kegiatan lingkup Ditjen PSP TA. 2019 tersebut. Pada kesempatan ini, disepakati pula kebijakan relokasi kegiatan dan komitmen daerah terkait
kesanggupan melaksanakan kegiatan lingkup Ditjen PSP.

Dadih menjelaskan,
tahun ini merupakan tahun terakhir dari RPJMN 2015 – 2019. Pada tahun ini, alokasi anggaran pembangunan prasarana dan sarana
pertanian adalah sebesar Rp 4.927.538.742.000 atau 23,39%
terbesar kedua dari total anggaran Kementerian Pertanian senilai
Rp 21.067.641.815.000.

“Proporsi besaran anggaran yang
dialokasikan kepada Ditjen PSP ini menunjukkan bahwa program
penyediaan dan pengembangan prasarana dan sarana pertanian masih menjadi prioritas utama pembangunan pertanian nasional,” ujar Dadih Permana.

Oleh karena itu, secara khusus Dadih ingin memastikan dan meminta agar
daerah-daerah bekerja serius dan bersungguh-sungguh. Agar anggaran yang sudah dialokasikan tersebut dapat segera diserap dan kegiatan lapangan dapat segera dieksekusi.

“Kita harus bekerja keras dan secara terus menerus meningkatkan kinerja. Sehingga harapan dan target yang sudah ditetapkan dapat dicapai tepat waktu,” kata Dadih Permana.

Diketahui, capaian kinerja Ditjen PSP TA. 2018 mencapai 87,74% atau Rp
5.119.389.098.169 dari total pagu anggaran Ditjen PSP Tahun 2018
sebesar Rp 5.834.734.749.000. Berdasarkan data OM SPAN per 14
Januari 2019, sisa anggaran yang tidak terserap (sisa mati) sebesar
Rp 715.345.650.831 (12,26 %).

Jika disandingkan dengan realisasi
pada 11 (sebelas) unit eselon I lain lingkup Kementerian Pertanian, maka realisasi anggaran Ditjen PSP TA. 2018 berada pada peringkat ke-10.

“Namun demikian, kami tetap memberikan apresiasi kepada para stakeholder terutama bagi Dinas lingkup Pertanian di daerah
yang telah bekerja keras untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Harapan kami kinerja ini akan meningkat dan jauh lebih baik lagi pada tahun 2019,” pungkas Dadih Permana.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *