Ironman Bintan Ternyata Tak Kalah Wow dari Opening Asian Games 2018, Ini Buktinya

oleh -803 views

SUARAJATIM.CO.ID, BINTAN – Jakarta boleh geger oleh Opening Ceremony Asian Games 2018 yang menembus Trending Topic World Wide nomor 1. Tapi Bintan juga tak kalah wow-nya. Ada Ironman 70.3 yang disambut antusias ribuan peserta.

Kemasannya spektakuler! Event-nya perfect! Istimewa! Ribuan atlet yang didominasi wisatawan mancanegara, sukses “melahap” rute menantang yang ‘dibungkus” dengan keindahan pemandangan alam di Pulau Bintan,
Kepulauan Riau, Minggu (19/8).

Pada lomba kali ini, sejumlah atlet top dunia terlihat hadir di Bintan. Di kelompok pria, ada Mike Phillips, Timothy Reed, Luke Mckenzie, Guy Crawford, juga Matt Burton.
Sementara di kelas wanita, ada Beth Mckenzie, Annamaria Eberhardt, Kate Bevilaqua, Sabrina Stadelman, Erin Furness, Kirralee Seidel hingga Lisa Tyack.

Semua tampil all out. Tampil sekuat tenaga. Rute renang, sepeda, dan lari yang tak mudah, dilewati dengan upaya yang tak mudah. Semua berlomba menjadi yang terbaik. Tercepat. Nomor satu.

Maklum, lomba di Bintan itu ada di posisi tiga dunia. Levelnya ada di bawah penyelenggaraan seri kejuaraan di Jerman dan Prancis. Dan hal itu datang dari survei global Ironman 70.3.
“Itu yang membuat Ironman 70,3 Bintan menjadi salah satu kejuaraan Ironman 70.3 yang paling pesat perkembangannya di dunia. Perkembangannya menembus 60 persen sejak perhelatan pertama yang berlangsung pada 2015. Kepuasan atlet di lomba ini mencapai 95
persen,” ujar Bupati Bintan Apri Sujadi, Minggu (19/8).

Tingginya tingkat kepuasan tadi memang sangat beralasan. Faktanya, Bintan memang sangat oke untuk lomba. Lokasinya sangat strategis. Mudah dijangkau. Peserta lomba yang didominasi bule itu bisa masuk via Singapura. Dan dari sana, bisa langsung naik ferry dengan durasi 45 menit. Dari Malaysia juga tak jauh. Via laut, waktu tempuhnya sekitar 60 menit. “Kemudahan akses ini sangat disukai peserta lomba. Semakin
dekat, semakin mudah aksesnya, semakin besar juga peluang mendapatkan jumlah wisman yang lebih banyak,” ucap Bupati.

Rute lombanya? Jangan ditanya lagi. Sangat representatif! Lokasi lomba renangnya? Highly Recommended. Ada rute renang sejauh 1,9 kilometer
dari titik start di Plaza Lagoi, pusat pengembangan pariwisata Teluk Lagoi di zona khusus Bintan Resort. Dan panoramanya, sangat wow! Sangat Instagramable!

Trek sepedanya? Juga keren abis. Ada rute sejauh 90 kilometer di jalanan yang mulus dan lebar. Rute ini bahkan sempat dianugerahi sebagai “The Best Long Course” di Asia pada 2016 oleh Asia Tri.

Sementara untuk rute lari, ada lintasan yang memudahkan atlet untuk berkompetisi dengan mendapatkan view menarik. Kanan-kirinya ada view pantai. Hutan. Danau. Semua sangat nyaman untuk diterabas meski harus melahap rute 21 km.

“Saya sangat suka. Ini perfect untuk lomba,” tutur Timothy Reed, juara dunia Ironman 70.3 asal Australia.

“Rute lombanya banyak melewati pemandangan yang indah. Ini sangat direkomendasikan,” timpal Mike Phillips, juara dunia Ironman 2018 asal Selandia Baru.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kembali digelarnya Ironman 70.3. Menurutnya kegiatan ini dapat menjadi andalan dalam memperkenalkan destinasi wisata crossborder. Apalagi, eventnya juga
ikut ngehits di dunia maya. Hashtag #PesonaIronMan70.3Bintan tercatat berkibar di deretan tiga besar Trending Topic nasional pada Sabtu (18/8). Dan hari Minggu (19/8), #PesonaIronman703Bintan bertengger di posisi tiga Trending Topic Nasional.

“Ini sangat bagus. Pesertanya didominasi wisatawan mancanegara. Event-nya juga jadi trending topic selama dua hari berturut-turut. Ini keren, seru sekali, dan ini suatu interaksi yang bagus,” tutur Arief Yahya, Menteri Pariwisata Ri.

Baginya, Ironman 70.3 adalah contoh konkret. Begitu ada event, ribuan wisman dan wisnus langsung bergerak ke Bintan. Semua ikut berpartisipasi. “Ironman 70.3 ini bisa mengangkat citra pariwisata Indonesia. Track-nya bagus, menantang dan juga indah sehingga bisa
dinikmati. Levelnya juga sudah dunia. Silakan ke Lagoi, Bintan untuk menikmati tantangan Ironman sekaligus menikmati alam di sana,” tambah Arief Yahya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *