Pasar Lodra Jaya Ngelukis Kramik Bersama Anak-anak

oleh -964 views

SUARAJATIM.CO.ID, BANJARNEGARA – Destinasi digital Pasar Lodra Jaya terus menjaga eksistensinya. Beragam kegiatan digelar untuk menarik pengunjung. Akhir pekan ini, destinasi digital di Banjarnegara tersebut menghelat satu kegiatan bertajuk ‘Ngelukis Kramik’.

Ketua GenPI Banjarnegara Jemy Fardiansah mengatakan, event ini diadakan sebagai salah satu upaya pengenalan produk unggulan Kabupaten Banjarnegara, yaitu keramik klampok. Sasaran utama adalah anak-anak usia TK. Khususnya, di sekitar Pasar Lodra Jaya. Tepatnya warga Desa Winong, Kecamatan Bawang.

“GenPI Banjarnegara selaku pemrakarsa Pasar Lodra Jaya berharap kegiatan Ngelukis Kramik dapat mengenalkan produk keramik klampok sedini mungkin kepada generasi muda di Banjarnegara,” ujarnya, Sabtu (2/2).

Ketua Event Nglukis Keramik Sovi Nur Wakhidah menambahkan, event ini juga bertujuan untuk melatih daya kreativitas anak dalam mengenal macam-macam warna dan teknik menggambar.

“Melukis dengan media keramik juga memberikan pengalaman yang berbeda pada anak-anak dalam berkreasi. Sebab, tekniknya berbeda dari media lain seperti kertas atau buku gambar,” jelasnya.

Lebih dari itu, Lurah Pasar Lodra Jaya Moh. Firdaus Yuridis menegaskan bahwa Ngelukis Kramik juga bertujuan untuk meramaikan pasar. Dari kunjungan anak-anak TK, panitia pun berharap mereka akan mencicipi kuliner tradisional dan mainan tradisional yang sekarang jarang ditemui.

Staff Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kemenpar Don Kardono mengungkapkan, event ini bisa menjadi investasi jangka panjang bagi Bajarnegara. Menurutnya, mengenalkan produk khas seperti keramik klampok kepada anak-anak akan sangat potensial dalam pengembangan unsur budaya tersebut di masa mendatang.

“Dengan mengenalkan produk lokal, mereka akan merasa memiliki dan bangga pada kebudayaan leluhurnya. Sangat mungkin dapat menumbuhkan rasa cinta dan terus menjaganya hingga ia dewasa,” ucapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, destinasi digital menjadi salah satu strategi untuk merebut wisatawan mancanegara. Tahun lalu, sedikitnya sudah ada 100 destinasi digital yang terbangun dari Sabang sampai Merauke.

“Destinasi digital menjadi tuntutan zaman, di era booming teknologi seperti sekarang. Generasi milenial menjadi konsumen yang sangat haus pengalaman dibanding generasi sebelumnya,” kata dia.

Terkait kegiatan Ngelukis Kramik di Pasar Lodra Jaya, Menpar Arief pernah menekankan bahwa Kemenpar akan mendukung daerah atau siapapun yang bersungguh-sungguh membangun pariwisata. Keseriusan GenPI Banjarnegara mengelola pasar tersebut tentu tak bisa dipandang sebelah mata.

“Kita sangat support daerah-daerah yang serius mengembangkan pariwisata atau destinasinya. Selain itu, seni budaya juga menjadi perhatian kami. Sebab, 60 persen wisman datang karena hal tersebut,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *