Peringati 60 Tahun Kerjasama Indonesia-Jepang, Univ. Budi Luhur Gelar Seminar dan Manga Festival 2018

oleh -938 views

SUARAJATIM.CO.ID, JAKARTA-Dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang, Universitas Budi Luhur turut ambil bagian dengan menggelar Seminar dan Festival Manga. Bagi Universitas Budi Luhur, Meiji dan Festival Manga bukanlah hal baru, pasalnya sudah beberapa tahun Universitas Budi Luhur menggandeng Jepang, baik pertukaran mahasiswa maupun pertukaran pengetahuan dalam bidang budaya, seni dan sebagainya.

Menggandeng Meiji University, seminar dan Festival Manga semakin kaya dengan pengetahuan yang dapat diserap oleh mahasiswa Univ. Budi Luhur, terkait dengan budaya Jepang yang sudah diketahui memiliki budaya dan tradisi yang cukup kuat.

Ketua Panitia Manga Seminar dan Manga Festival 2018, Arief Ruslan Kepala Animasi FIKOM UBL mengatakan Univ. Budi Luhur menggelar Seminar International dan Manga Festival mengusung Tema Chara Ganbatte “Celebrating Women in Manga Industries” di mana dalam gelaran ini dikupas bagaimana peranan manga di dunia modern khususnya bagi para kaum hawa.

“Gelaran kali ini diselenggarakan dengan Meiji Seminar dengan mendatangkan pembicara di bidangnya, yaitu Prof Fujimoto Yukari dari Meiji University Jepang dan Komikus Perempuan Azisa Noor Koesoema dari Indonesia dengan Moderator Komikus Perempuan Kathrinna Rakhmavika untuk membahas peranan wanita dalam Manga Industries yang diketahui terus mengalami perkembangan mengikuti jaman”.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Budi Luhur. Prof. Dr.sc.agr. Ir. Didik Sulistyanto, mengatakan Festival Manga kali ini difokuskan kepada para kartini-kartini masa depan. Harapannya, para Kartini masa depan akan dapat berinovasi dengan mengembangkan potensi kedua budaya, yakni Indonesia dan Jepang, sehingga akan lahir produk-produk paduan antara budaya Indonesia dan Jepang dlm rangka 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang.

“Jepang diketahui sebagai negara di mana Manga berasal. Begitupun Indonesia, yang diketahui memiliki tradisi yang cukup kaya. Harapannya, dengan kegiatan ini akan memberikan pengetahuan kepada Kartini masa depan, untuk dapat berkarya dengan karya-karya inovatif, khususnya di bidang Manga,” katanya.

Acara BLMangaFest 2018 kali ini, cukup menyedot perhatian para mahasiswa Univ. Budi Luhur. Dalam kegiatan ini terlihat, para mahasiswa, siswa SMA, masyarakat umum sekitar 400 orang memenuhi ruang Theater UBL yang dengan sangat antusias menghadiri Manga Seminar dan Festival Manga 2018, yang diselenggarakan di Ruang Theater dan di Rumah Baduy Universitas Budi Luhur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *