Bandung Bakal Diguncang Festival Pesona Bauran Cap Go Lak 2019

oleh -707 views

SUARAJATIM.CO.ID, BANDUNG – Atraksi keren bakal tersaji di Kota Bandung. Namanya, Festival Pesona Bauran Cap Go Lak 2019. Event ini akan digelar di Lapangan Manisi Kampung Jati Pasirbiru, Cibiru, Kota Bandung, Sabtu (23/2).

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Rizki Handayani, event ini merupakan besutan Komunitas Budaya Reak asuhan Bah Njum Reak. Tujuannya, untuk meramaikan perayaan Cap Go Meh.

“Festival ini merupakan bentuk wujud toleransi budaya yang penuh kerukunan, keharmonisan dan kebersamaan masyarakat Jawa Barat (Jabar) khususnya Kota Bandung. Karena tak dapat dipungkiri jika keberagaman seni budaya merupakan aset besar pariwisat Indonesia,” ujar Rizki didampingi Asisten Deputi Pemasaran I Regional II, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Adella Raung, Sabtu (16/2).

Eventnya sudah pasti paten. Apalagi konsep tampilannya akan menampilkan kolaborasi seni tradisi antara budaya Nusantara dengan budaya Tionghoa.

Festival ini diawali dengan acara bersih desa. Hal ini merupakan bentuk keharmonisan warga dengan gotong royong. Selain itu sajian tradisi upacara Ruatan Kampung pun juga ikut ditampilkan sebagi wujud rasa syukur masyarakat.

Pesona seni budaya lokal Jabar pun bakal tersaji lengkap. Dari mulai Reak, Badawang, Sisingaan dan Kuda Renggong siap memanjakan wisatawan. Begitu juga kemprung jaipong dan pencak silat yang dibaurkan dengan seni Rajawali, Barongsai, serta liong.

“Tentunya sajian ini menjadi atraksi pariwisata budaya yang sayang untuk dilewatkan. Kolaborasi yang ditampilkan akan menjadi nuansa yang sangat menawan, sehingga dapat menghibur wisatawan,” terang Rizki

Hal senada dikatakan Adella Raung. Beragam atraksi seni budaya nusantara yang dikolaborasikan dengan seni budaya Tionghoa, dipastikan akan memukau.

“Boleh dibilang festival ini dipersembahkan Kota Bandung untuk Indonesia. Sebagai bentuk harmonisasi kekayaan budaya,” ucap Adella.

Yang tak kalah menarik, festival ini juga melibatkan ratusan komunitas Sepeda Gobar sehat. Mereka akan dibawa menyusuri keindahan Kota Bandung. Tracknya akan menyusuri curug Cilengkrang, track Kanhay, dan Track sayang istri.

“Kegiatan ini akan menyedot tidak kurang 5000 orang pengunjung khususnya masyarakat Kota Bandung, dan wisatawan dari berbagai kota di Jabar. Jadi akan super heboh,” kata Adella.

Sementara, Kabid Pemasaran Area I (Jawa) Kemenpar Wawan Gunawan menambahkan, jika kegiatan ini akan menjadi daya tarik tersendiri. Pasalnya festival ini mempunyai karakter dan ciri khas tersendiri yang sangat berbeda dengan kegiatan Cap Go Meh di tempat lainnya.

Apalagi acara akan dimeriahkan dengan sajian musik gaul United States of Bandung Percussion. Penampilan mereka sudah tak diragukan lagi. Bahkan mereka sangat digandrungi kaum milenial.

“Lebih paten lagi, festival ini menghadirkan Tausiah Budaya dan Doa Kebangsaan oleh Kyai Kondang Maman Imanulhaq Faqih dari Pesantren Al Mizan Jatiwangi, Majalengka. Jadi benar-benar padat dan berkelas tanpa melupakan keluhuran budaya masyarakat Jabar,” ujar Wawan Gunawan yang juga seorang Dalang Wayang Ajen itu.

Bagi Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, festival ini menjadi panggung keberagaman dan toleransi. Seluruh potensi pariwisata yang dimiliki Kota Bandung dibranding dengan optimal di festival ini. Ujungnya tentu kesejahteraan masyarakat naik melalui income transaksi aktivitas wisata tersebut.

“Kemenpar mendukung penyelenggaraan Festival Pesona Bauran Cap Go Lak 2019 ini. Karena atraksi wisata budaya merupakan metode branding terbaik. Seluruh potensi yang dimiliki Kota Bandung akan terangkat. Dan, manfaat ekonominya bisa dirasakan langsung masyarakat. Silahkan bergabung di Kota Bandung yang merupakan salah satu kota pilihan wisata terbaik di Indonesia,” tutup Menpar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *