Saatnya Danau Toba Lebih Cepat Dijangkau Dunia Luar

oleh -761 views

SUARAJATIM.CO.ID, MEDAN – Kementrian Pariwisata (Kemenpar) memiliki harapan besar setelah AirAsia resmi membuka rute Malaysia-Silangit dan sebaliknya per Minggu (28/10/2018). Berfokus pada Danau Toba yang masuk dalam 10 destinasi prioritas, diharapkan bisa lebih cepat dijangkau oleh dunia luar. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Judi Rifajantoro selaku Staf Khusus Kemenpar Bidang Infranstruktur dalam Inaugural Flighht Kuala Lumpur-Silangit AirAsia di Bandara Internasinal Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Judi juga mengingatkan jaringan kuat yang dimiliki AirAsia di Asia wajib dimanfaatkan dengan baik. 

“Harapan dari dibukanya rute ini oleh AirAsia akan lebih banyak lagi wisman yang masuk. Sehingga Danau Toba bisa terjangkau oleh dunia lebih cepat. Sekarang bisa lewat Kuala Lumpur. Dan harus diingat AirAsia punya jaringan yang sangat bagus di Asia,” ungkap Judi. 

“Artinya yang masuk ke Danau Toba tidak hanya orang Malaysia akan tetapi orang China, India, atau dari negara-negara ASEAN,” sambung Judi yang juga didampingi Kepala Bidang Pemasaran Area I, Ida Fahmiwati. 

Lebih lanjut, Judi juga menyampaikan pesan penting dari Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya. Yaitu jika semua pihak wajib bergerak dalam memanfaatkan dibukanya rute baru AirAsia termasuk pemerintah daerah sendiri. 

“Arahan dari pak Menteri sukses rute ini adalah tanggung jawab semua. Termasuk pemerintah daerah. Jadi pemerintah daerah harus ikut memikirkan bagaimana penerbangan ini bisa sehat,” papar Judi. 

“Tentunya kesiapan Danau Toba untuk menerima wisman. Banyak yang harus disiapkan dari sisi kapasitas, sisi budaya untuk bisa melayani wisman yang datang. Semuanya harus sudah siap menerima turis dalam jumlah yang lebih besar dari sekarang,” lanjutnya. 

Ucap syukur atas resmi dibukanya rute Malaysia-Silangit, juga disampakan CEO AirAsia Malaysia, Riad Asmat. Apalagi menurut pria berusia 46 tahun tersebut, Danau Toba sendiri menjadi salah satu destinasi wisata terbaik yang ada di Asia Tenggara. 

Layanan Fly-Thru AirAsia menghubungkan Silangit melalui Kuala Lumpur juga akan berhubungan dengan 20 kota di luar negeri. Seperti Kota Kinabalu, Johor Bahru, Kuching, Guangzhou, Chongqing, Changsha, Chengdu, dan Hangzhou.

Beberapa diantaranya juga ada Hongkong, Beijing, Shanghai, Shenzhen, Xi’an, Taipei, New Delhi, Hyderabad, Chennai, Melbourne, Sydney, dan Singapura. Layanan Fly-Thru sendiri layanan transit AirAsia yang memudahkan penumpang menuju destinasi akhir tanpa proses imigrasi saat transit dan tanpa harus check-in ulang bagasi.

Pada rute Kuala Lumpur-Silangit, penerbangan akan dilakukan pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu pada pukul 10.40 waktu setempat. Flight ini menggunakan nomor AK 411. Sedangkan penerbangan Silangit ke Kuala Lumpur akan dilakukan pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, pukul 11.25 WIB, flight ini menggunakan nomor AK 412.

“Kami berharap dapat terus mempererat kerjasama dengan berbagai pihak khususnya pemerintah Indonesia untuk terus membangun Danau Toba sebagai 10 destinasi wisata priotitas Indonesia,” papar Riat. 

Tak hanya dari pihak Kemenpar dan AirAsia yang memiliki harapan besar atas dengan AirAsia membuka rute Malaysia-Silangit. Akan tetapi, lahirnya berbagai efek positif dari hal tersebut juga disampaikan langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan. 

“Dengan dibukanya rute Malaysia-Silangit oleh AirAsia, tentu kami berharap ada efek ekonomis akan terjadi di Tapanuli Utara. Yang pertama tentu pariwisata, yang kedua mungkin investasi dan sebagainya. Intinya akan membuat lebih maju masyarakat Tapanui Raya khususnya Tapanuli Utara,” tuturnya. 

Selain pihak-pihak di atas acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Koordinator Kementerian Bidang Kemaritiman Agus Purwoto, Kasubdit Angkutan Udara Niaga Berjadwal Kementerian Perhubungan Tri Danarsih, Bupati Toba Samosir Edward D. Siagian.

Lalu ada juga Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo, Executive General Manager Commercial Services Division Angkasa Pura II Dorma Manalu. Executive General Manager Bandara Internasional Silangit M. Hendra Irawan, serta CEO Grup AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *