Awal yang Manis, Wonderful Indonesia Sabet Best Destination di Reisgraag Award

oleh -962 views

SUARAJATIM.CO.ID, Utrecht – Pariwisata Indonesia mengawali tahun 2019 dengan gemilang. Best Destination dalam kategori Umum Reisgraag Award berhasil disabet. Indonesia mendapatkan nilai rata-rata 8,8 dari total 7.000 review yang ditulis di situs Reisgraag.nl.

Award ini diberikan pada saat Hari Pertama partisipasi Indonesia di pameran pariwisata Vakantibeurs di Utrecht Belanda, Rabu (9/1).

“Penilaian audience ini yang kemudian membawa Indonesia sebagai penerima award yang pertama kalinya diberikan kepada Indonesia setelah 8 kalinya diberikan organisasi penilai travel agents terbesar di Belanda kepada beberapa Negara. Tahun 2018 yang mendapatkan Best Destination Award adalah Austria,” ungkap Director of International Marketing for Europe Region dari Kementerian Pariwisata Agustini Rahayu, Kamis (10/1).

Menurut Agustini penghargaan ini semakin menguatkan sektor kepariwisataan Indonesia. Pasalnya tahun 2018 merupakan tahun yang cukup berat. Banyaknya kejadian yang menimpa Indonesia tak pelak cukup mempengaruhi keputusan wisman untuk melakukan perjalanan ke Indonesia. Seperti halnya rentetan bencana alam yang terjadi berturut-turut memukul pariwisata Indonesia. Untuk itu sangat berarti bahwa Indonesia masih mendapatkan Best Destination Award berdasarkan review-review positive dari konsumen dan travel agents companies di Belanda.

“Sebagai perwakilan dari Wonderful Indonesia, saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada Indonesia, kami berharap penghargaan ini dalam memberikan positive impact untuk kepariwisataan Indonesia di Eropa, khususnya di Belanda sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan pada tahun 2019 ini,” ujarnya.

Agustini menambahkan, boleh dibilang Reisgraag Award adalah satu-satunya award yang terverifikasi di industri pariwisata di Belanda. Pasalnya hanya ulasan/review konsumen yang menentukan kemenangan tersebut. Selain itu saja, pengahargaan ini diberikan pada pameran Vakantibeurs. Sebuah ajang promosi pariwisata terbesar di wilayah Belgia-Netherland-Luxembourg (Benelux) yang berlangsung pada tanggal 9 – 13 Januari 2019.

“Partisipasi Indonesia pada Vakantibeurs dikhususkan menarik wisman Belanda dan sekitarnya untuk masa liburan musim panas. Belanda merupakan salah satu dari 5 (lima) pasar utama di Eropa yang diharapkan dapat memberikan kontribusi jumlah wisman sebesar 310.000 dari target 20 juta di tahun 2019,” imbuh Agustini.

Nama besar ajang ini terlihat dari banyaknya peserta yang selalu hadir setiap tahunnya. Pada tahun lalu, Vakantiebeurs diikuti oleh 1.126 exhibitor dan dihadiri oleh 105.369 pengunjung dari 119 negara. Pameran ini memiliki skema 2 hari trade fair (B2B) dan 3 hari consumer day (B2C).

“Pada tahun ini animo semakin besar dan ini merupakan keikut sertaan kita yang ke 49 kalinya. Pada tahun ini Kemenpar memfasilitasi 21 industri pariwisata, terdiri dari: 11 travel agent/tour operator, 10 hotel/akomodasi, 2 organisasi kepariwisataan dan 1 airlines (Garuda Indonesia),” terangnya.

Lebih lanjut Agustini menerangkan, dalam rangkaian promosi di ajang ini, Kemenpar mempergunakan sebaik-baiknya program Media Workshop. Karena program ini merupakan salah satu cara untuk memberikan informasi terbaru mengenai up and rising destination yang menjadi highlight tahun 2019 kepada Media Partners.

“Untuk menjaga jalinan hubungan dengan kalangan industri pariwisata Indonesia dan Belanda, Kemenpar memfasilitasi Business Gathering dan Networking yang dihadiri setidaknya oleh 80 partner bisnis dan co-exhibitor yang tergabung di paviliun Indonesia,” pungkasnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata menyambut baik award ini.

“Pariwisata Indonesia mengawali tahun 2019 dengan sangat baik. Penghargaan ini bisa memantik semangat untuk mengejar target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara. Kita berharap penghargaan lain segera menyusul untuk Indonesia,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mengungkapkan rasa bangganya. Apalagi keberhasilan ini diperoleh oleh lembaga yang sangat kredible. Menurut Menpar, torehan awal tahun ini semakin mengangkat “confidence, credibility, dan calibration.”

“Awards akan menaikkan confidence level (kepercayaan diri) kita. Penghargaan pada dasarnya adalah sebuah legitimasi atau pengakuan. Bila kita mendapatkan penghargaan, maka self-confidence kita akan naik. Banyak sekali orang yang menyatakan bahwa penghargaan ini meningkatkan self-confidence dan akan membawa kita untuk yakin menuju kemenangan berikutnya,” kata Menpar Arief.

Terkait hal tersebut, dirinya berpendapat bahwa perusahaan yang hebat atau besar adalah perusahaan yang memberikan tantangan seluruh orang di dalamnya dengan tantangan yang besar, yang ketika itu tercapai akan dapat meningkatkan kepercayaan diri seluruh karyawannya.

“Dengan memulai awal tahun yang baik maka keyakinan kita akan semakin tinggi untuk mengejar target kunjungan wisatawan sebanyak 20 juta di tahun 2019. Kita juga tidak perlu bersusah payah meyakinkan wisatawan jika pariwisata Indonesia sangat luar biasa. Award dari dunia internasional telah berbicara. Ingat kemenangan itu selalu direncanakan,” pungkas Menpar Arief Yahya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *