Go Digital, Tapanuli Tengah Luncurkan Aplikasi Wisata

oleh -583 views

TAPANULI TENGAH – Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mulai memperkenalkan pariwisata lewat aplikasi. Diberi nama ‘Pesona Tapanuli Tengah’, aplikasi ini di-launching Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad, dalam acara Malam Pagelaran Seni dan Budaya Kabupaten Tapanuli Tengah di Pekan Raya Sumatera Utara (PSRU).

Bakhtiar mengatakan, dengan aplikasi pesona wisata ini, Tapteng yang dikenal dengan sejuta pesona dapat dikenal masyarakat luas. Kerena menurutnya, potensi wisata alam dan budaya di Tapanuli Tengah sangat begitu besar.

“Potensi wisata alam tersebut tidak akan dikenal tanpa ada strategi pengembangan qpromosi pariwisata, apalagi di zaman perkembangan teknologi di era milenial yang saat ini sangat maju pesat,” kata Bakhtiar, Kamis (28/3).

Diharapkan promosi wisata yang berbasis android dapat diunduh masyarakat melalui Google Play Store dengan nama ‘Pesona Tapanuli Tengah’.

“Aplikasi ini selain mempromosikan objek wisata yang ada di Kabupaten Tapteng, juga memberikan kemudahan pada wisatawan untuk mengetahui objek wisata. Serta banyak hal yang dapat diberikan oleh aplikasi tersebut,” ujar Bupati Bakhtiar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tapteng, Rahmad Jambak menyampaikan, dengan diluncurkannya aplikasi Pesona Tapanuli Tengah ini, diharapkan pariwisata di Tapteng akan semakin banyak dikenal oleh khalayak luas.

Dikatakannya, aplikasi Pesona Tapanuli Tengah ini juga berfungsi untuk mendapatkan voucher potongan harga hotel yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Setelah dikenalnya Tapanuli Tengah dengan wisatanya, ini nantinya menjadi keuntungan bagi kita, yang akan berdampak terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang mengunjungi objek-objek wisata Kabupaten Tapteng,” harapnya.

Pihak Dispar secara bertahap mulai menyosialisasikan aplikasi tersebut. Melalui para guide yang mengantar tamunya ke beberapa objek wisata populer di Tapanuli Tengah.

“kita sudah mulai sosialisasikan ke wisatawan. Petugas kita menginfokannya ke guide untuk diteruskan ke wisatawan,” ujar Rahmad.

Mengenai hal ini, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengucapkan selamat atas diluncurkannya aplikasi ‘Pesona Tapanuli Tengah’. Dirinya semakin yakin dengan aksi transformasi digital bakal membawa gerbong Kementerian Pariwisata RI melompat jauh menuju target menjaring 20 juta wisatawan di 2019.

“Jika tidak ikut Go Digital, saya jamin destinasi wisata yang dimiliki daerah itu tidak akan maju. Karena itu no return point, harus familiar dengan digital,” kata Menpar Arief Yahya.

Lanjutnya lagi, itulah mengapa ada istilah More Digital More Personal, karena marketing sudah langsung masuk ke smartphone ke customers dan komunikasi data ke pelanggannya sudah detail sampai ke personal. Dengan digital itu semua informasi bisa diupload, dipromosikan secara global, dan semua orang yang memiliki aplikasi yang sama bisa langsung connect.

“Kalau tak segera mengubah pola pikir ke digital, kita pasti ketinggalan. Sulit mengejar rival-rival utama kita,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *