Universitas dan Akademi Sekretaris Budi Luhur Wisuda 1082 Mahasiswa

oleh -1.373 views

SUARAJATIM.CO.ID, JAKARTA-Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur Kamis, 24 Mei 2018 mewisuda sejumlah 1.082 di Jakarta Convention Centre (JCC), Kamis 24 Mei 2018

wisudawan,terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, Magister, Sarjana dan Ahli Madya, seperti wisuda periode-periode sebelumnya, perhelatan akbar ini digelar di Jakarta Convention Centre, Senayan Jakarta.

Acara wisuda dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro.MBA , Koordinator Kopertis Will 3 Jakarta Prof Illah Sailah, Wakil Menteri Luar Negeri RI Dr.A.M.Fachir , Jajaran Rektorat, Direktur Promosi dan Kerjasama Sunten Manurung, Direktur Kemahasiswaan Brury Trya Sartana, Direktur Keuangan UBL , Senat, dan segenap Civitas Akademik Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur, dan seluruh tamu undangan dari Kepala Sekolah maupun Alumni.

Acara wisuda dipimpin oleh Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. sc. agr. Ir. Didik Sulistyanto. menyampaikan berbagai prestasi dan aktifitas yang telah dan sedang dilakukan oleh Universitas Budi Luhur khususnya dalam Tridharma Perguruan Tinggi. Hal-hal tersebut antara lain:
Universitas Budi Luhur memperoleh peringkat ke-113 dari 4356 Perguruan Tinggi Negri dan Swasta se-Indonesia pada April 2018 berdasarkan 4ICU ( 4 International Colleges and Universities)
Memperoleh Grant untuk 18 Tim Peneliti dan Pengabdian Masyarakat dan 5 Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) oleh Kemristekdikti Tahun Anggaran 2018
Menjadi anggota dari Organisasi Pendidikan Tinggi Internasional ASAIHL (The Association of Southeast Asian Institution of Higher Learning) dan Asia Pacific Research APCORE (Asia Pacific Consortium of Researchers and Educators)
Mendirikan Kampus Satellite Budi Luhur di Den Haag, Belanda, program studi Big Data dan Cyber Security,
Bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memproduksi mobil listrik BLITS untuk Rally Dakar 2019 dan akan diuji cobakan perjalanan Sabang-Merauke,
Menjadi Koordinator dari 330 Universitas dan Perguruan Tinggi Negeri se-DKI untuk pelaksanaan KKN Tematik Citarum Harum yang merupakan program dari Presiden Republik Indonesia.
Di usia yang ke-39 ini, Universitas Budi Luhur telah memiliki 18 Profesor dan 76 Doktor yang menjadi dosen pengajarnya.

Koordinator Kopertis Wilayah III DKI Jakarta Prof. Illah Sailah yang berkesempatan hadir memberikan sambutan dan pesan kepada seluruh wisudawan. Harapan yang disampaikan oleh beliau adalah para wisudawan dapat terus-menerus memperbaiki proses pembelajaran, terutama pada era Massive Open Online Courses yang telah dijalankan oleh beberapa negara. Dukungan penuh juga diberikan oleh Kopertis Wilayah III dalam setiap langkah yang ditempuh tiap Perguruan Tinggi agar tetap senantiasa menjaga mutu.
Beliau juga menyampaikan harapan besar kepada wisudawan untuk mempersiapkan diri memasuki Pintu Masyarakat Ekonomi ASEAN yang telah terbuka. Selain itu, beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Universitas Budi Luhur yang telah konsisten melakukan pelaporan di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi yang mencapai 100%. Disampaikan pula oleh beliau kepada seluruh elemen Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur untuk turut serta menjaga, mengantisipasi dan mencegah paham radikalisme di kalangan masyarakat, yang sedang marak di setiap sudut lingkungan, khususnya lingkungan kampus.

Wakil Menteri Luar Negri Republik Indonesia, Dr. A.M Fachir, hadir juga dalam acara ini sebagai Pembicara Utama. Beliau menyampaikan pidato singkat mengenai “Peranan Diplomasi Indonesia dalam Meningkatkan Politik Luar Negri Republik Indonesia di Era Zaman Now”. Beliau juga menyampaikan apresiasi yang besar kepada Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur karena memberikan kesempatan kepada Kementrian Luar Negri untuk menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan Politik Luar Negri dan Diplomasi yang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Dalam perkembangan politik di Timur Tengah, khususnya di Palestina dan Israel, Indonesia sejak awal tetap setia untuk membela hak Palestina untuk merdeka. Hal ini pun telah diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. Hal ini berlaku juga dalam menyelesaikan masalah di Asia Tenggara, khususnya dalam Konflik Rohingya di Myanmar. Indonesia senantiasa membantu pihak Rohingya dan ikut serta mendorong penyelesaian secara damai oleh kedua belah pihak. Dalam masalah Internasional lainnya, Pemerintah Republik Indonesia senantiasa memberikan pemikiran-pemikiran yang positif dan terbuka untuk perdamaian dunia.
Pemerintah Indonesia juga mengemban tugas yang sangat penting, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui kerjasama Internasional. Kerjasama tersebut diwujudkan dalam bidang perdagangan dan investasi. Demikian juga perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia di Luar Negri, merupakan salah satu tugas pokok Pemerintah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *