Majalengka Punya Banyak Destinasi Kece, Wajib Dikunjungi Saat Lebaran

oleh -1.587 views

SUARAJATIM.CO.ID– Banyak yang belum tahu jika Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, punya potensi wisata yang luar biasa. Wilayah Majalengka memiliki perpaduan dataran rendah di bagian utara dan wilayah perbukitan di bagian tengah. Hal tersebut membuat Majalengka kaya destinasi wisata alam. Majalengka sendiri mendapat julukan Kota Angin.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Jawa Barat punya destinasi wisata menarik lainnya selain Bandung dan Bogor, yang dapat dijadikan sebagai lokasi liburan yang pas untuk seluruh keluarga saat liburan #PesonaMudik2018.

“Jangan dikira tempat wisata di Jawa Barat yang bagus hanya di Bandung dan Bogor. Masih banyak destinasi indah di daerah lainnya. Salah satunya ya di Majalengka ini. Selain pemandangan alamnya yang luar biasa, juga sangat cocok untuk liburan keluarga,” ujar Menpar Arief Yahya, Senin (4/6).

Lantas, apa saja tempat wisata di Majalengka yang wajib dikunjungi para wisatawan? Berikut ulasan #Top10DestinasiLebaran di Majalengka.

1. Perkebunan Teh Cipasung

Kebun Teh Cipasung sempat menjadi tempat wisata favorit warga Majalengka dan sekitarnya setelah potret keindahannya banyak dipamerkan di media sosial. Salah satu lokasi paling Instagrammable di Majalengka ini menawarkan nuansa alam yang hijau dan teduh, cocok disambangi para wisatawan yang mendambakan ketenangan dan udara segar. Anda bisa menikmati udara segar sambil berjalan-jalan mengelilingi area kebun teh yang memiliki luas hingga 58 hektare ini.

Kebun Teh Cipasung berlokasi di Desa Cipasung, Kecamatan Lemahsugih, Majalengka yang juga merupakan perbatasan Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Ciamis. Untuk dapat masuk ke area kebun teh, pengunjung diharuskan membayar tiket masuk seharga Rp 3.500.

2. Telaga Herang

Telaga Herang merupakan danau wisata berair jernih yang dihuni beragam jenis ikan dengan corak menawan. Saking jernihnya, ikan-ikan yang hidup di dalam danau akan tampak begitu jelas oleh mata telanjang. Namun, pengunjung tidak diperbolehkan menangkap ikan di Telaga Herang. Pengunjung yang nekat menangkap ikan-ikan di Telaga Herang akan dikenakan denda dengan jumlah nominal yang lumayan besar.

Di Telaga Herang, wisatawan tidak hanya dapat menikmati sejuk dan jernihnya air danau yang menenteramkan hati dan pikiran. Wisatawan pun dapat mengelilingi area danau dengan menaiki perahu bebek yang dapat disewa dengan tarif Rp 5.000 saja.

3. Jembar Waterpark

Majalengka juga punya waterpark dengan wahana dan fasilitas lengkap bernama Jembar Waterpark. Kolam renang terbesar di Majalengka yang dibuka sejak tahun 2012 ini dulunya merupakan lokasi galian pasir milik perusahaan Jembar Raya.

Hal unik yang dimiliki tempat wisata di Majalengka ini tidak lain adalah konsep desain wahananya yang bertema dinosaurus. Di samping itu, fasilitas yang disediakan Jembar Waterpark pun relatif lengkap.

Di tempat wisata yang cocok untuk keluarga ini, Anda dapat bersantai di kolam renang maupun kolam arus yang pas untuk relaksasi. Anak-anak pun pastinya akan sangat antusias untuk bermain di waterboom setinggi 7 meter.

Setelah puas berenang, pengunjung dapat membersihkan diri di kamar bilas yang disediakan di sekitar area bermain. Gazebo dengan desain unik pun tersedia bagi pengunjung yang ingin duduk santai sambil menikmati kudapan yang dapat dibeli di kafe waterpark.

Lokasinya yang terletak di Desa Ranji Wetan, Kecamatan Kasokandel, Majalengka. Harga tiket masuk yang dipatok Jembar Waterpark pun relatif terjangkau, yakni hanya Rp 25.000 per orang dan Rp 30.000 per orang khusus hari libur.

4. Wisata Paralayang Gunung Panten

Selain di Cililin Bogor, wisata paralayang dengan pemandangan pegunungan dapat Anda temukan di Majalengka, tepatnya di kawasan wisata paralayang Gunung Panten, Kelurahan Munjul. Di tempat wisata di Majalengka ini, Anda dapat menikmati teduhnya pemandangan Gunung Ciremai, hamparan kawasan persawahan yang hijau, serta lanskap Majalengka dari ketinggian 300 mdpl.

Paralayang bukan satu-satunya wahana menarik yang bisa Anda temukan di sini. Anda juga dapat mencoba wahana gantole yang sudah disiapkan pengelola, tentunya dengan harga paket wisata yang bervariasi.

Paket tandem paralayang dipatok dengan harga Rp 350.000-Rp 450.000, sedangkan untuk paket wahana gantole dibanderol mulai Rp 450.000-Rp 650.000. Harga tersebut tentunya sudah termasuk makanan, minuman, suvenir, dan dokumentasi.

5. Curug Cipeuteuy

Curug Cipeuteuy merupakan salah satu tempat wisata di Majalengka yang paling populer di media sosial. Nama “cipeuteuy” konon berasal dari sejarah kawasan sekitar curug yang dulunya dikelilingi pohon petai raksasa.

Objek wisata yang juga merupakan kawasan hutan konservasi ini berlokasi di Bumi Perkemahan Desa Bantaragung, atau sekitar 24 km dari arah timur pusat kota Majalengka. Di kawasan wisata ini, Anda tidak hanya dapat menikmati segarnya percikan air dari curug, tapi juga dapat langsung menyaksikan indahnya bunga anggrek yang dibudidayakan di dalam hutan lindung.

Tak hanya itu, kawasan konservasi Curug Cipeuteuy pun merupakan rumah bagi elang jawa serta beragam jenis flora dan fauna lainnya. Mengingat statusnya sebagai kawasan koservasi, para pengunjung diharapkan agar dapat menjaga kebersihan area wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Fasilitas pendukung yang dimiliki objek wisata yang satu ini pun cukup lengkap, yakni terdiri dari kamar mandi, lahan parkir, gazebo, warung, saung, area hiking, dan masih banyak lagi. Untuk dapat masuk ke tempat wisata di Majalengka ini, pengunjung diharuskan membayar tiket masuk seharga Rp10.000 untuk dewasa serta Rp5.000 untuk anak-anak.

6. Taman Dinosaurus Buana Marga

Taman Dinosaurus Buana Marga perlahan kembali menjadi destinasi wisata favorit warga Majalengka dan sekitarnya. Tempat wisata di Majalengka yang populer pada era 90-an ini dinamakan taman dinosaurus tak lain karena koleksi patung dinosaurusnya yang berdiri menghiasi seantero area wisata.

Kawasan wisata Taman Dinosaurus Buana Marga bahkan digadang-gadang bakal menjadi Puncak-nya Majalengka berkat lokasinya yang berdekatan dengan perkebunan teh, vila Buana Puri, bumi perkemahan, serta sirkuit motocross di sekitarnya.

Dilihat dari konsepnya yang unik, Taman Dinosaurus Buana Marga ini tampaknya cocok dijadikan sebagai destinasi wisata untuk anak-anak. Taman wisata seluas 25 hektare ini berlokasi di Desa Lemah Putih, Kecamatan Lemahsugih, Majalengka, atau sekitar 40 km dari pusat kota Majalengka. Harga tiket masuk objek wisata ini pun sangat terjangkau, yakni hanya Rp10.000 saja.

7. Wana Wisata Cadas Gantung

Jika Bandung punya Tebing Keraton, Majalengka pun punya objek wisata serupa, namanya Cadas Gantung. Wanawisata Cadas Gantung berlokasi di Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding. Kawasan Wana Wisata Cadas Gantung ternyata tidak hanya asyik untuk aktivitas pendakian. Di tempat wisata di Majalengka ini Anda pun dapat berkemah bersama teman ataupun keluarga untuk dapat menikmati eloknya pemandangan alam Majalengka dengan lebih puas.

Nah, kalau Anda berminat untuk menaklukkan Cadas Gantung, persiapkan fisik Anda dengan baik. Selain itu, pastikan pula Anda menggunakan sepatu dan pakaian yang dapat memudahkan aktivitas. Untuk masuk ke area Cadas Gantung, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk seharga Rp 5.000.

8. Petilasan Prabu Siliwangi

Majalengka juga menawarkan objek wisata ziarah yang patut Anda kunjungi, yakni petilasan Prabu Siliwangi yang terletak di Kampung Pajajar, Kecamatan Rajagaluh. Konon, tempat wisata di Majalengka ini merupakan tempat istirahat Prabu Siliwangi sebelum akhirnya “moksa”, atau menghilang secara gaib. Petilasan Prabu Siliwangi ini memiliki bentuk berupa menhir yang selalu ditutup kain putih.

Di petilasan Prabu Siliwangi, pengunjung dapat menjumpai kera yang bergelantungan di rimbunnya pepohonan yang mengelilingi kawasan petilasan. Tak hanya itu, daya tarik lain yang dimiliki tempat wisata bersejarah ini adalah adanya dua mata air yang bernama Telaga Emas dan Telaga Pancuran. Bagi masyarakat setempat, air yang berasal dari dua mata air tersebut dianggap suci. Itulah sebabnya ada aturan yang mengharuskan peziarah untuk menyucikan diri dengan air dari dua telaga tersebut.

9. Panyaweuyan Argapura

Untuk Anda yang gemar berburu tempat dengan pemandangan yang asyik untuk dipotret, datanglah ke objek wisata Panyeweuyan Argapura. Lokasinya di Desa Sukasarikaler, Majalengka. Pemandangan yang paling banyak diburu wisatawan tidak lain adalah hijaunya persawahan dan terasering yang ada di sekitarnya. Hamparan hijau yang berpadu dengan birunya langit sudah tentu menjadi pemandangan yang mampu memanjakan mata siapapun yang menatapnya. Bahkan, saking indahnya, banyak orang mengatakan bahwa Panyaweuyan Argapura ini tidak ubahnya Bukit Bintang-nya Majalengka.

Kawasan wisata Panyaweuyan Argapura dibuka setiap hari. Waktu paling tepat untuk mengunjungi tempat wisata di Majalengka ini adalah saat pagi hari menjelang matahari terbit. Anda dapat menikmati suasana syahdu ditemani kabut sesaat sebelum matahari menampakkan sinarnya. Pokoknya, Anda akan disuguhi berbagai pemandangan yang luar biasa indahnya sejauh mata memandang.

Di sebelah barat, hijaunya Lembah Cilongkrang yang segar dapat menjadi objek pas untuk bidikan kamera. Bergeser ke arah timur, gagahnya Gunung Ciremai hadir untuk melengkapi momen intim Anda bersama alam.

10. Curug Muara Jaya

Curug Muara Jaya atau yang juga dikenal dengan sebutan Curug Apuy merupakan salah satu tempat wisata terpopuler di Majalengka yang berada di Kampung Apuy, Desa Sidomukti, Argapura. Curug Muara Jaya merupakan tempat wisata di Majalengka yang paling pas untuk Anda yang ingin menenangkan pikiran.

Curug ini memiliki pemandangan memukau dengan hawanya yang sejuk dan teduh. Tanah di sekitaran curug yang subur pun menjadikannya sebagai ladang tanaman sayur dan palawija yang produktif.

Curug Muara Jaya memiliki debit air yang cukup besar, terutama saat musim hujan, dan biasanya akan surut saat musim kemarau. Jika Anda ingin puas menikmati segarnya percikan air curug, musim hujan mungkin merupakan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Curug Muara Jaya.

Nah, kalau tertarik, Anda bisa langsung datang ke lokasi Curug Muara Jaya yang berjarak sekitar 25 km dari pusat kota Majalengka. Agar dapat lebih puas menikmati panorama sekitar curug yang memukau, Anda dianjurkan untuk berkunjung pada pagi hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *