Ekonomi Kreatif Diangkat dalam Gebyar Pesona Budaya Garut 2020

oleh -55 views

JAKARTA – Garut memiliki beragam produk ekonomi kreatif. Potensi tersebut akan diangkat dalam Gebyar Pesona Budaya Garut 2020, 7 April 2020. Event ini menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-207 Garut.

Gebyar Pesona Budaya Garut 2020 mengangkat tema ‘Garut Rancage Makarya Mawa Raharja’. Artinya, kabupaten berjuluk Swiss Van Java terus berinovasi menghasilkan beragam karya kreatif dan produktif. Muaranya, terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat Garut.

“Garut terus mengembangkan aneka potensi pariwisata dan ekonomi kreatif. Melalui Gebyar Pesona Budaya Garut 2020, beragam produk potensial akan dibranding besar-besaran. Tujuannya, akan semakin optimal mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kepala Disparbud Garut Budi Gan Gan, Selasa (11/2).

Garut memang mengembangkan industri ekonomi kreatif. Buktinya, Swiss Van Java segera memiliki Creative Hub pada 2020 bersama 6 wilayah lainnya di Jawa Barat. Creative Hub sebelumnya sudah dibangun di 5 kabupaten/kota sepanjang 2019. Potensi besar ekonomi kreatif Garut juga ditegaskan melalui Awarding Creative Cities of West Java, Mei 2019.

Creative Hub ini diharapkan bisa mengangkat dan memperkenalkan produk kreatif, seperti kuliner, fashion, hingga beragam olahan kulit dan bambu. Garut juga populer sebagai penghasil Batu Akik berkualitas.

Industri ekonomi kreatif Garut yang populer adalah Dodol Garut. Bahkan, Dodol Picnic Garut jadi co-branding bagi Wonderful Indonesia. Keunggulan produk Dodol Garut ditopang melimpahnya bahan baku berkualitas hingga cita rasa otentik. Sebab, beberapa resep diwariskan turun temurun sejak 1920.

Selain Dodol Garut, Swiss Van Java juga memiliki sedikitnya 300 jenis makanan olahan pada 2016. Lebih menarik, ratusan jenis produk olahan dihasilkan oleh 15 Ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Rinciannya, pelaku usaha mikro berjumlah sekitar 12 Ribu unit. Terdapat pula 2.000 pelaku usaha kecil, lalu sisanya usaha skala menengah.

“Garut memang memiliki sekitar 32 jenis produk ekonomi kreatif pada 2016. Jenisnya beragam dan ada kuliner di dalamnya. Perkembangan positif tersebut tidak lepas dari solidnya sinergi semua stakeholder di Garut. Melalui Gebyar Pesona Budaya Garut 2020, produk tersebut akan terus didorong,” kata Budi.

Garut juga terkenal dengan olahan kulitnya. Produk kreatif yang dihasilkan mulai dari ikat pinggang, jaket, tas hingga dompet. Garut pun memiliki produk olahan serat bambu. Produknya berupa alat musik Celentung, perkakas rumah tangga, dan koiling bambu.

“Industri ekonomi kreatif akan terus berkembang di Garut. Gebyar Pesona Budaya Garut 2020 memang momentum terbaik terus mengenalkan dan mendekatkan beragam produk kreatif di sana. Sama seperti tahun sebelumnya, event tahun ini pasti ramai. Sebab, ada beragam warna budaya dan kearifan lokal yang ditampilkan di sana,” tutup Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelengggara Kegiatan (Event) Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Rizki Handayani.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *