Gema Nusa Patriot Arts Festival Sajikan 1.500 Penari Ronggeng Menor

oleh -707 views

SUARAJATIM.CO.ID– Kota Bekasi akan menggelar Gema Nusa Patriot Arts Festival pada 24-25 November 2018. Event yang terdiri dari Lomba Tari Kreasi Nusantara, Lomba Solo Vokal dan Lomba Melukis, akan dihelat di Bekasi Cyber Park (BCP) Kota Bekasi. Event ini juga akan dimeriahkan pertunjukkan Tari Ronggeng Menor masal yang melibatkan 1.500 penari. Tepatnya saat Car Free Day di area Summarecon Kota Bekasi.

Dalam Tari Ronggeng Menor massal, seluruh penari akan tampil memakai topeng kreasi. Penari yang terlibat dalam kegiatan ini adalah siswa TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Selain itu, ada juga sanggar-sanggar seni yang ada di Kota Bekasi.

“Tari Ronggeng Menor besutan koreografer Dini Irma jebolan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, memiliki cultural value, creative value dan memiliki commercial value yang tinggi. Budaya itu semakin dilestarikan semakin menyejahterakan,” ujar Menteri Pariswisata Arief Yahya, Rabu (31/10).

Menpar mengatakan, Festival ini telah menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya, kesenian dan potensi wisata Kota Bekasi. “Inilah yang menjadi daya dorong dalam membangun pariwisata terintegrasi berbasis pelestarian budaya,” katanya.

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, tujuan penyelengaraan festival adalah, untuk menumbuhkan dan mengukuhkan kembali identitas Kota Bekasi sebagai daerah yang kaya budaya.

“Menciptakan momentum ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Bekasi dengan memunculkan identitas lokal. Gunanya, untuk mendukung visi Kepariwisataan Kota Bekasi. Selain itu, menciptakaan daya apresiasi masyarakat terhadap perkembangan Seni dan Budaya daerah,” jelas.

Tri Adhianto menambahkan, event ini juga untuk menumbuhkembangakan sikap positif generasi muda. Mereka diarahkan untuk peduli budaya dalam upaya melestarikan seni budaya daerah.

“Menanamkan rasa kecintaan terhadap seni budaya sebagai unsur pembangun kebudayaan Nasional. Juga sarana komunikasi positif dan mempererat jalinan persatuan dan kesatuan antar Masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Gema Nusa Patriot, Alamsyah Pradja mengatakan, latihan sudah dilakukan sejak dua minggu lalu. Masih ada waktu untuk mematangkan 1.500 penari dari pelajar Kota Bekasi. Juga akan ditampilkan fashion show kostum kreatif dari komunitas Sahabat Sampah Kota Bekasi.

“Para pelajar ini dilatih oleh para guru kesenian di sekolah masing-masing. Nantinya, mereka digabungkan menjadi satu untuk menciptakan sebuah tari kolosal. Saya sangat terharu karena anak-anak dan guru yang terlibat sangat antusias dan sangat semangat melakukan latihan untuk bisa menampilkan hal yang terbaik pada saat festival nanti,” kata Alamsyah Pradja.

Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, menyebut pertunjukan Tari Ronggeng Menor kolosal ini istimewa.

“Tahun ini, pelaksanaan Gema Nusa Patriot Art Festival tidak akan kalah ciamik karena akan melibatkan sebanyak 1.500 penari,” ujar Giri didampingi, Asdep Regional II Sumarni dan Kabid Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan.

Giri optimis event ini bakal kedatangan banyak pengunjung. Sebab, pelaksanaannya dilakukan saat Car Free Day dan berada di pusat Kota Bekasi.

“Sebab, para penari akan tampil dalam iringan musik tradisional di saat. Mereka akan menari dengan latar belakang keindahan dan kemegahan Kota Bekasi. Tentunya ini menjadi pertunjukan spektakuler yang sangat sayang bila dilewatkan,” kata Giri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *