BRI Mandeh Run Promosikan ‘The Hidden Paradise’

oleh -470 views

SUARAJATIM.CO.ID, SUMATERA BARAT – Event sport tourism BRI Mandeh Run segera digelar. Semua persiapan sudah dilakukan dengan matang. Puluhan panitia yang tergabung dalam Karambia Runners, juga sudah melakukan uji coba track. Bersama mereka, ikut pula BRI Runners Padang dan memulai uji coba di Km 5. Di sana, pelari 10K akan berputar menuju finish di Sungai Nyalo.

Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati mengatakan, BRI Mandeh Run akan berlangsung di kawasan wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tanggal 3 Maret nanti. Menurutnya, lomba ini akan memberi tantangan berbeda bagi peserta. Mereka akan dihadapkan pada tanjakan yang curam serta turunan yang memompa adrenalin. Kondisi jalan yang naik turun kemungkinan akan lebih cepat menguras tenaga peserta.

“Selain diprakarsai oleh Karambia Runners dan BRI Runners Chapter Padang, kegiatan ini juga didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata. Ini akan menjadi acara besar karena diikuti pula oleh pelari mancanegara, atlet dalam negeri, serta seleb runner seperti Ibnu Jamil dan Melissa Karim. Targetnya, minimal ada 2.000 peserta yang hadir dan mengikuti acara ini,” ujarnya, Rabu (27/2).

Kabid Pemasaran Area I Kemenpar Ida Fahmiwati menambahkan, selain untuk mempopulerkan gerakan hidup sehat, ajang lari ini juga bertujuan menampilkan keindahan alam di kawasan wisata Mandeh yang sering disebut sebagai ‘The Hidden Paradise’. Mandeh sendiri merupakan kawasan wisata yang diresmikan Presiden Jokowi pada tahun 2015 silam. Saat itu, Jokowi bahkan menyatakan Mandeh adalah Raja Ampat-nya Sumatera Barat.

“BRI Mandeh Run 2019 bisa diikuti peserta dari semua generasi, dengan beberapa kategori yang dipertandingkan. Antara lain kategori 5K dengan usia minimal 9 tahun, kategori 10K dengan usia minimal 13 tahun, serta kategori 21K Nasional dan Internasional dengan usia minimal 17 tahun. Para pelari akan memperebutkan hadiah total hingga Rp400 juta. Nantinya, mereka juga akan dihibur pedangdut ibukota, Cita Citata,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut, sport tourism telah menjadi pasar yang menguntungkan. Diakuinya, lomba lari intemasional banyak diminati masyarakat dunia. Apalagi bila diikuti para pelari tersohor yang juga sebagai endoser. Maka, kegiatan ini akan memiliki media value yang tinggi dan menjadi ajang promosi yang sangat efektif.

“Saya berharap BRI Mandeh Run 2019 akan mendapat liputan dan media value yang besar sehinga Mandeh akan terpromosikan lebih luas. Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Mandeh mengandalkan wisata bahari sebagai keunggulannya. Saya yakin, hadirnya BRI Mandeh Run 2019 sangat efektif untuk mempromosikan daerah ini,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *