You've exceeded the Rate Limit. Please visit https://www.coingecko.com/en/api/pricing to subscribe to our API plans for higher rate limits.

Wednesday, September 30, 2026
Home NewsBertemu Gus Najih Maimoen Ketua DPD RI Diberi Kaligrafi di Makkah

Bertemu Gus Najih Maimoen Ketua DPD RI Diberi Kaligrafi di Makkah

by Suara Jatim
0 comments

Pertemuan di Tanah Suci selalu punya cerita sendiri. Bukan hanya soal lantunan doa dan padatnya jamaah, tapi juga momen kecil yang menyimpan makna besar. Salah satunya adalah ketika KH Muhammad Najih Maimoen atau yang akrab disapa Gus Najih bertemu Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Makkah, lalu menyerahkan hadiah spesial berupa kaligrafi berisi penggalan ayat 11 Surat Ad Dhuha.

Momen ini bukan sekadar serah terima bingkai kaligrafi. Di baliknya ada doa, pesan keumatan, dan harapan agar pemimpin negara selalu diingatkan untuk bersyukur dan dekat dengan rakyat.

Pertemuan di Makkah Saat Haji 1443 Hijriah

Pertemuan tersebut terjadi di Makkah pada Rabu siang, 13 Juli 2022 waktu setempat, di sela rangkaian ibadah Haji 1443 Hijriah. Keduanya sama sama tengah menjalani ibadah di Tanah Suci, sehingga suasananya memang kental dengan nuansa spiritual.

Bukan pertemuan formal seperti di gedung parlemen atau kantor lembaga negara, tapi suasana santai di kota suci yang menjadi titik temu jutaan Muslim dari seluruh dunia. Justru karena itulah kesan pertemuan ini terasa lebih hangat dan personal.

Suasana Siang di Sekitar Tanah Suci

Siang hari di Makkah biasanya terasa terik, tetapi bagi para jamaah, suasana seperti itu menjadi bagian dari kenangan ibadah. Di tengah suasana padat, pertemuan Gus Najih dan LaNyalla berlangsung dengan nuansa penuh penghormatan. LaNyalla yang datang sebagai pejabat negara bertemu dengan sosok kiai yang dikenal luas di kalangan santri, terutama dari lingkungan Nahdlatul Ulama.

Keduanya menyapa satu sama lain dengan hangat. Tidak ada jarak kaku antara pejabat tinggi negara dengan ulama. Justru aura yang tampak adalah pertemanan dan penghormatan timbal balik. Satu pihak membawa amanah politik, pihak lain membawa otoritas keilmuan agama dan doa.

Di momen seperti ini, batas antara urusan dunia dan akhirat seakan menyatu. Pembahasan tentang bangsa, negara, dan masa depan Indonesia bercampur dengan zikir, doa, dan nasihat keagamaan.

Obrolan Hangat Gus Najih dan LaNyalla

Dalam pertemuan itu, Gus Najih tidak hanya menyerahkan bingkai kaligrafi lalu selesai. Ia juga menyampaikan doa khusus agar segala hajat LaNyalla yang diikhtiarkan untuk kebaikan bangsa dipermudah dan dikabulkan.

LaNyalla menyampaikan rasa terima kasih dan mengaku bersyukur bisa bertemu langsung dengan putra kedua almarhum KH Maimoen Zubair di Tanah Suci. Ia menyadari bahwa doa ulama, terlebih lagi di Makkah, punya posisi istimewa di hati umat. Ia menyebut doa orang alim di tanah suci sebagai doa yang diharapkan mustajab.

Obrolan mereka tidak hanya berhenti di tanya kabar. Ada nasihat, ada candaan ringan, dan ada juga cerita singkat tentang kondisi bangsa. Cara Gus Najih menyampaikan pesan pun tetap tenang, pelan, dan tidak menggurui, persis seperti gaya kiai pesantren yang sudah terbiasa menghadapi banyak tipe santri.


Kaligrafi Ayat 11 Surat Ad Dhuha yang Penuh Pesan

Hadiah yang diberikan Gus Najih kepada Ketua DPD RI bukan sembarang bingkai. Di dalamnya tertera kaligrafi penggalan Ayat 11 Surat Ad Dhuha. Ayat ini kurang lebih berisi perintah agar manusia selalu menyebut, mengingat, dan mensyukuri nikmat nikmat Allah.

Kaligrafi itu terlihat sederhana, tetapi isi ayat di dalamnya menyimpan pesan dalam. Kalimat yang tertulis seakan menjadi pengingat terus menerus bagi siapa pun yang melihatnya, terutama bagi seorang pejabat publik yang memegang kebijakan strategis negara.

Kenapa Ayat Ini yang Dipilih

Menurut penjelasan yang disampaikan, Gus Najih sengaja memilih ayat tersebut karena mengetahui bahwa LaNyalla dikenal istiqomah mengerjakan sholat dhuha.

Sholat dhuha sering disebut sebagai salah satu bentuk syukur dan permohonan kelapangan rezeki. Maka, pemberian kaligrafi yang berisi ayat dari Surat Ad Dhuha terasa sangat pas, seolah menjadi kelanjutan dari amalan yang sudah ditekuni.

Ayat 11 Surat Ad Dhuha bisa dimaknai sebagai perintah agar seseorang tidak melupakan nikmat nikmat yang sudah ia terima. Bukan untuk dipamerkan, tetapi untuk disyukuri dan dijadikan energi agar semakin bermanfaat bagi orang lain. Pesan seperti ini menjadi sangat relevan untuk seorang pejabat negara yang tiap hari berhadapan dengan amanah besar dan ujian kekuasaan.

Tafsir Singkat Ayat 11 Ad Dhuha dalam Obrolan

Dalam sejumlah literatur tafsir, ayat tersebut dijelaskan sebagai perintah kepada Nabi Muhammad agar memperbanyak pemberian kepada fakir miskin dan menyebut serta mengingat nikmat Allah.

Ketika ayat ini diangkat dalam bentuk kaligrafi dan diberikan kepada Ketua DPD RI, seakan ada pesan tambahan yang tidak diucapkan secara eksplisit. Pesan itu kira kira berbunyi, jangan lupa bahwa kekuasaan, jabatan, dan kedudukan adalah nikmat yang harus disyukuri dengan cara melayani rakyat, terutama yang lemah dan tidak bersuara.

Kaligrafi itu akhirnya bukan sekadar dekorasi, tetapi pengingat sunyi yang setiap hari bisa dilihat di ruangan kerja, dan mengajak pemiliknya berkaca, sudah seberapa jauh nikmat itu dipakai untuk kebaikan bersama.

Doa dan Harapan untuk Negeri dari Tanah Suci

Momen pertemuan itu juga diwarnai dengan doa khusus dari Gus Najih agar segala ikhtiar Ketua DPD RI dalam memperbaiki bangsa berjalan lancar dan mendapat ridha Allah.

Doa seperti ini terdengar sederhana, tetapi kalau diucapkan di Makkah, saat musim haji, dan oleh seorang ulama yang punya rekam jejak keilmuan, rasanya benar benar punya bobot tersendiri.

Gus Najih Titip Pesan tentang Syukur dan Kepedulian

Dalam penjelasan yang dikutip, Gus Najih menyinggung soal tafsir ayat yang ia tuliskan dalam kaligrafi. Tafsirnya mendorong manusia untuk memperbanyak pemberian dan mensyukuri nikmat Allah, bukan dengan ucapan saja, tetapi juga dengan tindakan nyata.

Syukur dalam konteks pemimpin negara bukan hanya mengucap alhamdulillah di depan kamera, melainkan memastikan kebijakan yang diambil benar benar berpihak pada rakyat. Terutama mereka yang selama ini belum tersentuh program pembangunan.

Pesan seperti ini kalau keluar dari lisan ulama, terdengar halus tetapi cukup menohok. Tidak ada kalimat menggurui, tetapi arah nasihatnya jelas.

Tanggapan LaNyalla Soal Amanah Memperbaiki Bangsa

LaNyalla menanggapi doa dan hadiah itu dengan rasa syukur. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan meyakini bahwa doa seorang alim di Tanah Suci punya posisi istimewa.

Sebagai Ketua DPD RI, LaNyalla memang beberapa kali tampil dengan narasi perlunya memperbaiki sistem dan arah kebangsaan. Di berbagai kesempatan, ia vokal menyoroti isu keadilan sosial, penguatan daerah, dan peran konstitusi. Dalam konteks ini, doa dari seorang kiai seperti tambahan energi moral yang mengingatkan bahwa perjuangan politik sebaiknya tetap disandarkan pada nilai nilai keimanan.

Pertemuan di Makkah menjadi semacam titik temu antara idealisme politik dan etika keagamaan. Seolah ada pesan tidak tertulis, bahwa politik yang diberkahi adalah politik yang tidak jauh dari doa para ulama.

Kedekatan LaNyalla dengan Ulama dan Kiai

LaNyalla selama ini dikenal cukup dekat dengan kalangan ulama dan kiai, terutama di Jawa Timur dan lingkungan pesantren. Di banyak kegiatan, ia kerap hadir di acara keagamaan, pengajian, maupun pertemuan dengan para pengasuh pondok pesantren.

Kedekatan ini bukan hal yang tiba tiba muncul saat ia menjabat Ketua DPD RI. Jauh sebelumnya, namanya sudah cukup familier di kalangan tokoh tokoh nahdliyin.

Sering Hadir di Majelis dan Pesantren

Jejak pergaulan LaNyalla dengan ulama bisa dilihat dari banyak dokumentasi kunjungan ke pesantren, majelis zikir, dan acara keagamaan di berbagai daerah. Ia kerap duduk berdampingan dengan kiai, mendengar nasihat, dan mengikuti rangkaian acara keagamaan dengan tenang.

Gaya seperti ini beda dengan pendekatan pejabat yang hanya datang ketika momen kampanye. Kedatangannya ke pesantren sering diwarnai dialog ringan, saling bertanya kabar santri, sampai membahas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat sekitar.

Bagi banyak tokoh agama, pejabat yang mau mendengar dan tidak buru buru pulang setelah sambutan akan mendapat tempat tersendiri di hati mereka. Di situlah kedekatan emosional itu pelan pelan terbentuk.

Simbol Jembatan antara Negara dan Pesantren

Pertemuan LaNyalla dengan Gus Najih di Makkah bisa dibaca sebagai simbol jembatan antara negara dan pesantren. Di satu sisi, Gus Najih adalah representasi kuat dari tradisi keilmuan pesantren yang bersambung kepada tokoh besar seperti KH Maimoen Zubair. Di sisi lain, LaNyalla adalah simbol lembaga negara yang punya fungsi representasi daerah dan rakyat.

Ketika keduanya bertemu di Tanah Suci, seolah ada pertemuan dua arus besar. Arus agama yang kuat di akar rumput dan arus politik kenegaraan yang bergerak di jalur formal. Hadiah kaligrafi menjadi tanda bahwa pesantren tidak hanya mengandalkan ceramah, tetapi juga simbol simbol budaya yang mengandung nilai.

Gus Najih Maimoen dan Warisan Keilmuan Keluarga Mbah Moen

Sosok Gus Najih bukan nama asing di kalangan santri dan penggemar kajian keislaman. Ia adalah putra kedua almarhum KH Maimoen Zubair atau yang akrab dipanggil Mbah Moen, ulama kharismatik dari Sarang, Rembang.

Sejak kecil, Gus Najih sudah ditempa di lingkungan pesantren. Pendidikan agamanya dimulai dari ayahnya sendiri, kemudian berlanjut di Madrasah Ghozaliyyah Syafiiyah di Karangmangu, Sarang.

Dari Sarang ke Makkah Menimba Ilmu

Pada awal 1980 an, atas perintah langsung dari ulama besar Sayyid Muhammad bin Alawi al Maliki, Gus Najih berangkat ke Makkah untuk memperdalam ilmu syariat.

Di sana ia bukan hanya belajar, tetapi juga berkhidmah bertahun tahun kepada sang guru. Pola seperti ini sudah biasa dalam tradisi pesantren. Seorang murid tidak hanya menghafal kitab, tetapi juga melayani kebutuhan gurunya, mengurus hal hal kecil, dan belajar adab sehari hari.

Setelah sekian lama bermukim di Makkah, Gus Najih kembali ke Sarang dan ikut membantu mengembangkan Pondok Pesantren Al Anwar yang dirintis Mbah Moen. Belakangan, ia juga dipercaya mengasuh dan membimbing santri santri yang datang dari berbagai daerah.

Gaya Dakwah yang Tenang tapi Tegas

Gaya bicara Gus Najih dikenal tidak meledak ledak, tetapi tegas dan dalam. Ia jarang berteriak, namun pilihannya terhadap kata kata mampu menohok persoalan umat dan bangsa.

Di sejumlah kesempatan, ia pernah menyinggung soal pentingnya menjaga amanah, menjauhi kezhaliman, dan tidak bermain main dengan nasib rakyat. Cara penyampaiannya tenang, tetapi maksudnya jelas. Hal seperti ini yang membuat nasihatnya sering dipetik banyak orang, termasuk mereka yang berkecimpung di dunia politik.

Maka ketika ia memberikan kaligrafi kepada Ketua DPD RI, orang orang yang mengenalnya paham bahwa ini bukan sekadar hadiah biasa. Di balik bingkai kayu dan goresan kaligrafi itu, ada pesan dakwah yang halus, tetapi kuat.

Kaligrafi sebagai Hadiah Sekaligus Pengingat

Kaligrafi Al Quran sudah lama menjadi bagian dari tradisi Islam di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, kaligrafi sering menghiasi masjid, rumah, sampai kantor. Namun, ketika kaligrafi itu diberikan langsung dari seorang kiai kepada pejabat negara, konteksnya jadi lebih dalam.

Hadiah tersebut seperti titipan pesan. Setiap kali melihat tulisan itu, penerimanya diingatkan untuk kembali merenungkan makna ayat, bukan hanya bentuk hurufnya.

Dari Bingkai di Tangan sampai Dinding Kantor

Dalam momen di Makkah itu, kaligrafi masih berada di tangan Gus Najih ketika diserahkan kepada LaNyalla. Setelah itu, bisa dibayangkan kaligrafi tersebut akan menempati tempat khusus, entah di ruang kerja rumah dinas, ruang kerja di DPD, atau ruangan pribadi.

Bingkai yang awalnya hanya berupa benda dalam acara singkat di Tanah Suci, pelan pelan menjadi bagian dari lanskap visual keseharian seorang pejabat tinggi negara. Saat masuk ruangan, pandangan bisa saja langsung tertuju ke sana, mengingatkan bahwa jabatan yang dipegang sekarang adalah nikmat yang harus terus disyukuri dan dijaga.

Dalam suasana sibuk dengan agenda rapat, kunjungan daerah, dan debat politik, kehadiran kaligrafi Ad Dhuha bisa menjadi momen jeda kecil. Sekilas pandang ke tulisan itu mungkin cukup untuk membuat pemiliknya menarik napas sejenak, lalu mengingat bahwa ada yang lebih besar dari urusan kursi dan jabatan, yaitu ridha Allah.

Pesan untuk Anak Muda Soal Doa dan Ikhtiar

Momen pertemuan di Makkah ini sebenarnya tidak hanya relevan bagi pejabat atau ulama. Buat anak muda yang mengikuti kabar ini, ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik.

Pertama, betapa pentingnya peran doa di tengah ikhtiar. Gus Najih tidak datang membawa analisis politik panjang, tetapi ia membawa doa dan kaligrafi yang sarat makna. Doa yang diucapkan ulama di tempat mustajab seperti Makkah menjadi pengingat bahwa kerja memperbaiki bangsa tidak boleh lepas dari hubungan dengan Allah.

Kedua, kaligrafi dan ayat Al Quran bisa menjadi pengingat personal yang kuat. Di era digital, orang sering menggantungkan motivasi pada quotes di media sosial, padahal ayat ayat Al Quran menawarkan sumber inspirasi yang lebih dalam dan menenangkan.

Ketiga, kedekatan antara ulama dan pejabat negara adalah hal yang wajar dan justru perlu. Bukan untuk saling memanfaatkan, tetapi untuk saling menguatkan. Ulama mengingatkan dan mendoakan, pejabat membuka ruang kebijakan yang berpihak pada rakyat dan menjaga nilai nilai keadilan.

Itulah secuil cerita dari pertemuan di Tanah Suci, ketika Gus Najih Maimoen memberikan bingkai kaligrafi berisi ayat 11 Surat Ad Dhuha kepada Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Sebuah momen singkat yang menyimpan banyak lapisan makna, mulai dari syukur, doa, sampai tanggung jawab besar mengurus bangsa.

You may also like

Leave a Comment

nagabet76slot gacorslot online1213141516Slot Online Menghadirkan Pengalaman Digital Yang Didukung Pemrosesan Data Secara Real TimeMahjongways Menganalisis Pola Visual Dan Dinamika Simbol Berdasarkan Pemrosesan Data DigitalMahjongways Mengembangkan Dinamika Permainan Melalui Pengelolaan Data Dan Elemen Visual TerintegrasiAnalisis Komputasi Modern Membantu Memetakan Dinamika Sistem Digital Berdasarkan Data ObservasiMember Baru Mendorong Dinamika Komunitas Digital Menuju Pengalaman Yang Lebih Aktif Dan Menarikslot onlinemahjongwayasarsitektur layananpemrosesan data adaptifmember baruSlot Online Terbaru Menghadirkan AnalisisScatter Hitam Dianalisis Melalui PemetaanPola Scatter Hitam Membentuk Distribusi Visual Yang Dapat Dikaji Menggunakan Komputasi AdaptifArsitektur Teknologi TerdistribusiTeknologi Visualisasi DataMahjongways Mengembangkan Interaksi Visual Melalui Integrasi Simbol Digital Yang DinamisAnalisis Mahjongways Memetakan Dinamika Visual Dan Respons Antarmuka Berbasis DataScatter Hitam Dianalisis Melalui Pemetaan Struktur Simbol Digital Berbasis Komputasi AdaptifAlgoritma Scatter Hitam Membantu Mengidentifikasi Dinamika Pola Melalui Analisis Data ObservasiPg Soft Mengembangkan Sistem Rendering Adaptif Untuk Mendukung Visualisasi Digital ModernTeknologi Pg Soft Mengoptimalkan Pemrosesan Grafis Melalui Arsitektur Rendering TerintegrasiTeknologi Pemodelan Data Membantu Menganalisis Dinamika Informasi Pada Ekosistem Digital ModernArsitektur Komputasi Terdistribusi Meningkatkan Keandalan Pengelolaan Data Pada Platform DigitalTeknologi Kecerdasan Komputasional Mendorong Pengembangan Sistem Digital Yang Lebih AdaptifPemrosesan Data Modern Membantu Memetakan Pola Informasi Melalui Pendekatan Komputasi TerukurTeknologi Integrasi Data Mempermudah Sinkronisasi Informasi Dalam Lingkungan Digital TerpaduVisualisasi Komputasi Modern Membantu Menginterpretasikan Perubahan Pola Pada Sistem Digital KompleksTeknologi Otomasi Data Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Informasi Pada Infrastruktur DigitalModel Komputasi Adaptif Mendukung Pengembangan Teknologi Digital Melalui Analisis Data BerkelanjutanPengembangan Pg Soft Mengintegrasikan Teknologi Rendering Dengan Interaksi Visual Yang ResponsifPg Soft Menerapkan Komputasi Visual Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengolahan Elemen DigitalEksplorasi Scatter Hitam Memetakan Distribusi Simbol Melalui Model Analitik Digital TerintegrasiPola Scatter Hitam Dikaji Menggunakan Pendekatan Visualisasi Data Dan Pemodelan StatistikMahjongways Menghadirkan Pendekatan Visual Interaktif Melalui Pemrosesan Simbol Yang AdaptifEksplorasi Mahjongways Mengungkap Perubahan Pola Visual Dalam Lingkungan Digital Terintegrasimahjong ways dalam bingkai desain visual dan budaya digitaljejak klasik menemukan bentuk baru melalui mahjong waysmahjong ways dan perjalanan simbol menuju layar interaktif moderncerita visual mengikuti perkembangan mahjong ways di era teknologimahjong ways dilihat dari sisi kreativitas dan identitas platformperubahan tampilan membawa mahjong ways ke perspektif yang berbedamahjong ways dalam percakapan seputar tradisi dan budaya digitaldari konsep lama ke format baru menelusuri mahjong wayssimbol dan tema mengiringi perjalanan mahjong ways di ruang digitalmahjong ways menjadi bagian dari perubahan desain hiburan moderngame online dan perubahan kebiasaan di tengah budaya internetkomunitas digital menjadi bagian dari perjalanan game onlinegame online dalam potret interaksi sosial di era platform modernjejak mobile membawa game online ke pengalaman yang semakin beragamketika game online bertemu dengan kreativitas dan komunitas digitalgame online dan pergeseran cara menikmati hiburan interaktifdari komunitas ke platform menyusuri perkembangan game onlinedesain visual membentuk identitas baru dalam dunia game onlinegame online di tengah perubahan teknologi dan budaya populerperjalanan game online mengikuti arah baru ekosistem digitaltekanan emosional muncul di tengah kebiasaan judi online yang berulangstres dan judi online menjadi bahasan dalam perubahan kondisi keuanganketika pengeluaran judi online mulai membawa tekanan dalam kehidupanbeban pikiran dapat bertambah seiring kebiasaan judi online berlangsungmasalah keuangan dan stres muncul dalam pembahasan seputar judi onlinejudi online dan tekanan emosional menjadi sorotan di ruang digitaldampak stres mulai dibahas seiring perubahan kebiasaan judi onlinetekanan hidup dan kebiasaan judi online dalam sorotan mediastres finansial menjadi bagian dari pembahasan dampak judi onlinememahami kaitan tekanan emosional dengan kebiasaan judi onlinegame digital mulai masuk dalam sorotan budaya hiburan modernperkembangan game digital menjadi bahasan di tengah perubahan teknologimedia mengulas perjalanan game digital dari konsol menuju platform modernfenomena game digital muncul dalam perbincangan industri hiburangame digital dan perubahan kebiasaan menjadi catatan di era internetsorotan terkini membahas arah baru perkembangan game digitalteknologi interaktif membawa game digital ke percakapan media yang lebih luasgame digital menjadi bagian dari pergeseran budaya hiburan masa kinicatatan media menyoroti perubahan wajah game digital dari waktu ke waktuplatform baru membuka babak berbeda dalam perjalanan game digitaljudi online kembali menjadi sorotan dalam pemberitaan digital terkinimedia menyoroti perkembangan platform judi online di ruang internetfenomena judi online masuk dalam pembahasan seputar budaya digitalberita terkini mengulas perubahan ekosistem judi online masa kinijudi online dan perkembangan teknologi menjadi bahan perbincangan mediasorotan baru membahas pergeseran perilaku di seputar judi onlineruang digital kembali mengangkat pembahasan tentang judi onlineperkembangan internet membawa judi online ke sorotan media terkinicatatan media mengulas fenomena judi online dari sisi digitalperubahan platform menjadi bahasan baru dalam pemberitaan judi onlineandi pratama dan cerita keberuntungan 8 juta di mahjong waysrizky membahas pengalaman 17 juta dalam permainan mahjong wayskisah dimas berawal dari game online hingga hasil 25 jutafajar menjadi perbincangan usai mendapat hasil 12 jutacerita bayu muncul di tengah tren mahjong ways masa kinirio mengulas pengalaman bermain dengan hasil sekitar 19 jutayoga dan perjalanan singkat menuju hasil permainan 7 jutaarif membagikan catatan pribadi soal hasil 14 jutabima dan pengalaman 28 juta yang ramai dibicarakandoni mengungkap cerita di balik hasil 22 juta mahjong wayscerita reza dengan hasil 9 juta dari mahjong ways16 juta jadi bagian pengalaman rangga di game onlinemaulana membahas perolehan 23 juta dari mahjong winsgame digital membawa cerita baru bagi ilham dengan hasil 11 jutahasil 28 juta diceritakan bagus saat memainkan mahjong ways 2yusuf mengulas pengalaman bermain dengan perolehan 14 jutamahjong online dan cerita farhan tentang hasil 8 jutadava mengungkap pengalaman 19 juta saat memainkan game mahjonggame online menjadi bagian cerita akmal dengan hasil 26 jutafauzan dan perolehan 21 juta dalam permainan mahjong winscerita rendi dengan hasil 7 juta dari mahjong ways18 juta jadi pengalaman baru bagi rafli di game onlinemahjong wins menghadirkan cerita hasil 27 juta bagi hendrapengalaman dion dan perolehan 13 juta dalam game digitalhasil 22 juta diceritakan arya setelah memainkan mahjong ways 2fikri mengulas permainan online dengan hasil sekitar 16 jutamahjong online dan kisah ilham soal perolehan 10 jutasatria mengungkap pengalaman 24 juta dalam game mahjonggame online menjadi catatan baru bagi wahyu dengan hasil 15 jutaperolehan 30 juta dikaitkan dengan cerita rehan di mahjong wins