We Love Bali, Memanjakan Mata di Indahnya Pesona Sunflowers Garden Tabanan

oleh -55 views

TABANAN – Sunflowers Garden yang berlokasi di Banjar Batannyuh, Desa Batannyuh, Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali saat ini menjadi tujuan wisata yang diminati oleh wisatawan. Lokasinya sangat strategis di pinggir jalan raya, sehingga mudah dijangkau oleh pengunjung.

Sunflower Garden merupakan destinasi wisata ungulan Desa Belayu. Tempat wisata ini baru dibuka pada Desember 2018. Lokasi yang cukup strategis ini membuat destinasi wisata ini dengan cepat diminati banyak pengunjung yang berdatangan ke Sunflower Garden Belayu. 

Sunflower Garden menyajikan pesona pemandangan yang asri dengan kebun bunga yang luas. Ditambah spot selfie yang unik menjadikan destinasi ini salah satu tempat yang wajib dikunjungi. Tempat ini sangat cocok dijadikan tujuan utama jalan-jalan di akhir pekan.

Pengunjung Sunflowers Garden saat ini masih didominasi oleh warga lokal, terutama para kawula muda. Pengunjung  bisa mengabadikan kenangan wisata mereka di tempat ini. Sebagai salah satu tempat wisata baru di Bali, Sunflowers Garden akan memberikan kenangan yang indah bagi Anda. Apalagi ketika bunga-bunga tersebut mulai bermekaran, akan menampilkan nuansa alam romantis, dramatis dan memesona.

Sunflower Garden Belayu memanfaatkan lokasi persawahan yang tidak produktif atau tidak terkena irigasi. Dimanfaatkan oleh warga yang kreatif sehingga dijadikan sebuat taman bunga dengan spot selfie yang menarik dan kekinian.

Sunflowers garden sebagai tempat wisata baru terus mendapat penataan dari pengelola, sehingga ke depannya akan terus lebih baik, termasuk sarana dan wahana lain yang lebih lengkap. Saat ini tempat ini juga sudah di lengkapi warung makanan dan minuman, sejumlah tempat bersantai, ada juga arena bermain untuk untuk anak.  Kunjungan wisatawan akan lebih ramai saat weekend atau liburan hari raya. Harga tiket masuk Rp10.000 untuk orang dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak.

Namun hal penting yang perlu diketahui juga, Sunflower Garden ini tidak selamanya menghadirkan tanaman bunga matahari, karena waktu-waktu tertentu, bunga matahari tersebut mati, sehingga Anda tidak bisa menemukan bunga matahari sama sekali, dan Anda bisa menyaksikan bunga-bunga lain yang juga tumbuh dengan baik di kawasan ini. Sebagai penggantinya Anda bisa menikmati keindahan bunga Celosia yang cocok di dataran rendah dan didatangkan dari Gunung Kidul. Bunga tersebut ada yang berwarna kuning, biru, hijau dan merah.

Nyoman Triana, pemilik taman wisata Sunflower Garden mengatakan, sebelum pandemi COVID-19 pengunjung Sunflower Garden bisa mencapai ratusan orang di hari libur. Pada saat pandemi sempat ditutup dan dibuka kembali pada bulan otober 2020. “Saat ini wisatawan yang berkunjung mulai tumbuh. Apalagi setelah adanya program We Love Bali, saya berharap akan membatu mendatangkan wisatawan ke Desa Belayu khususnya Sunflower Garden,” harap dia, Minggu (6/12/2020).

Sejalan dengan program Kemenparenkraf We Love Bali & CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainable) Sunflower Garden di masa pandemi ini telah menerapkan protokol kesehatan. Hal ini juga selaras dengan konsep tradisi masyarakat Bali Tri Hita Karana yang bermakna tiga hal yang membuat hidup menjadi nyaman yakni hubungan antarsesama manusia, hubungan manusia dengan lingkungan/alam dan hubungan manusia dengan Tuhan. “Terutama di masa sekarang ini semua harus selaras. Saya berharap dengan adanya program We Love Bali akan mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Bali,” tutup Nyoman Triana.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani menambahkan, program famtrip ini untuk melihat lebih detail implementasi sertifikasi CHSE di seluruh destinasi di Pulau Bali. Untuk itu, seluruh peserta disebar ke beberapa destinasi yang dipecah ke dalam sepuluh kelompok. “Mereka akan mengabarkan kesiapan Bali menerima kedatangan wisatawan tanpa harus waswas COVID-19 karena Bali telah memenuhi standar protokol kesehatan berbasis CHSE. Bali telah siap dikunjungi kembali khususnya menyambut libur Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Sebagai destinasi wisata buatan, Rizki menilai Sunflower Garden telah menjelma menjadi destinasi yang digandrungi wisatawan. Oleh karenanya, destinasi ini juga menjadi bagian penting dari implementasi program famtrip We Love Bali. “Kami ingin mengabarkan melalui program We Love Bali ini bahwa Bali dengan ragam destinasi dan atraksi yang ditawarkannya telah siap dikunjungi kembali oleh wisatawan,” kata Rizki. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *