Lezatnya Kudapan Khas Pulau Sabang Aceh Bikin Wisatawan Rindu Datang Lagi

oleh -192 views

ACEH – Berkunjung ke Pulau Sabang Aceh tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas yang dimilikinya. Berburu makanan khas Sabang menjadi salah satu aktivitas wisata menarik dilakukan ketika berada di pulau ini. Ada banyak deretan wisata kuliner khas Sabang yang lezat yang patut Anda coba.

Masakan dan hidangan di pulau ini memiliki khas tersendiri dan berbeda dengan daerah lain. Kelezatan kuliner di Pulau Sabang ini menjadi rekomendasi tersendiri bagi sebagian wisatawan yang gemar berwisata kuliner.

Ada beberapa makanan khas yang bisa Anda nikmati saat berkunjung ke Pulau Sabang. Pertama adalah Sate Gurita yang merupakan salah satu kuliner paling populer di Sabang. Anda bisa menikmati sate ini dengan bumbu kacang.

Dagingnya yang kenyal dan biasanya sate ini dinikmati dengan lontong. Ada juga Mie Jalak Sabang yang makanan khas Sabang yaitu mie yang dimasak dengan kuah dan disajikan dengan potongan daging, tauge dan telur rebus.

Hidangan ini terkenal dikalangan wisatawan lokal dan turis. Berikutnya adalah Mie Pingsun yang merupakan salah satu kuliner khas Sabang. Makanan ini disajikan bersama dengan berbagai macam seafood seperti cumi, udang dan ikan. selain seafood, hidangan ini juga disajikan dengan sayuran.

Yang tak kalah nikmayt adalah Rujak Buah Kilometer Nol adalah salah satu rujak buah khas yang terbuat dari berbagai macam buah-buahan, gula aren, cabai, kacang tanah dan sambal dari buah sagu. Rujak buah ini bisa anda nikmati ketika anda berkunjung ke Tugu Nol Kilometer Indonesia.

Masih soal rujak, Pulau Sabang juga memiliki kudapan Rujak Pulau Klah, salah satu makanan yang bisa anda cicipi di Sabang. Rujak Pulau Klah ini disajikan dengan sambal khas Aceh. Selanjutnya adalah Mie Sedap. Namun bukanlah merek mie instan dari Mie Sedap. Mie Sedap Sabang adalah sajian berbeda dan nama tempat kuliner yang berlokasi di Jalan Perdagangan Sabang. Mie ini terbuat dari tepung dan telur tanpa bahan pengawet. Mie yang enak ini biasanya disajikan dengan daging dan seledri serta sup ayam.

Mie Aceh merupakan sajian Mie Aceh yang khas. Mie kuning yang dimasak dengan daging sapi atau juga dengan berbagai seafood seperti cumi-cumi, kepiting dan udang. Terakhir yakni Kari Aceh yang merupakan salah satu kuliner khas di Sabang dan juga di Aceh pada umumnya. Kari ini dapat anda cicipi di warung depan Masjid Agung Sabang.

Kari special ini patut anda coba. Anda pasti akan ketagihan akan rasanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Sabang Faisal menjelaskan, salah satu yang diburu oleh wisatawan saat berkunjung ke Sabang adalah wisata kuliner. “Kuliner merupakan salah satu daya tarik wisatawan kala berkunjung ke Sabang. Kuliner khas Sabang telah menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Faisal, Selasa (23/3/2021).

Ada banyak keunikan dan kekhasan dari kuliner Sabang yang merupakan menu olahan turun temurun. “Bumbu dan kuliner yang disajikan merupakan olahan khas warisan leluhur. Ada cerita di balik kuliner khas Sabang,” tutur dia.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwasata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), Nia Niscaya menuturkan, kuliner merupakan pelengkap bagi sebuah destinasi. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung. “Biasanya wisatawan itu tak lengkap rasanya jika tak mencicipi kudapan khas lokal. Nah, Sabang ini kaya akan kuliner khas lokal yang telah menjadi daya tarik tersendiri,” kata Nia.

Nia melanjutkan, kuliner khas Sabang memiliki kekuatan rasa yang membuat wisatawan tak mudah untuk melupakan kota ini. “Kekuatan kuliner Sabang meninggalkan kesan mendalam bagi wiatawan yang datang berkunjung. Ada nilai historis dari setiap sajian makanan khas Sabang, yang membut wisatawan mendapatkan kesan tersendiri tentang Sabang,” papar Nia.

Koordinator Pemasaran Pariwisata Regional I Area I Kemenparekraf/Baparekraf, Taufik Nurhidayat menambahkan, dalam sektor pariwisata, segala hal yang berkaitan di dalamnya menjadi daya tarik tersendiri, tak terkecuali kuliner. “Kuliner khas suatu daerah itu tak sedikit yang menjadi penarik bagi wisatawan untuk datang berkunjung. Wisata kuliner ini tak hanya pelengkap destinasi, tetapi juga memiliki nilai mendalam bagi sektor pariwisata,” tutur Taufik.

Apalagi, kuliner juga menyumbang kontribusi yang cukup besar bagi pemasukan bagi kas negara dari sektor ekonomi kreatif. “Kehadiran kuliner pada sektor pariwisata menjadi satu kesatuan utuh dalam konteks sebuah destinasi. Jadi, Aceh, khususnya Sabang ini memang kaya akan keragaman wisatanya, mulai sejarah, religi hingga kuliner. Ini kekuatan besar Aceh yang menjadi daya tarik tujuan wisatawan,” ulas Taufik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *