Misi Penjualan Pasar Nusantara Turut Angkat Potensi Ekraf Malang

oleh -198 views

MALANG – Kegiatan Misi Penjualan Pasar Nusantara yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), turut mengangkat potensi ekonomi kreatif di Kota Malang.

Misi Penjualan Pasar Nusantara Kemenparekraf digelar di Malang Town Square, 7-8 November 2020, Malang, Jawa Timur.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah produk ekonomi kreatif juga cinderamata asal Malang, seperti topeng, Malang Strudel, cokelat olahan dari tempe dan bawang putih, camilan bawang hitam, termasuk Kopi Lada Hitam khas Belitung.

Koordinator Pemasaran 1 Regional 1 Kemenparekraf, Taufik Nurhidayat, mengatakan Misi Penjualan Pasar Nusantara menjadi salah satu strategi untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Sektor parekraf menjadi salah satu yang sangat terpukul dengan pandemi Covid-19. Dengan kegiatan ini pelan-pelan kita pulihkan lagi. Tidak hanya pariwisata, tetapi juga ekonomi kreatifnya. Kita jadikan pemulihan ini seiring sejalan,” tutur Taufik.

Menurutnya, ekonomi kreatif bisa membantu mempercepat pemulihan perekonomian pelaku parekraf.

“Saat ini sudah mulai terjadi pergerakan wisatawan. Dengan kata lain sektor ekonomi kreatif berpotensi untuk pulih kembali. Karena, saat wisatawan melakukan kunjungan salah satu yang akan mereka cari adalah souvenir, oleh-oleh, cinderamata. Apalagi jika oleh-oleh yang bawa adalah ciri khas suatu daerah, itu yang memberi dan menerima akan sama-sama bangga,” katanya.

Taufik menambahkan, melalui kegiatan ini Kemenparekraf juga mencoba membantu memperluas pasar untuk pelaku ekonomi kreatif di Malang.

“Saat Dinner Gathering, kita hadirkan Mister Aladdin. Sebagai platform, kita harapkan Mister Aladdin bisa melibatkan pelaku ekonomi kreatif. Dan ternyata mereka siap dan akan memberikan space untuk UMKM yang bisa dimanfaatkan. Ini salah satu bentuk kepedulian kita untuk membangkitkan sektor parekraf,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *