Masyarakat Adat Papua Usung Jokowi-Moeldoko di Pilpres 2019

oleh -1.295 views

SUARAJATIM.CO.ID, JAYAPURA – Sikap politik diambil Masyarakat Adat Papua. Melalui perwakilanya, mereka menunjuk Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai calon wakil presiden (cawapres). Moeldoko diduetkan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

“Deklarasi ini kami buat dengan tulus dan ikhlas. Kami yakin, kedua putra terbaik bangsa ini bisa membawa Indonesia lebih sejahtera. Selain itu, Indonesia juga bisa lebih aman dari berbagai gangguan keamanan. Entah itu gangguan terorisme maupun sikap intoleransi,” ungkap Tokoh Wilayah Adat Tabi Jesaya Udam, Sabtu (22/7).

Deklarasi dukungan Jokowi-Moeldoko sudah dilakukan Masyarakat Adat Papua pada Minggu (22/7). Lokasinya berada di Grand Allison Hotel Sentani, Kabupaten Jayapura. Deklarasi ini didukung oleh 7 tokoh adat Papua. Mereka ini mewakili berbagai wilayah adat di Tanah Papua. Pembacaan deklarasinya dilakukan Tokoh Wilayah Adat Tabi Jesaya Udam. Saat deklarasi, hadir juga tokoh pemuda Papua.

Dengan memakai penutup kepala khas Papua, ketujuh tokoh ini membacakan deklarasi. Isinya secara garis besar mendukung dan mendeklarasikan Jokowi sebagai capres 2019-2024. Lalu, Moeldoko sebagai cawapres pendamping Jokowi. Sebab, mereka dianggap putra terbaik bangsa. Jokowi dan Moeldoko dipidukung karena dinilai mampu menjaga stabilitas kemanan.

Selain kemanan, Jokowi-Moeldoko juga dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat umum. Adapapun ketujuh deklarator adalah Jesaya Udam (Tokoh Wilayah Adat Tabi), Matius Sawa, Yohanes Simson Kabiay (Tokoh Wilayah Adat Nabire), hingga Yason Arwam (Tokoh Wilayah Adat Saireri). Ada juga Yuliana Ansaka (Tokoh Adat Perempuan Papua), Timin Wenda, dan Martins Kasuai.

“Sosok Pak Jokowi saat ini sebagai presiden ini luar biasa. Pak Jokowi sudah membuktikan kinerjanya dengan hasil nyata. Dia juga sangat merakyat. Mampu menaikan ekonomi kerakyatan di Papua. Figur Pak Jokowi semakin lengkap kalau didampingi Pak Moeldoko. Sebab, Pak Moeldoko ini juga merakyat,” terang Tokoh Wilayah Adat Nabire Yohanes Simson.

Sepanjang kepemimpinannya, Jokowi banyak membangun infrastruktur di Papua. Menguatkan akses, Pelabuhan Laut Dalam di Papua dibangun di Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Merauke. Infrastruktur jalan juga menghubungkan kota-kota di Papua. Trans Papua juga dihadirkan dengan panjang sekitar 4.320 kilometer. Tol ini menghubungkan Sorong, Manokwari, Wamena, Jayapura, hingga Merauke.

Khusus untuk tol Timika-Oksibil bisa tersambung pada 2018 ini. Jembatan Holtekamp juga dihadirkan di Jayapura. Diperkirahan selesai 2018, jembatan sepanjang 1.328 meter plus bentang utama 733 meter di atas Teluk Youtefa menghubungkan Jayapura dengan Distrik Muara Tami. Tokoh Wilayah Adat Saireri Yason Arwam mengatakan, Jokowi figur yang dekat dengan Papua.

“Pak Jokowi ini sosok yang tidak asing bagi warga Papua. Sebab, Pak Jokowi ini sudah berbuat banyak untuk Papua. Hal ini tidak bisa dibantah lagi. Lalu, duet Jokowi-Moeldoko adalah figur merakyat. Kami sekarang akan mendukung 100%,” ujar Yason yang wilayah adatnya ada di Biak Numfor, Sufiori, Serui, dan Waropen tersebut.

Pendapat serupa pun dilontarkan Tokoh Adat Perempuan Papua Yuliana Ansaka. Dukungan diberikan kepada Jokowi-Moeldoko karena mau blusukan sampai ke padalaman Papua. “Kami siap mendukung Jokowi-Moeldoko karena mereka sangat peduli kepada Papua. Mereka pun tidak segan turun langsung ke desa di pedalaman Papua,” tegas Yuliana.

Demi mewujudkan target, treatmen sudah disiapkan. Mereka akan mengerahkan warganya untuk memberikan suaranya kepada Jokowi-Moeldoko. “Nantinya kami akan kerahkan warga Papua untuk mendukung Jokowi-Moeldoko. Kami optimistis mereka akan mendapat suara dominan. Kinerja Pak Jokowi harus dilanjutkan,” jelas Tokoh Wilayah Adat Pegunungan Tengah dan Pesisir Timin Wenda.

Dukungan duet Jokowi-Moeldoko dari Masyarakat Adat Papua menegaskan sikap serupa sebelumnya. Pada 4 Mei kemarin, Relawan Jodoh (Jokowi-Moeldoko Hebat) mendeklarasikan dukungan di Bandung. Dipilihnya Moeldoko karena dinilai mampu menjawab tantangan Indonesia yang semakin berat. Selain itu, dengan kapabilitasnya di bidang kemanan, Moeldoko dinilai akan semakin menaikan elektabilitas.

“Pak Moeldoko ini sosok yang tepat sebagai pendamping Pak Jokowi. Tantangan ke depannya semakin berat. Pak Moeldoko punya kapasitas besar untuk meredam situasi-situasi tertentu. Dengan chemistry yang dimilikinya, Pak Moeldoko akan terus menikan elektabilitas Pak Jokowi di Pilpres 2019,” pungkas Ketua Umum Relawan Jodoh Ivan Purban. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *