Ini Dia Akhir Manis Festival Crossborder Nunukan Bersama Fitri Carlina

oleh -483 views

NUNUKAN – Keputusan Menpar Arief Yahya mengundang Fitri Carlina sangat tepat. Festival Crossborder Nunukan 2019 yang digelar Kementerian Pariwisata, Sabtu (27/4) malam, berakhir manis. Pedangdut asal Banyuwangi itu tampil excellent. Venue di GOR Dwikora, Nunukan, dipenuhi lautan manusia Sekitar 7000 orang dibuat terpana selama 1,5 jam.

”Happy ending. Masyarakat terhibur dengan konser Fitri Carlina yang digelar Kemenpar,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, Sabtu (27/4).

Event crossborder itu memetik sukses besar. Kemasan acaranya oke punya. Tata panggung, sound system’, hingga lightning berstandard nasional. Artisnya sukses ‘membakar’ adrenalin pengunjung. Impact ekonominya pun luar biasa.

“Bagus, keren, memuaskan! Everybody happy,.” kata Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata I Gde Pitana yang ikut hadir di tengah acara.

Pitana terlihat sumringah. Maklum, Festival Crossborder Nunukan 2019 dibanjiri sekitar 7000 pengunjung. Semua terlihat happy bergoyang sambil terus berteriak Wonderful Indonesia yang dipandu Fitri Carlina.

Selama 1,5 jam, semuanya fokus menyimak 12 lagu yang dibawakan Fitri. Bahkan, ribuan orang tadi ikutan kompak menyenandungkan sejumlah hits seperti Yang. lagi syantik, sakitnya tuh di sini, goyang dumang, Jaran goyang, Gemufamire, Goyang 2 jari, Juragan Empang, hingga ABG tua

“Fitri Carlina sangat ngetop di Nunukan. Basis fansnya besar. Lihat saja ribuan orang sampai rela nonton hingga mendekati tengah malam,” timpal Kabid Kabid Pesanan I Area III Sapto Haryono.

Musik menjadi kata kunci yang dimainkan. Seni budaya dan kuliner menjadi pemanisnya. Ada perputaran uang yang tercipta. Endingnya, membangun Indonesia dari wilayah pinggiran.

Menpar Arief Yahya langsung mengangkat emoji tiga jempol. Kebetulan, dia memang berusaha menghidupkan crossborder dengan memperbanyak event dan acara yang bisa dinikmati oleh tetangga negara seperti Tawau di Malaysia.

“Kegiatan rutin seperti festival Crossborder bisa menaikkan ekonomi di perbatasan. Rumusnya, perpindahan orang itu sama dengan perpindahan uang,” kata Arief Yahya, Menpar RI. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *