You've exceeded the Rate Limit. Please visit https://www.coingecko.com/en/api/pricing to subscribe to our API plans for higher rate limits.

Wednesday, September 30, 2026
Home NewsKebijakan MBG Prabowo Jadi Sorotan, Program Besar yang Menyentuh Meja Makan Anak

Kebijakan MBG Prabowo Jadi Sorotan, Program Besar yang Menyentuh Meja Makan Anak

by Suara Jatim
0 comments

Kebijakan Makan Bergizi Gratis atau MBG menjadi salah satu program paling disorot dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini tidak hanya hadir sebagai janji politik, tetapi mulai berjalan sebagai agenda nasional yang menyentuh sekolah, keluarga, dapur layanan, petani, peternak, nelayan, hingga pemerintah daerah. Dalam rancangan besarnya, MBG diarahkan untuk menjangkau puluhan juta penerima manfaat, mulai dari peserta didik, balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga santri dan pelajar di sekolah keagamaan.

Program Andalan Prabowo Yang Masuk Ruang Kelas

Kebijakan MBG sejak awal diposisikan sebagai program prioritas pemerintahan Prabowo. Tujuannya terlihat sederhana di permukaan, yaitu menyediakan makanan bergizi bagi anak dan kelompok rentan. Namun di balik satu porsi makanan, ada rangkaian kerja besar yang melibatkan data penerima, dapur layanan, standar menu, pengawasan bahan pangan, distribusi harian, sampai kesiapan sekolah sebagai titik penerimaan.

Di sekolah, program ini menjadi perhatian karena langsung bersentuhan dengan keseharian murid. Banyak anak berangkat belajar dengan bekal seadanya, sebagian bahkan tidak sempat sarapan. MBG ingin menjawab persoalan itu melalui asupan yang lebih terukur, terutama bagi anak yang berada dalam masa pertumbuhan.

Pemerintah tidak hanya melihat makan siang sebagai urusan perut kenyang. Program ini juga dikaitkan dengan ketahanan belajar, kehadiran siswa, dan pemerataan akses gizi. Bila dijalankan dengan baik, anak dari keluarga kurang mampu tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kondisi ekonomi rumah untuk mendapatkan makanan bergizi pada jam sekolah.

Target Penerima Bikin Program Ini Sangat Besar

Skala MBG membuat program ini berbeda dari banyak bantuan sosial lain. Badan Gizi Nasional menyebut penerima manfaat mencakup peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita, termasuk sasaran di wilayah terpencil dan tertinggal.

Jumlah penerima yang sangat besar menunjukkan bahwa program ini tidak kecil. Angka tersebut berarti hampir seluruh rantai pelaksanaan harus bergerak setiap hari. Ada dapur yang harus memasak, bahan pangan yang harus tersedia, kendaraan yang mengantar, sekolah yang menerima, dan petugas yang mengawasi.

Besarnya target itu juga membuat ruang kesalahan semakin sempit. Jika satu dapur melayani ribuan porsi, maka keterlambatan sedikit saja dapat mengganggu jam makan anak. Jika bahan pangan tidak memenuhi standar, risikonya bukan hanya pemborosan anggaran, tetapi juga keselamatan penerima.

Anggaran Jumbo Membuat Publik Minta Pengawasan Ketat

Pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk MBG. Dengan skala nasional dan jumlah penerima yang luas, program ini membutuhkan biaya besar untuk bahan pangan, dapur layanan, distribusi, pengawasan, tenaga kerja, serta sistem pendukung di lapangan.

Anggaran besar tidak otomatis menjadi masalah jika digunakan tepat sasaran. Justru program berskala nasional memang membutuhkan biaya besar. Namun, semakin besar uang negara yang bergerak, semakin besar pula kebutuhan pengawasan.

Pemerintah perlu memastikan setiap rupiah sampai pada piring penerima manfaat. Pengadaan bahan pangan harus terbuka, kualitas bahan harus layak, dan kerja sama dengan penyedia harus diawasi. MBG tidak boleh menjadi ruang bagi permainan harga, pengurangan porsi, atau pemilihan mitra yang tidak memenuhi standar.

Program makan gratis untuk anak tidak boleh berhenti sebagai angka di pidato dan tabel anggaran. Ukuran keberhasilannya ada pada piring yang sampai tepat waktu, makanan yang aman, anak yang menyantapnya dengan layak, dan orang tua yang merasa negara benar benar hadir.

SPPG Jadi Tulang Punggung Pelaksanaan

Salah satu istilah penting dalam pelaksanaan MBG adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Unit ini menjadi pusat layanan yang menyiapkan makanan untuk penerima manfaat. Dalam rancangan pelaksanaannya, SPPG menjadi titik kerja yang menghubungkan dapur, sekolah, penerima manfaat, dan pengawasan lapangan.

SPPG bukan sekadar dapur biasa. Unit ini harus mampu bekerja dengan standar gizi, kebersihan, jadwal distribusi, serta pencatatan yang rapi. Setiap dapur harus memahami jumlah penerima, kebutuhan menu, variasi bahan pangan, dan keamanan makanan sebelum dibagikan.

Keberhasilan SPPG akan sangat menentukan wajah MBG di mata masyarakat. Bila dapur bekerja baik, program terlihat tertib. Bila dapur bermasalah, seluruh program mudah disorot negatif. Karena itu, pelatihan tenaga dapur, standar peralatan, dan audit lapangan harus berjalan rutin.

Menu Harus Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

Kritik yang sering muncul terhadap program makan massal adalah soal kualitas menu. Makanan untuk anak tidak cukup hanya nasi dan lauk seadanya. Ia harus disusun dengan komposisi gizi yang mempertimbangkan protein, karbohidrat, sayur, buah, serta kebutuhan usia penerima.

MBG perlu memastikan menu tidak monoton. Anak yang menerima makanan setiap hari membutuhkan variasi agar tidak bosan. Bahan pangan lokal dapat digunakan agar menu lebih dekat dengan kebiasaan makan daerah. Di wilayah pesisir, ikan bisa menjadi sumber protein penting. Di daerah pertanian, sayur dan hasil kebun bisa masuk ke rantai pasok.

Namun variasi menu tidak boleh mengabaikan standar. Setiap daerah boleh punya bahan khas, tetapi nilai gizi, kebersihan, dan cara pengolahan tetap harus menjadi pegangan. Makanan yang enak tetapi tidak seimbang tidak cukup. Makanan yang seimbang tetapi tidak diterima anak juga bisa berakhir mubazir.

MBG Menyentuh Petani, Peternak, Nelayan, Dan UMKM

Kebijakan MBG tidak hanya bicara soal anak sekolah. Program ini juga membuka ruang ekonomi bagi petani, peternak, nelayan, pelaku usaha pangan, pengusaha katering, dan UMKM lokal. Bila pengadaan bahan pangan dilakukan dengan pola yang sehat, MBG dapat menjadi pasar besar bagi produk lokal.

Telur, ayam, ikan, sayur, buah, beras, dan bahan pangan lain akan dibutuhkan dalam jumlah besar. Permintaan rutin dapat membantu pelaku pangan lokal mendapat kepastian pasar. Namun peluang itu harus dijaga agar tidak hanya dikuasai pemasok besar.

Pemerintah daerah perlu dilibatkan untuk memetakan produsen lokal yang layak masuk rantai pasok. Koperasi, kelompok tani, kelompok nelayan, dan UMKM pangan perlu diberi kesempatan. Dengan begitu, uang program tidak hanya berputar di pusat, tetapi juga turun ke daerah.

Risiko Lapangan Tidak Bisa Diremehkan

Program sebesar MBG pasti menghadapi persoalan teknis. Masalah dapat muncul dari data penerima, kesiapan dapur, distribusi makanan, kebersihan alat, hingga perubahan harga bahan pangan. Di beberapa tempat, jarak sekolah dan dapur layanan bisa menjadi tantangan tersendiri.

Pemerintah juga perlu memastikan evaluasi berjalan cepat ketika ada dapur layanan yang tidak memenuhi standar. Jika ada persoalan pada kualitas makanan, kebersihan, atau ketepatan distribusi, tindakan koreksi harus langsung dilakukan agar penerima manfaat tetap terlindungi.

Penghentian sementara dapur bermasalah seharusnya tidak dibaca hanya sebagai kabar buruk. Dalam program sebesar ini, mekanisme koreksi justru penting. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana pemerintah memastikan perbaikan dilakukan cepat, transparan, dan tidak mengganggu hak penerima manfaat.

Sekolah Menjadi Titik Paling Dekat Dengan Penerima

Sekolah memegang peran penting dalam pelaksanaan MBG. Guru dan tenaga sekolah menjadi pihak yang melihat langsung apakah makanan datang tepat waktu, apakah anak menyukai menu, dan apakah ada keluhan setelah makanan dibagikan.

Namun sekolah tidak boleh dibebani terlalu berat. Tugas utama guru adalah mengajar. Jika pembagian makanan membuat guru harus mengurus logistik secara penuh, kegiatan belajar bisa terganggu. Maka pembagian peran harus jelas antara SPPG, sekolah, pemerintah daerah, dan petugas lapangan.

Sekolah juga perlu memiliki saluran laporan cepat. Bila ada makanan basi, porsi tidak sesuai, menu tidak layak, atau keterlambatan berulang, pihak sekolah harus bisa melapor tanpa takut disalahkan. Program besar membutuhkan keberanian mendengar keluhan kecil dari lapangan.

Orang Tua Perlu Dilibatkan, Bukan Hanya Jadi Penonton

MBG akan lebih kuat jika orang tua ikut memahami tujuan program. Keluarga perlu tahu menu yang diterima anak, jadwal pembagian, serta cara melapor bila ada masalah. Keterlibatan orang tua membantu pengawasan sosial berjalan lebih dekat.

Tidak semua anak memiliki kebutuhan makan yang sama. Ada anak yang memiliki alergi, pantangan kesehatan, atau kondisi tertentu. Data seperti ini sebaiknya diketahui sekolah dan pengelola program agar tidak menimbulkan masalah.

Program ini juga perlu memberi ruang bagi sekolah atau orang tua yang memiliki pertimbangan khusus. Ada keluarga yang mungkin sudah memiliki pengaturan makan sendiri, ada pula anak yang memiliki kebutuhan medis tertentu. Sikap terbuka seperti ini penting agar MBG tidak terasa sebagai kebijakan yang memaksa, tetapi sebagai layanan negara yang membantu.

Tantangan Kebersihan Dan Keamanan Pangan

Keamanan pangan menjadi ujian terbesar MBG. Makanan yang diproduksi massal harus melewati standar ketat. Bahan harus segar, air harus bersih, alat masak harus higienis, petugas harus sehat, dan makanan harus sampai dalam kondisi layak.

Program ini tidak boleh menganggap remeh proses penyimpanan dan pengantaran. Makanan yang sudah matang memiliki batas waktu aman. Jika terlalu lama berada dalam wadah tertutup atau terkena suhu tidak tepat, kualitasnya bisa menurun.

Pemerintah harus memastikan sertifikasi, pelatihan, dan inspeksi tidak hanya dilakukan di awal. Pengawasan harus terus berjalan karena kualitas dapur bisa berubah dari waktu ke waktu. Satu kali inspeksi tidak cukup untuk menjamin makanan aman setiap hari.

Kritik Publik Harus Dijawab Dengan Data

MBG adalah program besar yang wajar mendapat kritik. Ada yang mempertanyakan besarnya anggaran, kesiapan dapur, ketepatan sasaran, hingga efektivitasnya terhadap kualitas belajar anak. Kritik semacam ini tidak perlu dianggap sebagai serangan, selama disampaikan berdasarkan fakta.

Pemerintah perlu menjawab kritik dengan data yang mudah dipahami. Berapa penerima aktif, berapa dapur beroperasi, berapa dapur bermasalah, berapa laporan keluhan, dan bagaimana tindak lanjutnya. Data seperti itu akan membuat publik lebih mudah menilai.

Tanpa data terbuka, program besar rentan dicurigai. Masyarakat akan lebih percaya jika pemerintah tidak hanya menampilkan jumlah penerima, tetapi juga memperlihatkan cara memperbaiki kelemahan lapangan.

Peran Pemerintah Daerah Sangat Menentukan

MBG tidak mungkin hanya diurus dari Jakarta. Pemerintah daerah memahami kondisi wilayah, kebiasaan makan, pelaku pangan lokal, akses jalan, dan lokasi sekolah. Karena itu, koordinasi pusat dan daerah menjadi kunci.

Daerah kepulauan, pegunungan, perkotaan padat, dan pedesaan tentu memiliki kebutuhan berbeda. Model distribusi makanan di kota besar tidak selalu cocok diterapkan di daerah terpencil. Pemerintah perlu memberi ruang penyesuaian tanpa melepas standar utama.

Kepala daerah juga harus memastikan program ini tidak menjadi alat pencitraan lokal. MBG adalah layanan bagi penerima manfaat, bukan panggung seremoni. Yang paling penting bukan banyaknya spanduk, melainkan kualitas makanan dan ketepatan pelayanan.

MBG Dalam Sorotan Politik Nasional

Karena melekat kuat dengan janji pemerintahan Prabowo, MBG tidak bisa dilepaskan dari sorotan politik. Pendukung pemerintah melihat program ini sebagai langkah nyata untuk memperbaiki kualitas gizi. Lawan politik dan pengamat kebijakan menyoroti risiko anggaran, tata kelola, serta kemampuan negara menjalankannya secara konsisten.

Sorotan politik sebenarnya dapat menjadi energi pengawasan. Namun perdebatan harus diarahkan pada kualitas program, bukan sekadar saling serang. Publik membutuhkan informasi tentang apakah anak benar menerima makanan layak, apakah dapur memenuhi standar, dan apakah anggaran digunakan tepat.

Program sebesar ini akan selalu menjadi bahan perdebatan. Yang menentukan bukan ramai atau tidaknya perdebatan, tetapi seberapa cepat pemerintah memperbaiki temuan di lapangan.

Ukuran Berhasil Tidak Cukup Dari Jumlah Porsi

Keberhasilan MBG tidak cukup dihitung dari berapa juta porsi dibagikan. Jumlah porsi memang penting, tetapi mutu jauh lebih penting. Program ini harus diukur dari ketepatan sasaran, kualitas menu, keamanan pangan, kedisiplinan distribusi, dan kepuasan penerima.

Selain itu, pemerintah perlu melihat apakah program benar membantu anak lebih siap belajar. Jika makanan datang terlambat, tidak disukai, atau tidak habis dimakan, angka porsi tidak banyak berarti. Jika menu bergizi dan diterima anak, manfaatnya jauh lebih terasa.

Evaluasi juga harus dilakukan secara berkala. Tidak semua daerah akan berhasil dengan pola yang sama. Ada wilayah yang membutuhkan perbaikan menu, ada yang perlu perbaikan distribusi, dan ada yang membutuhkan tambahan dapur layanan.

Kebijakan Besar Yang Sedang Diuji Di Lapangan

Kebijakan MBG Prabowo saat ini berada pada tahap paling menentukan, yaitu pembuktian di lapangan. Ide besar sudah disampaikan, anggaran sudah disiapkan, target sudah dipasang, dan lembaga pelaksana sudah bergerak. Kini publik menunggu apakah program ini mampu berjalan dengan tertib setiap hari.

Program makan bergizi gratis membawa harapan besar, terutama bagi keluarga yang selama ini kesulitan memenuhi asupan anak secara konsisten. Namun harapan itu harus dijaga dengan kerja teknis yang rapi. Tidak boleh ada ruang untuk makanan tidak layak, pengadaan asal jalan, atau laporan yang hanya bagus di atas kertas.

MBG akan terus menjadi perhatian karena ia menyentuh hal paling dekat dengan masyarakat, yaitu makanan anak. Setiap porsi yang diterima murid adalah wajah kebijakan pemerintah di tingkat paling nyata. Bila porsi itu sehat, aman, dan tepat waktu, masyarakat akan melihat negara bekerja. Bila porsi itu bermasalah, kritik akan datang lebih keras karena yang dipertaruhkan adalah anak anak Indonesia.

You may also like

Leave a Comment

nagabet76slot gacorslot online1213141516Slot Online Menghadirkan Pengalaman Digital Yang Didukung Pemrosesan Data Secara Real TimeMahjongways Menganalisis Pola Visual Dan Dinamika Simbol Berdasarkan Pemrosesan Data DigitalMahjongways Mengembangkan Dinamika Permainan Melalui Pengelolaan Data Dan Elemen Visual TerintegrasiAnalisis Komputasi Modern Membantu Memetakan Dinamika Sistem Digital Berdasarkan Data ObservasiMember Baru Mendorong Dinamika Komunitas Digital Menuju Pengalaman Yang Lebih Aktif Dan Menarikslot onlinemahjongwayasarsitektur layananpemrosesan data adaptifmember baruSlot Online Terbaru Menghadirkan AnalisisScatter Hitam Dianalisis Melalui PemetaanPola Scatter Hitam Membentuk Distribusi Visual Yang Dapat Dikaji Menggunakan Komputasi AdaptifArsitektur Teknologi TerdistribusiTeknologi Visualisasi DataMahjongways Mengembangkan Interaksi Visual Melalui Integrasi Simbol Digital Yang DinamisAnalisis Mahjongways Memetakan Dinamika Visual Dan Respons Antarmuka Berbasis DataScatter Hitam Dianalisis Melalui Pemetaan Struktur Simbol Digital Berbasis Komputasi AdaptifAlgoritma Scatter Hitam Membantu Mengidentifikasi Dinamika Pola Melalui Analisis Data ObservasiPg Soft Mengembangkan Sistem Rendering Adaptif Untuk Mendukung Visualisasi Digital ModernTeknologi Pg Soft Mengoptimalkan Pemrosesan Grafis Melalui Arsitektur Rendering TerintegrasiTeknologi Pemodelan Data Membantu Menganalisis Dinamika Informasi Pada Ekosistem Digital ModernArsitektur Komputasi Terdistribusi Meningkatkan Keandalan Pengelolaan Data Pada Platform DigitalTeknologi Kecerdasan Komputasional Mendorong Pengembangan Sistem Digital Yang Lebih AdaptifPemrosesan Data Modern Membantu Memetakan Pola Informasi Melalui Pendekatan Komputasi TerukurTeknologi Integrasi Data Mempermudah Sinkronisasi Informasi Dalam Lingkungan Digital TerpaduVisualisasi Komputasi Modern Membantu Menginterpretasikan Perubahan Pola Pada Sistem Digital KompleksTeknologi Otomasi Data Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Informasi Pada Infrastruktur DigitalModel Komputasi Adaptif Mendukung Pengembangan Teknologi Digital Melalui Analisis Data BerkelanjutanPengembangan Pg Soft Mengintegrasikan Teknologi Rendering Dengan Interaksi Visual Yang ResponsifPg Soft Menerapkan Komputasi Visual Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengolahan Elemen DigitalEksplorasi Scatter Hitam Memetakan Distribusi Simbol Melalui Model Analitik Digital TerintegrasiPola Scatter Hitam Dikaji Menggunakan Pendekatan Visualisasi Data Dan Pemodelan StatistikMahjongways Menghadirkan Pendekatan Visual Interaktif Melalui Pemrosesan Simbol Yang AdaptifEksplorasi Mahjongways Mengungkap Perubahan Pola Visual Dalam Lingkungan Digital Terintegrasimahjong ways dalam bingkai desain visual dan budaya digitaljejak klasik menemukan bentuk baru melalui mahjong waysmahjong ways dan perjalanan simbol menuju layar interaktif moderncerita visual mengikuti perkembangan mahjong ways di era teknologimahjong ways dilihat dari sisi kreativitas dan identitas platformperubahan tampilan membawa mahjong ways ke perspektif yang berbedamahjong ways dalam percakapan seputar tradisi dan budaya digitaldari konsep lama ke format baru menelusuri mahjong wayssimbol dan tema mengiringi perjalanan mahjong ways di ruang digitalmahjong ways menjadi bagian dari perubahan desain hiburan moderngame online dan perubahan kebiasaan di tengah budaya internetkomunitas digital menjadi bagian dari perjalanan game onlinegame online dalam potret interaksi sosial di era platform modernjejak mobile membawa game online ke pengalaman yang semakin beragamketika game online bertemu dengan kreativitas dan komunitas digitalgame online dan pergeseran cara menikmati hiburan interaktifdari komunitas ke platform menyusuri perkembangan game onlinedesain visual membentuk identitas baru dalam dunia game onlinegame online di tengah perubahan teknologi dan budaya populerperjalanan game online mengikuti arah baru ekosistem digitaltekanan emosional muncul di tengah kebiasaan judi online yang berulangstres dan judi online menjadi bahasan dalam perubahan kondisi keuanganketika pengeluaran judi online mulai membawa tekanan dalam kehidupanbeban pikiran dapat bertambah seiring kebiasaan judi online berlangsungmasalah keuangan dan stres muncul dalam pembahasan seputar judi onlinejudi online dan tekanan emosional menjadi sorotan di ruang digitaldampak stres mulai dibahas seiring perubahan kebiasaan judi onlinetekanan hidup dan kebiasaan judi online dalam sorotan mediastres finansial menjadi bagian dari pembahasan dampak judi onlinememahami kaitan tekanan emosional dengan kebiasaan judi onlinegame digital mulai masuk dalam sorotan budaya hiburan modernperkembangan game digital menjadi bahasan di tengah perubahan teknologimedia mengulas perjalanan game digital dari konsol menuju platform modernfenomena game digital muncul dalam perbincangan industri hiburangame digital dan perubahan kebiasaan menjadi catatan di era internetsorotan terkini membahas arah baru perkembangan game digitalteknologi interaktif membawa game digital ke percakapan media yang lebih luasgame digital menjadi bagian dari pergeseran budaya hiburan masa kinicatatan media menyoroti perubahan wajah game digital dari waktu ke waktuplatform baru membuka babak berbeda dalam perjalanan game digitaljudi online kembali menjadi sorotan dalam pemberitaan digital terkinimedia menyoroti perkembangan platform judi online di ruang internetfenomena judi online masuk dalam pembahasan seputar budaya digitalberita terkini mengulas perubahan ekosistem judi online masa kinijudi online dan perkembangan teknologi menjadi bahan perbincangan mediasorotan baru membahas pergeseran perilaku di seputar judi onlineruang digital kembali mengangkat pembahasan tentang judi onlineperkembangan internet membawa judi online ke sorotan media terkinicatatan media mengulas fenomena judi online dari sisi digitalperubahan platform menjadi bahasan baru dalam pemberitaan judi onlineandi pratama dan cerita keberuntungan 8 juta di mahjong waysrizky membahas pengalaman 17 juta dalam permainan mahjong wayskisah dimas berawal dari game online hingga hasil 25 jutafajar menjadi perbincangan usai mendapat hasil 12 jutacerita bayu muncul di tengah tren mahjong ways masa kinirio mengulas pengalaman bermain dengan hasil sekitar 19 jutayoga dan perjalanan singkat menuju hasil permainan 7 jutaarif membagikan catatan pribadi soal hasil 14 jutabima dan pengalaman 28 juta yang ramai dibicarakandoni mengungkap cerita di balik hasil 22 juta mahjong wayscerita reza dengan hasil 9 juta dari mahjong ways16 juta jadi bagian pengalaman rangga di game onlinemaulana membahas perolehan 23 juta dari mahjong winsgame digital membawa cerita baru bagi ilham dengan hasil 11 jutahasil 28 juta diceritakan bagus saat memainkan mahjong ways 2yusuf mengulas pengalaman bermain dengan perolehan 14 jutamahjong online dan cerita farhan tentang hasil 8 jutadava mengungkap pengalaman 19 juta saat memainkan game mahjonggame online menjadi bagian cerita akmal dengan hasil 26 jutafauzan dan perolehan 21 juta dalam permainan mahjong winscerita rendi dengan hasil 7 juta dari mahjong ways18 juta jadi pengalaman baru bagi rafli di game onlinemahjong wins menghadirkan cerita hasil 27 juta bagi hendrapengalaman dion dan perolehan 13 juta dalam game digitalhasil 22 juta diceritakan arya setelah memainkan mahjong ways 2fikri mengulas permainan online dengan hasil sekitar 16 jutamahjong online dan kisah ilham soal perolehan 10 jutasatria mengungkap pengalaman 24 juta dalam game mahjonggame online menjadi catatan baru bagi wahyu dengan hasil 15 jutaperolehan 30 juta dikaitkan dengan cerita rehan di mahjong wins