Tiga Event Unggulan Sulsel Dorong Peningkatan Kunjungan Wisman

oleh -1.315 views

SUARAJATIM.CO.ID– Menteri Pariwisata Arief Yahya tak henti-hentinya mendorong daerah untuk meningkatkan kualitas pariwisata. Salah satunya Sulawesi Selatan (Sulsel). Provinsi yang beribukota di Makassar itu, telah menyiapkan berbagai gelaran event selama tahun 2018. Tiga diantaranya masuk dalam Top 100 Calender of Event Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Saya sudah sangat confident. Kalo tidak bagus tidak akan masuk. Sulsel memiliki 3 event pariwisata yang masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia 2018. Dan jumlah ini terbanyak di antara 6 provinsi yang ada di Sulawesi. Sulut 2 event, Sulteng 2, Sultra 2, Gorontalo 2, dan Sulbar 1 event,” kata Menpar Arief Yahya saat meluncurkan Calender of Event (CoE) Sulawesi Selatan 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kamis, (12/7).

Menpar Arief Juga menyebut, Sulsel dijadikan jembatan pariwisata. Khususnya, untuk konektivitas dari Bandara Internasional Sultan Hasanunddin Makassar. Bandara ini menjadi hub dan pintu gerbang bagi wisatawan berwisata ke destinasi di Indonesia Timur.
“Tahun 2018 ditargetkan 250.000 wisman. Target tersebut, akan tercapai bila para CEO daerah, khususnya di Sulawesi Selatan, semakin serius dan committed. Terutama terhadap pengembangan pariwisata daerah, untuk mengingat potensinya yang begitu besar bagi kesejahteraan bersama,” katanya.

Potensi tersebut terlihat dari pengembangan pariwisata di Sulsel. Menpar Arief menyebut, dengan destinasi yang sangat menakjubkan dan beragam, wisatawan akan tertarik untuk datang. Contohnya mulai dari dataran tinggi Toraja, wisata bahari di Bira dan Selayar hingga Geopark Maros dan Bantimurung.

“Sulawesi Selatan sudah selayaknya destinasi wisata kelas dunia. Belum lagi budaya masyarakat yang unik dan beragam serta kuliner yang khas dan lezat tentu menjadi daya tarik yang sungguh kuat. Dan yang terakhir kita mendorong agar Geopark nasional yang ada di Sulses yaitu Geopark Maros. Diusung menjadi Unesco Global Geopark,” katanya.

Pria asal Banyuwangi itu siap membantu dan mendorong agar Geopark Maros ditahun 2019 bisa mengikuti 4 Geopark yang dimiliki Indonesia sebelumnya. Hal itu begitu penting lantaran Geopark yang sudah ditetapkan Unesco semakin menarik minat wisman.

“Kenapa begitu penting? China itu mempunyai geopark, 37 diantaranya kelas dunia atau UNESCO. asal dipromosikan dengan baik saya yakin itu akan berhasil. Danau Toba belum dapet UGG tapi dipromosikan dengan baik hasilnya seperti sekarang. Saat ini kita punya 11 Geopark . 7 Nasional dan 4 UGG. Kami siap membantu untuk mengapply ke Unesco daerah yang mempersiapkan destinasinya,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama Sekda Sulsel Tautoto Tana Ranggina mengatakan, peluncuran Calender of Event Sulsel 2018 adalah untuk mendukung program Kemenpar dan menyukseskan Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Serta program promosi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Khususnya untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan. Baik wisman maupun wisnus.

“Kunjungan wisman ke Sulsel tahun 2016 sebanyak 234.249 dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 8,4 juta. Sebagian besar wisatawan tersebut berkunjung ke Makassar mencapai 74%, sedangkan ke Toraja 8%, dan Bulukumba 2% dan destinasi lain 2%,” kata H. Tautoto.

Top 3 event di Sulsel yang masuk CoE Kemenpar adalah Makassar International Eight Festival (F8) and Forum akan berlangsung di Pantai Losari, Makassar pada 10-14 Oktober 2018 . Eight Festival menampilkan 8 unsur pertunjukan yaiti fashion, film, folk, flora & fauna, fine art, fussion music, dan fiction writer dan font yang menyertakan para peserta dari mancanegara.

Kemudian Festival Phinisi 2018. Event ini akan berlangsung di Kabupaten Bulukumba, 13 hingga 16 September 2018. Festival Phinisi kali ini akan menampilkan keunikan budaya pembuatan Kapal Phinisi, mulai dari ragam keahlian proses pembuatan hingga peluncuran yang disertai dengan upacara ritual. Kapal Phinisi yang dibuat di Tana Beru Bulukumba ini merupakan warisan budaya bangsa dan kini menjadi Ikon Indonesia.

Serta Festival Lovely Toraja 2018 akan berlangsung di Kota Makale pada 27-30 Desember 2018 mendatang. Event tahunan festival budaya Lovely Toraja tahun ini dimeriahkan dengan festival dan lomba. Di antaranya Festival Kopi dan Internasional Barista Competition, Festival Foto Wisata, Toraja Night Run, Pameran Kuliner, serta pegelaran seni budaya.

Selain tiga event yang masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia 2018, beberapa top event juga akan berlangsung. Diantaranya Beautiful Malino di Gowa pada 14-15 Juli 2018, Toraja Marathon di Toraja pada tanggal 20 Oktober 2018, Festival Takabonerate dan Sail & Sale Selayar di Selayar pada 23-28 Oktober 2018, serta Festival Danau Tempe pada 19 – 22 September 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *