Blended Activity Kampanyekan Go Green Melalui Produk Ekonomi Kreatif Kesiman

oleh -107 views

DENPASAR – Blended activity ikut menaikan kampanye go green Daya Tarik Wisata (DTW) Kesiman. Melalui program Bimbingan Teknis (Bimtek) SDM Ekonomi Kreatif Fotografi dan gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman), beragam produk ekonomi kreatif dengan bahan dasar daur ulang sampah anorganik pun dibranding. Produk tersebut bahkan sudah menjadi referensi wisatawan dari 7 negara.

_Blended activity_ sudah meluncur di Kesiman, Minggu (6/9). Lokasinya berada di Tukad Bindu, Kesiman, Denpasar, Bali. Program ini diikuti sekitar 100 orang peserta dengan latar belakang pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak Covid-19. Kehadiran program ini semakin seksi karena menjadi etalase produk kreatif dengan bahan daur ulang atau limbah rumah tangga. Motor penggeraknya komunitas Satya Bali Kreatif.

“Kami berterima kasih karena mendapatkan banyak pengetahuan terkait konten dan marketing. Hal ini tentu akan membantu akselerasi pemasaran produk kami. Apalagi, produk-produk dari kami unik dan menarik karena memanfaatkan limbah anorganik. Produk kreatifnya sangat beragam dengan harga yang terjangkau,” ungkap Bendahara Satya Bali Kreatif Ketut Yudi Mahendra, Minggu (6/9).

Mengembangkan produk kreatif, komunitas Satya Bali Kreatif memanfaatkan limbah kertas dan plastik. Untuk sampah kertas yang utama adalah koran bekas, lalu plastik diambil dari pembungkus minuman mineral. Bahan baku tersebut diambil dari beberapa Bank Sampah di wilayah Kesiman. Bank Sampah dimanfaatkan karena sudah dilakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik.

“Upaya yang dilakukan komunitas Satya Bali Kreatif sangat luar biasa. Mereka ikut mengurangi beban dan tekanan lingkungan karena sampah. Sisi lain, mereka mendatangkan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat. Sebab, ada bisnis dan pemberdayaan masyarakat,” terang Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Riwud Mujirahayu.

Memanfaatkan limbah, kertas bekas tersebut diubah jadi beberapa produk kreatif. Sebut saja, produk Bokor, Tempat Dupa Upacara, Tempat Bunga, Tempat Seserahan, dan Tas Putri/Putra. Ada juga produk Dulang, Tempat Perhiasan, hingga Alas dan Tutup Mug Kopi. Untuk limbah plastik juga diolah menjadi beberapa produk menarik dan berkualitas.

Dengan kreativitas yang dimilikinya, tutup plastik minuman kemasan diubah menjadi beragam tas unik. Ada juga produk Ikat Pinggang untuk pertunjukan kesenian. Mereka juga mengubah botol minuman mineral menjadi dinding penyekat, selain Vas Bunga dan Tempat Menabung Tradisional. Riwud juga menambahkan, pemanfaatan limbah menjadi lingkungan semakin bersih dan menguntungkan.

“Ada banyak sekali keuntungan yang diperoleh dari aktivitas ini. Lingkungan di DTW Kesiman sudah pasti Bersih, Indah, Sehat, dan Aman. Kondisi ini tentu membuat nyaman wisatawan yang berkunjung ke sana. Jadi, pastikan produk ini menjadi cendera mata saat berkunjung ke Kesiman,” lanjut Riwud mewakili Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya.

Menawarkan kekhasan dan keunikan, produk Kesiman tersebut menjadi langganan para wisman yang berkunjung ke Bali. Market utamanya adalah wisatawan Australia. Ada juga para peminat dari Jerman, Inggris, Jepang, Tiongkok, dan Thailand. Untuk pasar lokal sudah menjangkau seluruh wilayah di tanah air. Kapasitas produksinya kompetitif karena menghasilkan 20 unit produk per pekannya.

“Dengan sedikit kreativitas, akan ada karya besar yang bisa dihasilkan. Selain positif bagi lingkungan sekitar juga menjanjikan secara ekonomi. Apa yang dilakukan masyarakat Kesiman sangat menginspirasi dan luar biasa. Dengan kesadaran alami yang tinggi, sudah pasti protokol kesehatan dijalankan ketat di sana. Kawasan ini pun menjadi zona hijau Covid-19,” tegas Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Muh. Ricky Fauziyani.

Apabila tertarik dengan produk kreatif berbahan daur ulang, silahkan datang ke Denpasar. Alamatnya ada di Jalan Ratna, Gang I, Nomor 7, Denpasar, Bali. Untuk komunikasi langsung bisa menghubungi nomor 085936137407. Informasi lainnya silahkan searching melalui _Google_ dengan kata kunci ‘Satya Bali Kreatif’.

“DTW Kesiman menjadi paket yang lengkap untuk berlibur. Sudah pasti kawasan ini sangat bersih dan nyaman. Wisatawan juga bisa mendapatkan beragam _experience_ karena alam dan budayanya sangatlah eksotis. Silahkan berkunjung ke Kesiman karena DTW ini siap dikunjungi saat _New Normal_,” tutup Kepala Bidang Pemasaran Wisata Dinas Pariwisata Denpasar Putu Riyasti.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *