Kesan Turis New Zealand Pada Sajian The Best of Street Food Fiesta 2019

oleh -419 views

SUARAJATIM.CO.ID, BATAM – Seorang warga negara asing dari New Zealand tampak berbaur di antara tamu undangan, peserta The Best of Street Food Fiesta 2019, di Batam View Beach Resort, Sabtu (2/3) malam lalu. Ia terlihat happy menikmati beberapa sajian yang disediakan panitia.

“Ini enak. Saya rasa semua kuliner yang ada di sini memiliki citarasa yang khas dan menggugah selera. Saya beruntung bisa hadir dan menjadi bagian dari event ini, sehingga bisa mencicipi makanan luar biasa sepuasnya,” ujarnya saat ditemui General Manager Batam View Beach Resort Anddy Fong dan Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar, di lokasi kegiatan.

Warga New Zealand ini hanyalah satu dari sekian banyak wisatawan mancanegara yang larut dalam perhelatan The Best of Street Food Fiesta 2019. Sebagian diantaranya berasal dari Italia, Srilangka, Malaysia, Singapura, dan tentunya dari tuan rumah Indonesia.

General Manager Batam View Beach Resort Anddy Fong mengatakan, menu yang dihadirkan merupakan kuliner dari gabungan tiga negara. Yaitu Indonesia, Malaysia dan Filipina.

“Dari chef Indonesia dihidangkan menu ikan bakar, gado-gado, rujak buah, kangkung belacan, ayam penyet, hingga martabak manis. Dari chef Penang (Malaysia) ada fried koay teow, prawn mee, dan ice kacang. Sementara dari chef Thailand menawarkan pandan chicken, thai hor fun, dan vietnamese roll,” ungkapnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky Handayani mengatakan, Batam merupakan salah satu daerah yang terkenal sebagai surga kuliner. Pulau ini dihuni beragam etnis yang membawa citarasa masakan berbeda. Paduan bumbu dan rempah menyatu dengan bahan-bahan pilihan, menghadirkan menu spesial yang sangat nikmat.

“Bagi yang suka berburu kuliner, Batam surganya. Semua ada di sini, dari sekadar cemilan hingga menu utama yang mengenyangkan,” ucapnya, didampingi Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Batam memang memiliki kekayaan kuliner yang otenti dan selalu diburu para pelancong. Citasara yang ditawarkan pun sangat beragam karena berasal dari berbagai etnis, baik dalam maupun luar negeri.

“Banyak usaha kuliner bermunculan di Batam. Kuliner sendiri merupakan bisnis yang sempurna karena porsinya besar hingga 40 persen. Sayangnya, kuliner Indonesia saat ini belum memiliki national food. Namun begitu, 30-40 persen pengeluaran wisatawan tetap ada di kuliner,” terangnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *