Gelar Famtrip, Kemenparekraf Dukung Pusat Informasi Geologi Belitung Jadi Destinasi Wisata Baru

oleh -120 views

BELITUNG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung Pusat Informasi Geologi Belitung di Provinsi Bangka Belitung menjadi destinasi wisata baru pusat informasi edukasi geosite. Dukungan konkret Kemenparekraf/Baparekraf tersebut direalisasikan dengan menggelar Familiarization Trip atau Famtrip.

Didirikan pada tahun 2019, Pusat Informasi Geologi Belitung menghabiskan anggaran sebesar Rp2 miliar. Hal ini untuk merespon rencana UNESCO yang akan memberikan status UNESCO Global Geopark untuk Geopark Pulau Belitung.

Pusat Informasi Geologi Pulau Belitung itu dibangun untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan kekayaan keragaman geologi di “Negeri Laskar Pelangi” itu.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu menjelaskan, saat ini Pusat Informasi Geologi Belitung telah ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Ada berbagai macam hal yang bisa didapatkan di sini, utamanya mengenai informasi geologi yang berada di Pulau Bangka Belitung.

“Jadi, kami dari Kemenparekraf/Baparekraf amat mendukung Pusat Informasi Geologi ini menjadi destinasi wisata baru di Belitung. Wisatawan bisa mendapatkan informasi secara utuh di sini,” kata pria yang akrab di sapa VJ dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (26/2/2021).

Dia berharap destinasi baru ini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Belitung, utamanya yang memiliki minat khusus di bidang wisata edukasi dan sejarah.

“Pulau Belitung telah diakui secara nasional karena beberapa titik geopark pada 2019. Diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru di Pulau Belitung, sehingga ke depannya kunjungan wisatawan di Negeri Laskar Pelangi ini semakin meningkat,” katanya.

Dia menerangkan, Pusat Informasi Geologi Belitung ditujukan sebagai tempat bagi wisatawan dan masyarakat umum untuk memperoleh informasi mengenai keberagaman geologi, dinamika bumi, sejarah kehidupan, potensi bencana serta potensi sumber daya geologi dan pemanfaatannya.

Pusat informasi geologi ini juga untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga potensi geosite-geosite yang ada di Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Geopark Nasional Pulau Belitung. Saat ini, terdapat 40 site di Kepulauan Bangka Belitung yang terakumulasi dalam Pusat Informasi Geologi Belitung.

Koordinator Pemasaran Regional I Area I Kemenparekraf/Baparekraf, Taufik Nurhidayat mengatakan, sejak didirikan, ada segmen khusus wisatawan yang datang ke Pusat Informasi Geologi Belitung.

“Berbagai informasi disajikan di sini. Jadi, bagi wisatawan yang memiliki minat khusus bisa mengunjungi Pusat Informasi Geologi Belitung ini untuk mendapatkan berbagai macam informasi mengenai geologi di Kepulauan Bangka Belitung ini,” ujarnya di sela-sela menemani rombongan peserta workshop Wisata Edukasi Tematik Nusantara bertajuk ‘Island Exploration in Belitung’.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *