IPDMIP Beri Penghargaan Buat Petani dan Pendamping di Poso

oleh -558 views
oleh

POSO – Proyek IPDMIP memberikan apresiasi untuk pelaku pertanian di Poso, Sulawesi Tengah. Apresiasi diberikan untuk 80 petani dan 5 pendamping yang terlibat dalam kegiatan Sekolah Lapang IPDMIP, tepatnya penghargaan berupa Sertifikat dan Sejumlah uang.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, yaitu di Desa Winowanga Kecamatan Lore Timur untuk wilayah Daerah Irigasi Halulai, Tamadue dan Wuasa, dan di Poso untuk wilayah Daerah Irigasi Pongge’e, Mayoa, Pendolo Atas, Taipa dan Toinasa.

Kegiatan penyerahan penghargaan ini dihadiri oleh Bupati Poso (Pjs) Arfan, bersama Forkompinda, Kadis Pertanian Kabupaten Poso Suratno, dan beberapa kepala OPD Kabupaten Poso.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, menyambut positif kegiatan ini.

“Dengan penghargaan ini, kita berharap motivasi petani semakin bertambah. Produktivitas pun bisa digenjot. Karena dampaknya akan dirasakan petani sendiri,” tuturnya.

Menurut Dedi, penghargaan untuk petani teladan diberikan berdasarkan hasil penilaian yang dilaksanakan oleh masing – masing pendamping desa dan penyuluh lapangan.

“Ada beberapa kriteria yang jadi penilaian. Seperti jumlah kehadiran, keaktifan dalam berdiskusi dan menerima materi, penguasaan materi atau kemampuan menyerap teknologi, keberhasilan dalam meningkatkan produksi tanaman padi, serta tata krama selama mengikuti kegiatan SL,” katanya.

Sedangkan Penghargaan terhadap Pendamping desa teladan diberikan berdasarkan hasil penilaian oleh penyuluh dan Kordinator BPP. Yang menjadi kriteria antara lain keaktifan mendampingi petani, dan kemampuan memberikan informasi teknologi yang dibutuhkan oleh petani.

Peserta Sekolah Lapang Kabupaten Poso tahun 2020 berjumlah 625 orang dan terbagi dalam 25 angkatan, 8 daerah irigasi dan jumlah peserta masing-masing 25 orang . Masing masing daerah irigasi dipilih 10 orang petani teladan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan tujuan penghargaan ini adalah untuk memberi semangat dan motivasi kepada para petani peserta SL untuk lebih meningkatkan produksi pertaniannya khususnya padi.

“Dan tentunya kita berharap petani dapat menerapkan semua ilmu dan teknologi yang sudah diterima selama mengikuti kegiatan Sekolah Lapang. Juga memberikan motivasi dan semangat kepada semua pendamping dan penyuluh untuk tetap memberikan ilmu dan pengetahuan untuk petani yang membutuhkan. Tentunya demi kemajuan dan peningkatan produksi pertanian di Poso,” kata Mentan SYL.(NS/EZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *