Menpora RI Rencanakan Kick Off DBON di Haornas

oleh -23 views

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengatakan Grand Design Olahraga Nasional atau Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) direncanakan akan mulai dijalankan pada tanggal 9 September 2021, tepat di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 38.

“Tekad kami, tanggal 9 September 2021 kick off Desain Besar Olahraga Nasional. Kami harapkan akan dilakukan langsung bapak Presiden (Jokowi) pada hari peringatan Hari Olaharaga Nasional ke-38, tanggal 9 September 2021,” kata Menpora Amali saat menyampaikan opening speech dalam acara Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kemenpora bersama PWI Pusat secara virtual, Rabu (01/09/20221).

Pada kesempatan ini, Menpora Amali kembali menjelaskan bahwa DBON disusun atas arahan Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan prestasi atlet nasional.

“Beliau memberikan arahan sekaligus perintah kepada saya untuk melalukun sesuatu karena kerisuauan Presiden. Pak Presiden galau bagaiamana kok bisa 267 juta penduduk Indoneisa. Tapi kita tidak mampu mencapai prestasi yang membanggakan. Walaupun sekarang sudah ada,” ujarnya.

Menpora Amali mengatakan DBON disusun bersama stakeholder olahraga antara lain pakar olahraga, akademisi, praktisi serta organisasi olahraga seperti KONI dan Komite Olimpiade Indonesia. Sebab, menyadari bahwa prestasi olahraga harus didesain secara sistematis, berkelanjutan dan masif.

“Prestasi Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo apakah itu hasil pembinaan, desain? saya berani katakan tidak. Itu adalah prestasi-prestasi yang kita dapatkan by accident, nemu. Kita tidak boleh lagi cara kita seperti itu. Untuk membuat prestasi harus dirancang, harus disiapkan, harus dipabrik. Tanpa itu maka kita akan begini terus,” tegasnya.

Dalam DBON, kata Menpora Amali, pihaknya menjadikan Olimpiade dan Paralimpiade sebagai target utama prestasi olahraga. Sementara Asian Games dan SEA Games hanya sasaran antara saja. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang menganggap prestasi ketiganya tersebut sama.

“Ini yang coba kita rubah. Kami di Kemenpora mencoba untuk merubah itu supaya tertata, terdesain apa yang kita tuju sebagaimana yang diperintahkan presiden dan stakeholder olahraga,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari menegaskan, bahwa pihaknya sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari sosialisasi DBON, yang diperlukan untuk menyadarkan masyarakat bahwa meraih prestasi olahraga itu tak bisa instan, melainkan harus disiapkan instrumennya mulai dari bawah

“Dengan pondasi yang kuat, maka ke depan prestasi akan datang dengan sendirinya. Tugas wartawanlah untuk memberikan pemahaman tersebut kepada masyarakat, menyosialisasikan terus-menerus dalam bentuk pemberitaan di media masing-masing, sehingga masyarakat dan pencinta olahraga paham bahwa Indonesia sedang memulai membangun pondasi olahraganya,” kata Atal.

Atal menilai, DBON ini kado paling besar untuk olahraga Indonesia, sehingga meningkatkan optimis meraih prestasi besar ke depannya, bersamaan dengan kehadiran PWI yang siap bekerja sama dengan Kemenpora untuk terus menggaungkan DBON ini sampai ke daerah-daerah.

“Tentu pers menjadi garda terdepan untuk menyuarakan perubahan paradigma olahraga Indonesia melalui DBON ini,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *