Garansi Jokowi Menangi Pilpres 2019 di Banten Diberikan SAMIJO

oleh -1.498 views

SERANG – Garansi kemenangan di Pilpres 2019 diberikan oleh Santri Militan Jokowi (SAMIJO) Banten. Populer karena sukses mengeksekusi program, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijamin akan meraih suara mayoritas di Pilpres 2019 nanti. Komitmen menuntaskan pemenangan juga sudah diberikan oleh SAMIJO Banten.

“Sekarang kondisinya sangat berbeda dengan Pilpres sebelumnya. Secara kapabilitas, Pak Jokowi lebih baik. Banyak programnya yang berjalan. Saat ini program-programnya itu bisa dinikmati oleh semua,” ungkap Koordinator Daerah Samijo Banten Ibnu Balirang, Selasa (17/7).

Hasil minor pada Pilpres 2014 memang diraih Jokowi di Banten. Mensikapi catatan tersebut, evaluasi pun dilakukan SAMIJO Banten. Mereka berjanji akan bergerak lebih aktif lagi untuk meraih simpati dari pemilih. Tugasnya pun sedikit terbantu oleh komitmen Jokowi yang terus mengupayakan terealisasinya program yang disusunnya. Dan, hasilnya sangat positif karena langsung dinikmati masyarakat Banten.

“Kami sudah mendapatkan pembelajaran dari berharga dari 2014. Kami optimistis pada 2019 menang. Upaya akan dilakukan semaksimal mungkin. Insya Allah SAMIJO bersama dengan relawan lain yang ada di wilayah Banten akan berkumpul untuk menyatukan visi,” jelasnya lagi.

Terlepas dari cawapres yang mendampingi Jokowi, SAMIJO akan tetap memberikan dukungan penuh. Sebab, SAMIJO percaya Jokowi sudah melakukan perhitungan detail sebelum memutuskan nama yang akan jadi kolega duetnya. “Komitmen SAMIJO Banten tidak pudar siapapun nama cawapres yang akan dipilihnya. Sebab, mereka percaya Jokowi akan tetap menjaga persatuan,” tutur Ibnu.

Mengedepankan persatuan selama ini juga selalu diperlihatkan Jokowi. Apalagi, Jokowi juga terkenal dekat dengan para ulama. Mendekatkan para ulama dengan umaro lainnya. Ibnu menegaskan, dirinya tidak bisa menutup mata atas sukses besar yang dilakukan Jokowi selama memimpin Indonesia. Paket lengkap inilah yang membuat SAMIJO bulat mendukung Jokowi dan memenangkannya di periode dua.

“Selama ini ketimpangan antara Jawa dan luar Jawa ini cukup terasa. Tapi, semua dikikis habis di era kepemimpinan Pak Jokowi. Pembangunan segala bidang di luar Jawa benar-benar digenjot. Pak Jokowi juga terus berkomitmen membangun Indonesia dari perbatasan. Semua ini pun terealisasi dengan baik,” tegasnya lagi.

Pembangunan infrastruktur besar memang dilakukan Jokowi di luar Jawa. Sumatera akhirnya memiliki tol. Anggaran Rp16 Triliun juga disuntikan ke daerah perbatasan mulai dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara. Pembangunan Pelabuhan Laut Dalam di Papua yang meliputi Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Merauke. Infrastruktur jalan juga menghubungkan kota-kota di Papua.

Pebangunan Trans Papua juga dilakukan dengan panjang 4.320 kilometer. Tol ini menghubungkan kota-kota seperti Sorong, Manokwari, Wamena, Jayapura, hingga Merauke. Khusus untuk tol Timika-Oksibil bisa tersambung pada 2018 ini. Pada satu tahun awal kepemimpinannya, ada 15 pembangunan bandara baru di wilayah terluar Indonesia.

Pulau Sulawesi juga dibangun jalur kereta api cepat dengan rute Makassar-Pare Pare. Lalu, tahun depan jalur Kereta Api Trans Sulawesi dari Manado menuju Makassar sudah beroperasi. Perekonomian area Kalimantan Timur disupport melalui pabrik pupuk terbesar di Asia Tenggara. Kapasitas produksinya mencapai 825 ribu ton per tahun. Masalah listri luar Jawa diatasi dengan membangun pembangkit baru.

“Pemerataan pembangunan dilakukan melalui pembangunan infrastruktur di luar Jawa. Ada banyak sekali. Kondisi ini akan mempercepat pembangunan ekonomi, lalu pada akhirnya menaikan ekonomi masyarakat setempat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *