ATF 2019, Forum Apresiasi Industri Berstandar ASEAN

oleh -649 views

SUARAJATIM.CO.ID, VIETNAM – ASEAN Tourism Forum 2019 di Ha Long Bay, Vietnam kali ini agak beda, dari ATF 2018 Chiang Mai, Thailand, ATF 2017 Singapore, dan ATF 2016 Manila, Filipina. Awarding atau pemberian penghargaan yang biasanya dilombakan antarnegara, dengan berbagai kategori, oleh ASEANTA tidak diumumkan saat forum setingkat menteri di arena ATF.

Tahun 2019 ini, ATF memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pelaku industri pariwisata yang dinilai berprestasi, menginspirasi, dan berstandar ASEAN. ATF Awards ini untuk mengapresiasi industri dari semua negara, yang diusulkan oleh masing-masing negara, diserahkan menjelang puncak closing ceremony, dihadapan semua menteri pariwisata se ASEAN.

Sebelum-sebelumnya, selalu bekerjasama dengan The ASEAN Tourism Association (ASEANTA) yang sudah dibentuk pada 27 Maret 1971. Setiap tahun, ASEANTA yang memberikan awards di arena ATF. Bersamaan waktunya dengan Forum ATF memberikan apresiasi atas usulan masing-masing.

“Baru tahun ini, awarding ASEANTA dipisah dari ATF 2019. Yang apresiasi ATF diserahkana 18 Januari 2019, sedangkan yang dilombakan ASEANTA rencananya baru akan diumumkan sekitar Maret-April 2019,” ujar Vita Datau Ketua Tim Pemenangan Pariwisata Indonesia.

“Kita tunggu saja tanggal mainnya ya? Saya dengar acaranya di Kuala Lumpur, Malaysia. Penghargaan yang diserahkan di ATF 2019 kali ini bukan yang dilombakan ASEANTA. Tetapi yang dikeluarkan oleh ATF sendiri, sedang yang memperolehnya kami usulkan dan masuk dalam standard ASEAN,” ungkap Vita Datau Messakh.

Keterangan Vita Datau ini sekaligus meluruskan informasi soal kabar “Indonesia Sabet 4 Penghargaan di ASEAN Tourism Awards 2019” yang sudah viral.

Memang benar, ATF 2019 mengeluarkan awards, yang hanya dikeluarkan oleh forum ASEAN saja. Prosesi penyerahannya sama dengan tahun-tahun sebelumnya, disakaikan oleh semua menterinya.

Sedangkan lomba yang dijuri oleh ASEANTA, masih menunggu. “Proses pengusulan, dokumen-dokumen, kandidat-kandidat kita juga sudah di submit! Tinggal tunggu saja tanggal mainnya,” ungkap Vita.

Vita mengucapkan selamat, buat para industri dan community yang sudah mendapatkan penghargaan ATF 2019, standard ASEAN.

Empat kategori yang bersudah diserahkan di ATM 2019 Award. Yakni, di Community Based Tourism. Di kategori ini tampil Pasar Karetan, Semarang, dan Bangsring Underwater, Banyuwangi. Kemudian kategori Homestay yang dikuasai Tembi Village Guest House, Bantul.

Dari kategori Spa, ada beberapa yang diapresiasi, Bhava Spa, Heaven Spa by Westin, Martha Tilaar Spa, Taman Sari Royal Heritage Spa, dan Ubud Traditional Spa.

Kategori Public Toilet. Yaitu The Mulia Bali Public Toilet, The Bali Safari and Marine Park Public Toilet, Tunjungan Plaza Public Toilet.

Menpar Arief Yahya selalu mengingatkan bahwa untuk menjadi global player, harus menggunakan global standard. Di level ASEAN, Indonesia harus selalu juara! “Selamat buat para penerima awards. Terus berkarya, tetap memberi inspirasi buat memanjukan pariwisata ini,“ kata Arief Yahya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *