Kemenpar Konsisten Dukung Atraksi Religi Jagir Festival 2018

oleh -602 views

SUARAJATIM.CO.ID– Kementerian Pariwisata konsisten mengembangkan wisata religi. Salah satunya mensupport Jagir Festival 2018. Event ini kali ke 4 yang akan diselenggarakan, Minggu (18/11).

Kegiatan yang digelar masyarakat dan komunitas wisata budaya ini, diisi beragam atraksi kebudayaan, religi, dan kuliner. Tema yang diangkat adalah “Kebersamaan Dalam Harmonis Kesederhanaan”. Tahun ini acara dipusatkan di Cimuncang, Jayagiri, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Ketua panitia H.Ihin mengatakan bahwa kegiatannya antara lain Seni Religi Marawis, Gemyung Buhun, Pencak Silat, Pesta Nasi Liwet, Tawashul & Sholawat, Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, dan Dzikir Akbar
Manaqib. Di kesempatan ini, juga ada peresmian Masjid Nurul Iman oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara.

Ukus mengatakan, Jagir Festival 2018 diadakan untuk memunculkan potensi pariwisata Ciamis. Festival ini adalah atraksi pariwisata berbasis masyarakat, yang banyak mengangkat unsur budaya.

“Festival ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman). Kali ini dengan penguatan pada materi acara yang lebih optimal. Tujuannya membentuk kemasan dan dukungan pada potensi daerah sebagai ciri khas dan jati dirinya menjadikan acara semakin tertata dan lebih meriah serta mempunyai nilai jual,” ujar Ukus Kuswara, didampingi Kepala Bidang Pemasaran Area I (Jawa) Kemenpar, Wawan Gunawan, Sabtu (17/11).

Ukus mengungkapkan, acara ini akan dihadiri Syeikh Mursyid Abdul Gaos SM (Pangersa Guru Agung Abah Aos). Untuk Khidmat Ilmiah & Tabligh Akbar, diisi oleh Duet KH. Dadang Mulyawan, M.Sos dan Ustazah Hj. Witrin Al Justy, M.Pd (Da’i kondang MNC TV / TPI).

“Kehadiran ketiga tokoh tersebut pasti bisa menarik kedatangan masyarakat dari luar daerah Ciamis. Kesempatan inilah yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan wisata Ciamis,” kata Ukus Kuswara.

Untuk kuliner, pengunjung akan diajak makan nasi liwet bersama. Diiringi pertunjukan Gemyung Buhun dari Ununeun Ciamis, Seni Religi Marawis, dan Pencak Silat.

Menurut Kabid Pemasaran Area 1 (Jawa) Wawan Gunawan, dukungan Kemenpar pada kegiatan Jagir Festival tidak main-main. Selama dua tahun berturut-turut, festival ini menjadi tranding topic saat pelaksanaan tahun 2016 dan 2017 lalu.

Diharapkan, Jagir Festival dengan dukungan Pesona Indonesia Kementerian Pariwisata, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, semakin berkembang menjadi milik masyarakat dunia.

“Ini acara sangat khidmat dan akan didatangi ribuan orang, pasti melebihi tahun lalu. Semoga dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan pariwisata nusantara dan semakin dapat memeratakan dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Wawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, festival itu berguna untuk mempromosikan salah satu pesona Indonesia dalam bentuk atraksi wisata budaya dan religi. Selain itu, festival tersebut juga bertujuan mendorong pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk membangun destinasi wisata budaya yang berdaya saing tinggi.

“Semua itu bisa dinikmati oleh siapa pun. Kami bisa sekaligus mendorong promosi wisata di sini. Festival ini juga memperkuat wisata halal yang ada di Jawa Barat,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi warisan budaya yang terus dilestarikan oleh warga Ciamis. Dirinya merasa bangga melihat tradisi Ciamis dan Jawa Barat.

“Kelestariannya terus dipelihara. Ini yang menarik. Budaya sebenarnya masih jadi alasan 60% orang datang saat berkunjung ke suatu tempat,” katanya.

Arief Yahya menambahkan, kebudayaan yang dilestarikan akan menjadi identitas dan jati diri bangsa. Di sisi lain bila dilihat dari nilai ekonomi, acara seperti ini harusnya dapat menyejahterakan rakyat dimana saat banyak pengunjung datang ke Ciamis.

“Masyarakat sekitar dapat menjajakan kuliner atau pun barang-barang berbasis ekonomi kreatif seperti batik dan kerajinan tangan lain,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *