Kemenpar Siap Pulihkan Iklim Pariwisata Banten Pasca Tsunami

oleh -919 views

SUARAJATIM.CO.ID- Pariwisata Indonesia kembali berduka. Sabtu (22/12) malam, tsunami yang dipicu gempa vulkanik menerjang Provinsi Banten hingga Lampung. Bahkan area wisata Anyer dan Tanjung Lesung menjadi salah satu daerah terparah yang terdampak. Untuk itu Kementerian Pariwisata pun ikut bergerak. Tim Crisis Center (TCC) langsung diaktifkan. Selain itu Kemanpar pun menyiapkan langkah strategis untuk kembali mendorong iklim pariwisata di Banten.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, langkah strategis untuk itu jelas akan di lakukan. Terlebih Tanjung Lesung masuk ke dalam 10 destinasi prioritas pemerintah. Tetapi untuk saat ini, Menpar menugaskan Tim TCC Kemenpar untuk fokus terlebih dahulu memberikan penanganan di fase tanggap darurat. Selain itu Kemenpar men-stop berpromosi di destinasi terdampak bencana. Setelah fase pemulihan baru Kemenpar akan merancang stategi pemulihannya.

“Saat ini semua sedang fokus pada upaya pencarian dan penyelamatan terhadap korban dulu. Kami juga fokus pada penanganan dan pelayanan yg bisa diberikan kepada wisatawan yang terdampak dan melakukan fact finding mengenai ekosistem pariwisata ( 3A ) terdampak,” ujar Menpar Arief Yahya, Minggu (23/12).

Lebih lanjut Menpar mengatakan, Kemenpar mempunyai 3 strategi yang dapat dilakukan di fase pemulihan. Program tersebut terdiri dari pemulihan SDM dan kelembagaan, pemulihan destinasi dan promosi di destinasi tidak terdampak.

“Special Price bisa jadi salah satu strategi di fase pemulihan, bukan di fase tanggap darurat saat ini. Justru di fase tanggap darurat ini kita stop semua aktivitas promosi di destinasi wisata terdampak,” ungkap Menpar.

Menpar Arief juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu berdoa. Sehingga situasi dan kondisi di lapangan normal dan aman terkendali.

Ia juga menekankan akan terus memberikan informasi terkait segala situasi yang terjadi terkait akses, amenitas dan atraksi di destinasi terdampak.

“Mudah-mudahan, itu semua akan membuat situasi semakin terang. Tidak banyak hoax, tidak menciptakan kepanikan, dan semua bisa melewati situasi ini dengan baik,” ujarnya.

Duka mendalam juga disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menurutnya, Kemenpar akan menyiapkan langkah-langkah terbaik untuk memulihkan dampak bencana.

“Kita semua ikut berduka. Tidak ada yang menduga bencana di akhir tahun ini. Tapi Kementerian Pariwisata siap kembali mengawal recovery di daerah terdampak. Kita akan bangkit bersama-sama,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *