Usai Kegiatan, Peserta Triangel Tourims Travelmart II/2019 Berburu Kuliner

oleh -636 views

BATAM – Triangel Tourims Travelmart II/ 2019 ditutup dengan Farewel Party yang dikemas dengan perayaan 11 tahun Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASSPI) di Mega Wisata Ocarina, Batam Center, Kamis (4/4) malam.

Acara diawali dengan dinner bersama, kemudian dilanjut dengan pemotongan tumpeng untuk hari jadi ASPPI. Ada pula pelepasan balon ke udara, sebelum acara bebas berupa live music digelar. Pesta Busa atau Foam Party menjadi acara penutup atas semua rangkaian Triangel Tourims Travelmart II/ 2019 di Batam.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan, Triangel Tourims Travelmart adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan peluang sektor pariwisata antara Indonesia, Singapura dan Malaysia. Tidak hanya dari tiga negara ini saja, namun seluruh negara ASEAN juga memiliki potensi yang sama.

“Dari kegiatan ini, diharapkan dapat membentuk hubungan yang kuat antara pembeli dan penjual. Atau saling bekerja sama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di antara negara-negara tersebut. Integrasi pariwisata dan kekompakan ini tentu dapat berkontribusi dalam perekonomian global yang telah disepakati oleh para pemimpin ASEAN, yakni Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC),” jelasnya, Jumat (5/4).

Berkunjung ke Batam kurang pas jika tak sekaligus berburu kuliner. Hal itu disampaikan Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati. Karenanya, ia pun menyarankan para peserta Triangel Tourims Travelmart II/ 2019 untuk icip-icip kuliner Batam. Ada apa saja?

Sebagai daerah crossborder yang sering disinggahi wisatawan mancanegara, Batam ternyata juga menyesuaikan kuliner yang disajikan dengan selera para tamu. Di antara masakan khas Melayu, wisatawan bisa juga menikmati kuliner dari Tanah Hindustan seperti prata dan nasi briyani.

Prata adalah makanan khas India yang lumayan populer di Batam. Hampir setiap penjaja sarapan pagi menawarkan menu tersebut. Apalagi, prata khas Batam sudah dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga rasanya pas di lidah orang Indonesia.

“Takaran bumbu yang disajikan tidak sekental prata India. Meski demikian, tidak meminimalisir kelezatan prata tersebut. Ada beberapa pilihan rasa prata, mulai dari original, telur, dan pedas. Prata biasanya disantap dengan kuah ayam sehingga rasanya lebih nikmat,” ucapnya.

Sementara nasi briyani atau biriani, adalah sajian kuliner berupa nasi yang dimasak dengan rempah-rempah tertentu yang sangat menyengat. Sekali mengunyah, Anda bisa langsung merasakan betapa khas masakan tersebut. Nasi briyani biasanya disajikan dengan sayur kuah santan dan daging. Makanan ini berasal dari Asia Selatan, namun masyarakat umum lebih mengenal sebagai kuliner India.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Triangel Tourims Travelmart adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan peluang sektor pariwisata antara Indonesia, Singapura dan Malaysia. Tidak hanya dari tiga negara ini saja, namun seluruh negara ASEAN juga memiliki potensi yang sama.

“Secara kebetulan, Kepulauan Riau adalah daerah perbatasan yang sekaligus dapat kita kembangkan melalui Program Crossborder Tourism. Ini menjadi salah satu program unggulan yang akan terus digerakkan, sejalan dengan meningkatnya target kunjungan wisatawan dari 17 juta wisman di tahun 2018 menjadi 20 juta wisman di tahun 2019,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *