Dorong Okupansi Hotel, Program Jogja Heboh Dirilis

oleh -957 views

SUARAJATIM.CO.ID, YOGYAKARTA – Menyiasati minimnya wisatawan saat low season, program Jogja Heboh 2019 dirilis. Tidak tanggung-tanggung, program ini berlangsung sebulan penuh. Diskon hingga 60% pun diberikan hotel member PHRI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Program ini disertai 17 sub event budaya, sport tourism, hingga kuliner.

Ada banyak latar belakang yang terlibat dalam Jogja Heboh. Seperti Gabungan dari PHRI, ASITA, dan Kadin DIY. Opening ceremonynya dilakukan Kamis (31/1), di Kepatihan, Komplek Pemda DIY.

Ketua PHRI DIY Istijab M Danunagoro mengatakan, Jogja Heboh 2019 akan menuai sukses besar.

“Program Jogja Heboh akan bergulir mulai 1 Februari 2019. Openingnya sehari sebelumnya. Ada banyak value yang ditawarkan di sini, seperti diskon hotel hingga 60%. Kami yakin program tahun 2019 ini bisa memberikan pengaruh besar bagi okupansi di DIY,” ungkap Istijab, kemarin.

Masuk dalam fase low season, okupansi hotel di DIY hanya 70% sejak awal Januari. Tingkat keterisian ini terjadi di hotel-hotel ring 1 Kota Yogyakarta. Pada lingkar 2, okupansi hotel hanya 60%. Kondisi tersebut semakin minor lantaran Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE) belum bergulir.

Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa mengungkapkan, efek positif akan terjadi.

“Kondisi Februari yang low season memang harus disikapi. Bergulirnya program Jogja Heboh ini akan memberikan impact positif. Wisatawan akan mengalir dan waktu tinggal lebih lama. Sebab, ada banyak value menarik yang ditawarkan kepada wisatawan,” ungkap Rizki.

Untuk mengunci kunjungan wisatawan, beragam fasilitas menarik disertakan. Ada parade diskon besar di merchant dan mall. ASITA merilis Paket Wisata Jogja, lalu PHRI menyediakan diskon voucher hotel. Jogja Heboh 2019 pun sudah menyiapkan ‘suplemen’ berupa 17 sub event. Eventnya diawali Pejazztrian yang rilis Minggu (3/2). Berikutnya, ada Malioboro Fashion Show pada Minggu (10/2).

“Jogja Heboh memberikan banyak diskon menarik. Kemasannya makin unik dengan beragam sub event yang ditampilkan. Wisatawan tetap dapat atraksi menarik, selain wisata belanja yang menjanjikan. Sub event yang ditampilkannya pun sangat lengkap,” terang Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung.

Jogja Heboh juga menyediakan 1000 Angkringan & Jumputan. Beragam rasa kuliner nikmat ini bisa dinikmati 9-10 Februari. Ada juga Komunitas Sosrowojayan yang digelar Sabtu (9/2) dan Sabtu (23/2). Untuk Sarkemfest digelar Kamis (14/2), lalu selang 3 hari berikutnya ada Pasar Bungah. Ada juga Pameran Perindustrian yang digelar 13-17 Februari 2019.

Bagi penikmat sport tourism, jangan lewatkan beberapa sub event ini. Ada Jogja Heboh Color Run dan Bhayangkara BMX Competition yang digelar Minggu (17/2). Digelar juga Jogja Heboh Fun Bike pada Minggu (24/2). Pada hari yang sama ikut dirilis juga Festival Kopi. Bagi penikmat bakpia silahkan datang ke Kenduri Bakpia pada Kamis (28/2) bersamaan dengan closing ceremony.

Closing ceremony akan digelar di Alun-Alun Utara. Agenda ini juga akan dimeriahkan oleh pemecahan rekor MURI bakpia terbesar. Ada juga program pengundian kupon hadiah dari setiap transaksi produk yang menjadi member Jogja Heboh. Warna Jogja Heboh pun semakin kuat dengan agenda besar Jogja Air Show, Trans TV Musik, HDCI, Imlek, hingga Color Run Kulonprogo.

“Jogja Heboh selalu memberikan banyak kejutan. Dengan konsep seperti ini, kami optimistis program ini akan diapresiasi publik. Wisatawan bukan hanya datang, tapi juga stay cukup lama di Yogyakarta. Event ini sangat bagus. Bisa digunakan sebagai rujukan daerah lain guna mensikapi low season,” kata Kepala Bidang Pemasaran Area I Jawa Kemenpar Wawan Gunawan.

Digelar secara masif, program Jogja Heboh diprediksi akan menaikan okupansi hotel 10% hingga 15%. Lebih lanjut, event ini memberikan peluang bisnis menjanjikan bagi masyarakat luas. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, ada keuntungan komersiil yang dinikmati masyarakat dari beragam aktivitas pariwisata.

“Apa yang dilakukan DIY luar biasa. Untuk mengatasi problem low season, semua stakeholder bersatu. Semua dilibatkan secara aktif hingga membentuk sebuah profil event besar. Wisatawan bisa menikmati beragam atraksi budaya dan kuliner, disamping wisata belanja menarik. Jogja Heboh ini pasti memberi diskon super besar di semua lini,” tegas Menpar.

Untuk mendukung transaksi, aplikasi khusus Jogja Akses bahkan sudah disiapkan Jogja Heboh. Aplikasi ini berlaku menyeluruh pada member Jogja Heboh. Baik itu, pasar modern, pasar tradisional, destinasi wisata, dan akomodasi. Namun, Jogja Heboh hanya memberlakukan transaksi non tunai melalui Jogja Akses. Aplikasi Jogja Akses bisa didownload melalui Google Store dan App Store sejak Selasa (22/1).

“Silahkan berkunjung ke DIY. Nikmati beragam keramahan yang ditawarkan. Alam dan budayanya luar biasa. Ada banyak destinasi yang bisa dieksplore. Lebih menarik lagi, harga yang ditawarkannya sangat kompetitif. Ada banyak diskon di sana-sini,” tutup Menpar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *