GFNY Bali 2019 Diikuti 1500 Peserta dari 30 Negara

oleh -641 views

BALI – Gran Fondo New York (GFNY) Indonesia siap digelar di Bali. Digelar 24 Februari 2019, event ini bakal diikuti para penghobi balap sepeda dari berbagai daerah di Indonesia dan berbagai belahan dunia. Tercatat bakal diikuti 1500 peserta dari 30 negara.

Sport tourism dengan start di Klungkung ini, dibagi dua jarak. Gran Fondo 134 KM dengan total tanjakan 2.215 M. Kemudian, Medio Fondo 90 KM dengan total menanjak 1.891 M.

Organizer GFNY Indonesia, Axel Moeller, GFNY Bali adalah cycling marathon yang termasuk dalam agenda GFNY Worlds yang berpusat di New York, Amerika Serikat. Peserta akan merasakan sensasi menjadi pembalap profesional dalam sehari dengan mengikuti sesuai dengan slogan event yaitu “Be A Pro For A Day”.

“Hingga saat ini sudah mencapai 17 negara dan masih ada negara lainnya yang sedang mempersiapkan menjadi tuan rumah cycling marathon GFNY. Saat ini telah terdaftar 1500 peserta dari 30 negara. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan berbagai belahan dunia,” ujar Axel, Jumat (22/2).

Pada cycling marathon ini terdapat juara umum yang disebut Overall Male dan Overall Female. Selain itu, ada juga juara pada kategori umur Male dan Female, Kategori Him & Her yaitu berpasangan, dan kategori Team. Masing-masing kategori diambil 3 juara.

“Bali yang terkenal dengan julukan Pulau Dewata ini terkenal dengan kecantikan alam yang mampu menarik perhatian masyarakat dunia. Dengan kemasan cantik dari sport tourism dan keunggulan Pulau Bali akan menambah kesenangan event GFNY Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu, GFNY Bali sengaja menggandeng Kementerian Pariwisata Indonesia (Kemenpar) dengan slogan Wonderful Indonesia-nya. Acara ini juga mendapat dukungan PB ISSI, sebagai payung federasi sepeda Indonesia, serta B2W Indonesia yang merupakan komunitas sepeda terbesar dan tersebar di seluruh Tanah Air.

“Peserta kebanyakan yang hadir memilih paket VIP, karena memudahkan dengan fasilitas antar jemput bandara dengan membawa sepeda. Terutama bagi peserta yang membawa keluarganya untuk sekaligus berlibur di pulau yang terkenal dengan pantai-pantai yang cantik ini,” kata Axel.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Rizki Handayani mengatakan, Kemenpar sangat mendukung pelaksanaan sport tourism seperti GNFY-Bali ini. Dukungan diberikan melalui Medali 3D, Kaos, Baliho, Umbul-Umbul, Backdrop, hingga Photobooth.

“Persaingan GFNY-Bali 2019 harus dicoba. Pasti sangat menyenangkan menjalani lomba di Bali. Sebab, peserta akan diajak mengekplorasi keindahan alam dan budaya melalui rute balapannya. Mengacu event sebelumnya, rute yang dipilih adalah kawasan destinasi wisata utama di Bali,” ujar Rizki.

Rizki menambahkan, GFNY Indonesia 2019 akan semakin meningkatkan citra Bali sebagai salah satu tujuan destinasi sport-tourism. Karena itu ia berharap ajang ini terus berkembang dan menjadi bagian dari kalender tetap pariwisata di Bali.

Ia mengatakan, para peserta tentunya hadir tidak seorang diri. Mereka turut membawa serta keluarga, kerabat atau tim yang akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Mereka juga akan berkunjung ke destinasi wisata. Juga belanja berbagai keperluan atau juga souvenir. Inilah efek lanjutan dari sebuah event terhadap pariwisata,” kata Rizki.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Bali terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional. Ajang internasional sekelas GFNY akan memberikan dampak ekonomi, komersial dan sosial.

“Setelah kembali ke negara-negaranya mereka akan menjadi duta pariwisata Bali,” kata Menpar Arief Yahya.

Dampak lainnya adalah datang dari media value yang tinggi. Bali punya nilai strategis dalam pengembangan destinasi wisata.

“Brand Bali sudah dikenal, mulai dari destinasinya hingga budayanya. Dan kini sebagai lokasi sport-tourism kelas dunia,” ujar Menpar Arief Yahya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *