Puncak Perayaan Hari Puisi Indonesia Dihelat di Taman Ismail Marzuki

oleh -1.185 views

Puncak Perayaan Hari Puisi Indonesia Dihelat di Taman Ismail Marzuki

Yayasan Hari Puisi (YHP) akan kembali menggelar puncak perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Pada tahun 2018 ini, puncak perayaan HPI sudah memasuki tahun keenam dengan tema Puisi sebagai Renjana dan Sikap Budaya.

Ketua YHP Maman S Mahayana mengatakan, puncak perayaan HPI dikemas dalam dua acara, yakni Pesta Puisi Rakyat 2018 pada 17-18 November 2018 di Lapangan Parkir Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Dan Malam Anugerah HPI 2018 yakni pada 29 Desember 2018 di TIM.

“Melalui puisi, kita dapat mengobarkan gairah kebangsaan dan merayakan kebinekaan Indonesia,” kata Maman dalam pesan tertulisnya kepada Republika, Jumat (16/11).

Dia optimistis kegiatan ini dapat memupuk kesadaran untuk membangun bangsa dan negara ini dengan dasar kebudayaan. Mulai dari memupuk kesadaran akan persatuan dan kesatuan bangsa, memperkuat makna toleransi, serta menutup tersebarnya ujaran kebencian.

Karena sejatinya puisi adalah sikap budaya dalam segala hal sebagai pilar dan dasar kebudayaan bangsa Indonesia. Selama ini kebudayaan diartikan secara artifisial, padahal lebih dari itu, kebudayaan sesungguhnya memiliki sesuatu yang lebih subtansial, yakni tentang sikap hidup dan norma sosial.

“Nah, puisi merangkum itu semua, sehingga dapat dikatakan bahwa puisi adalah renjana sekaligus ruh kebudayaan itu sendiri,” kata dia.

Puncak perayaan HPI dikemas dalam dua acara yakni Pesta Puisi Rakyat 2018 (17-18 November 2018) di Lapangan Parkir TIM dan Malam Anugerah HPI 2018 (29/12) di Teater Jakarta, TIM.

Hari Puisi Indonesia (HPI) merupakan perayaan rutin tahunan berjalan sejak 2012.

HPI dimulai dengan deklarasi HPI yang diprakarsai oleh penyair Rida K Liamsi dan para inisiator lainnya pada 22 November 2012.

Kemudian para penyair Indonesia dari Aceh hingga Papua berhimpun. Mereka sepakat untuk mendeklarasikan HPI di Pekanbaru pada 2012.

Deklarasi dibacakan oleh Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri yang didampingi 40 penyair se-Indonesia.

Deklarasi tersebut, menetapkan bahwa Hari Puisi Indonesia jatuh pada hari lahirnya penyair Chairil Anwar, yaitu 26 Juli sebagai wujud penghormatan bangsa ini kepada penyair yang telah mengangkat nama Indonesia.

Perayaan HPI digelar untuk pertama kalinya tahun 2013, bertajuk Pekan Hari Puisi Indonesia, pada tanggal 25-29 Juli 2013 di Taman Ismail Marzuki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *