Yuk Kunjungi Garut Saat Lebaran, Banyak Kuliner Yang Menggoda Loh

oleh -1.932 views

SUARAJATIM.CO.ID– Bagi pemudik, pulang ke Kabupaten Garut tentu sangatlah mengasyikkan. Sebab, potensi tempat wisata Garut terbilang mumpuni. Kota yang diapit pegunungan ini memiliki banyak spot wisata keren. Apalagi soal kulinernya. Garut punya segudang #PesonaKulinerLebaran2018 yang asik untuk disambangi.

“Garut itu paket lengkap berwisata. Mau liburan seperti apa, Garut punya semua. Pegunungan, air terjun, laut ada semua di Garut. Udaranya juga sejuk, tak salah jika Garut dijuluki “Swiss van Java”. Maka dari itu kulinernya juga jadi luar biasa. Bukan hanya dodolnya saja yang enak,” kata Menpar Arief Yahya, Jumat (1/6).

Yang tidak kalah seru di Garut adalah tempat makannya yang bervariasi dan kaya akan menu kuliner khas. Garut bisa masuk dalam daftar #PesonaMudik2018. Mau tahu tempat tempat makan yang patut untuk jadi rekomendasi di Garut? berikut daftar lengkap #Top10KulinerLebaran.

1. Pujasega Family Restaurant

Beralamat di jalan Otto Iskandar Dinata No.64A, restoran ini menyajikan berbagai menu makanan khas Sunda. Makanan yang jadi andalan dan disukai banyak pengunjung adalah nasi goreng, ayam bakar, serta gulai tutut.

Untuk tempat duduk, kita bisa memilih di meja atau makan secara lesehan di bale bale. Selain makanannya enak, tempat ini juga cocok untuk bersantai. Ada tamannya yang indah dilengkapi dengan kolam yang ikannya besar besar. Tempat yang asyik dikunjungi bersama keluarga.

2. Rumah Makan Cibiuk

Pulang ke Garut sepertnya belum afdol jika belum makan sambal cibiuk yang sudah terkenal. Tempat yang direkomendasikan adalah Rumah Makan Cibiuk ada di Jalan Otto Iskandar Dinata nomor 321, Garut.

Salah satu kelebihan tempat ini adalah lokasinya yang luas, serta dilengkapi taman bermainnya anak anak. Selain sambal cibiuk, ada juga makanan khas Sunda yang jadi andalan. Yaitu ayam bumbu dan minuman es kopyor dengan degan dan durian. Rumah makan yang ramah untuk keluarga serta ada pilihan duduk di kursi atau memilih santai di bale bale lesehan.

3. Pujasega

Restoran bergaya outdoor ini bukan hanya bisa memanjakan lidah dengan kuliner tanah pasundan. Karena disini Anda juga bisa menikmati cita rasa western yang diolah dengan bahan lokal.

Menu andalan restoran ini mulai nasi timbel plus ikan asin, menu seafood hingga chicken cordon bleu yang lezat menggigit. Karena areanya yang cukup luas, restoran ini cocok jadi tempat makan bersama keluarga, apalagi jika membawa buah hati kesayangan.

4. Mie Bakso Parahyangan

Banyak yang berpendapat bahwa tempat makanan ini menjadi salah satu yang wajib di kunjungi ketika berkunjung ke Garut. Pasalnya, mie bakso parahyangan merupakan yang paling enak di Garut. Orang yang asalnya dari Garut saja kalau mudik pasti menyempatkan diri untuk mampir makan disini.

Bakso ini terletak di jalan Ciledug No 35. Mengantri adalah hal yang wajib disini. Soalnya peminatnya banyak sehingga harus menunggu makanan dihidangkan. Menu yang banyak disukai adalah mie yamin manis plus somay. Selain porsinya gede, kuahnya juga mantab.

5. Rumah Makan Sari Cobek Cangkuang

Menu yang menjadi favorit di rumah makan khas sunda yang satu ini adalah gurami cobek. Selain bumbunya kuat, sayuran yang dipakai juga fresh. Belum lagi pemandangan di sekitar restoran yang bagus banget buat bacground selfie. Selain rumah makan, sari cobek cangkuang ini juga menyediakan tempat menginap lho. Letaknya ada di tempat wisata Situ Cangkuang, Garut Jawa Barat.

6. Soto Garut Ahri

Ke Garut kurang lengkap jika tidak mencicipi soto legendarisnya. Pemilik warung soto ini adalah H. Ahri yang mulai menjajakan soto ini sejak 1943, kini usahanya diteruskan ke generasi kedua yakni anaknya.

Ciri khas soto Garut ini menggunakan daging sapi yang disiram kuah kaldu berbumbu warna kuning. Kuahnya asin gurih dan kental karena kaya bumbu dan rempah. Ciri khas lainnya adalah taburan kacang kedelai goreng saat soto akan disajikan. Lebih nikmat soto dimakan hangat bersama seporsi nasi putih dan kerupuk. Sedap!

7. Sate Marangi Pa’ Nur

Tempat makan ini terletak di Jalan Raya Samarang No 119, Garut, Jawa Barat. Tempatnya cukup strategis karena ada di pinggir jalan menuju banyak tempat wisata di garut seperti objek wisata Kamojang Green Resort, Kampung Sampireun, Kebun Mawar Situ Hampa dan masih banyak lagi.

Daging satenya empuk. Selain enak, harga seporsi satenya tetap terjangkau dan termasuk ramah untuk para wisatawan. Untuk jenis satenya ada 3 pilihan yaitu daging ayam, daging kambing dan daging sapi. Banyak pengunjung yang berpendapat bahwa daging sapilah yang paling enak.

8. D’Anclom Bistro

Siapa yang tidak kenal dengan tongkrongan ini, D’Anclom Bistro spot hangout yang mengusung konsep paduan retro modern. Menu yang disajikan di tempat ini cukup komplit, Anda juga bisa milih tempat duduk mau di latai atas dengan konsep outdor atau di lantai dasar yang kental nuansa restronya. Buat yang mau ke sini, datang saja ke alamat ini Jalan Cimanuk No. 38C, Jayawaras, Tarogongkidul.

9. Unik dan Asyik The Roompie Cafe

Jika dilihat dari luar, memang tidak terbilang sederhana namun jika sudah masuk, pasti betah dan mau berlama-lama di dalam. Pemilik The Roompie Cafe mengubah dinding dengan ornamen yang khas dan unik, lebih nyentrik dan identik dengan komunitas tertentu. Bukan hanya itu, The Roompie Cafe juga menyediakan menu yang tak kalah mumpuni dan lengkap. Alamatnya di Jl. Cimanuk No.4, Sukagalih, Tarogongkidul.

10. Nasi Liwet Asep Stroberi

Nasi liwet bukan hanya milik Jawa Tengah saja, di Jawa Barat tepatnya Garut juga terkenal dengan nasi liwet yang mantap. Salah satu restoran berkonsep alam yang menyuguhkan nasi liwet adalah restoran Asep Stroberi. Cabangnya sudah cukup banyak di Garut, salah satunya di Jalan Raya Kadungora, Karangmulya, Garut.

Nasi liwet hangat yang beraroma rempah semerbak disajikan dalam kastrol. Lauk pelengkapnya bisa disesuaikan dengan selera mulai dari ayam goreng, bebek goreng, ikan asin hingga tempe dan tahu. Tak ketinggalan sambal dan lalapan juga jadi poin utama kelezatannya. Sambil makan, Anda akan dimanjakan pemandangan sawah khas pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *