You've exceeded the Rate Limit. Please visit https://www.coingecko.com/en/api/pricing to subscribe to our API plans for higher rate limits.

Tuesday, September 29, 2026
Home PolitikDonald Trump Tarik AS dari 66 Organisasi Dunia, Setelah Keluar dari WHO

Donald Trump Tarik AS dari 66 Organisasi Dunia, Setelah Keluar dari WHO

by Suara Jatim
0 comments

Washington kembali membuat kejutan diplomatik. Pada 7 Januari 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani memorandum presiden yang memerintahkan penarikan Amerika dari total 66 organisasi internasional, terdiri dari 35 organisasi non PBB dan 31 entitas di bawah ekosistem Perserikatan Bangsa Bangsa.

Keputusan ini langsung memantik perdebatan karena datang setelah langkah sebelumnya untuk menarik AS keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, yang diteken pada 20 Januari 2025 dan disertai instruksi menghentikan pendanaan serta menarik personel AS dari kerja sama WHO.

Hari ketika angka 66 diumumkan

Memo Gedung Putih yang terbit 7 Januari 2026 itu memerintahkan seluruh departemen dan lembaga pemerintah federal untuk segera mengambil langkah praktis agar penarikan keanggotaan dan penghentian dukungan bisa berjalan “secepat mungkin”. Di dokumen yang sama, Gedung Putih menegaskan untuk entitas PBB, “penarikan” dimaknai sebagai berhenti berpartisipasi atau menghentikan pendanaan sejauh diperbolehkan hukum.

Pemerintah AS membingkai kebijakan ini sebagai langkah menata ulang keterlibatan internasional, dengan narasi utama bahwa lembaga lembaga tersebut dianggap tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional, keamanan, kemakmuran ekonomi, serta kedaulatan AS.

Memo presiden, bukan sekadar wacana

Yang dikeluarkan Trump bukan sekadar pernyataan politik di podium konferensi pers. Ini adalah memorandum presiden yang menugaskan birokrasi federal mengerjakan konsekuensi teknisnya: menghentikan partisipasi, menghitung ulang kontribusi, dan menata ulang penugasan aparatur negara yang terlibat di berbagai forum.

Di lapangan, implementasi kebijakan semacam ini jarang seragam. Ada yang bisa dihentikan cepat karena sifatnya partisipasi sukarela atau program kolaboratif. Ada pula yang menyangkut komitmen perjanjian, anggaran yang sudah dipatok Kongres, atau kewajiban hukum lain sehingga ritmenya lebih lambat dan penuh perdebatan.

“Retret global” versi Washington

Laporan media internasional menggambarkan keputusan ini sebagai lanjutan dari sikap skeptis Trump terhadap multilateralisme, terutama terhadap forum forum PBB. Reuters mencatat, daftar itu mencakup perjanjian iklim kunci UNFCCC dan badan PBB yang mempromosikan kesetaraan gender, serta sejumlah lembaga PBB lain yang dinilai “beroperasi bertentangan” dengan kepentingan AS.

Sementara Associated Press menulis kebijakan ini diumumkan setelah pemerintah meninjau seluruh partisipasi dan pendanaan AS pada organisasi internasional, dan menyasar banyak badan yang terkait isu iklim, ketenagakerjaan, migrasi, serta isu lain yang oleh pemerintahan Trump dipaketkan sebagai agenda “woke”.

Dari 66 itu, siapa saja yang terdampak

Daftar di dokumen Gedung Putih memuat nama nama organisasi secara eksplisit. Untuk kelompok non PBB, memo itu mencantumkan antara lain Global Counterterrorism Forum, Global Forum on Migration and Development, Intergovernmental Panel on Climate Change, International Energy Forum, hingga International Renewable Energy Agency.

Untuk kelompok organisasi PBB, memo memasukkan UN Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women, UN Framework Convention on Climate Change, UN Population Fund, UN University, serta sejumlah struktur koordinasi dan program PBB lainnya.

Mengapa UNFCCC ikut masuk daftar

UNFCCC adalah perjanjian kerangka iklim PBB yang menjadi dasar perundingan iklim internasional dan menjadi “payung” proses yang melahirkan Kesepakatan Paris. Reuters menekankan bahwa jika AS benar benar keluar, langkah itu akan menjadikan AS negara pertama yang meninggalkan UNFCCC.

Di titik ini, debatnya bukan cuma soal simbol. Keluarnya negara ekonomi besar dari forum perundingan utama bisa mengubah dinamika negosiasi, posisi tawar, dan arsitektur pembiayaan iklim yang selama ini dibangun melalui konsensus ratusan negara.

UN Women dan UNFPA, dua nama yang sensitif di politik AS

UN Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women yang kerap disebut UN Women, serta UN Population Fund atau UNFPA, termasuk yang disebut di memo Gedung Putih.

Reuters menuliskan UN Women dan UNFPA masuk dalam daftar entitas yang akan ditinggalkan, dengan latar bahwa pemerintahan Trump menilai banyak badan semacam ini tidak sejalan dengan agenda “America First” dan preferensi kebijakan domestik mereka.

Organisasi non PBB yang ikut terseret

Associated Press menyebut beberapa organisasi non PBB yang turut dalam daftar, seperti Partnership for Atlantic Cooperation, International Institute for Democracy and Electoral Assistance, dan Global Counterterrorism Forum.

Ini penting karena menunjukkan skop penarikan tidak hanya menyasar “PBB dan kawan kawan”, tetapi juga forum lintas negara yang sifatnya kerja sama kebijakan, demokrasi, keamanan, sampai standardisasi.

“Angka 66 terasa seperti palu godam, bukan pahat. Saat daftar itu dibaca satu per satu, yang terlihat bukan hanya pemangkasan anggaran, tapi cara baru Washington mengatakan: kami memilih forum yang kami anggap menguntungkan, selebihnya silakan jalan sendiri.”

Mengapa isu WHO selalu ikut disebut

Di banyak diskusi, langkah keluar dari 66 organisasi ini kerap diletakkan dalam satu napas dengan keputusan keluar dari WHO. Alasannya sederhana: bagi publik, WHO adalah simbol kerja sama global paling konkret karena terkait pandemi, vaksin, dan peringatan dini wabah.

Dokumen Gedung Putih pada 20 Januari 2025 menyatakan AS “bermaksud menarik diri” dari WHO, sekaligus memerintahkan penghentian transfer dana ke WHO, penarikan personel, serta penghentian negosiasi terkait WHO Pandemic Agreement dan amandemen International Health Regulations selama proses penarikan berlangsung.

Proses keluar WHO bukan tombol on off

Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health menjelaskan bahwa upaya penarikan dari WHO memerlukan pemberitahuan satu tahun, sehingga secara prosedural tidak serta merta “putus hari itu juga”, walau kerja sama dan komunikasi bisa dihentikan lewat instruksi administratif.

Artinya, ketika publik mendengar frasa “baru saja keluar dari WHO”, yang terjadi di lapangan lebih berlapis: ada unsur politik, ada proses hukum, dan ada dampak administratif yang bisa langsung terasa meski status keanggotaan formal masih berjalan menuju tanggal efektif.

Kenapa WHO menjadi pemantik emosi publik

WHO bukan sekadar forum rapat. Ia memegang peran surveilans penyakit, penyusunan standar kesehatan, koordinasi respons wabah, hingga panduan teknis. Johns Hopkins menyorot peran WHO dalam deteksi ancaman kesehatan, pengumpulan data global, penetapan standar, serta rantai pasok komoditas kesehatan.

Karena itu, setiap sinyal AS menjauh dari WHO selalu memantik kekhawatiran berlapis: dari isu kesiapsiagaan, sampai pengaruh politik AS dalam tata kelola kesehatan global.

Alasan resmi Gedung Putih, dari “hemat” sampai “kedaulatan”

Dalam lembar fakta 7 Januari 2026, Gedung Putih menegaskan memorandum itu bertujuan menghentikan pendanaan wajib dan keterlibatan AS pada entitas yang dinilai mendorong agenda global di atas prioritas AS, atau menangani isu penting secara tidak efisien sehingga dana pembayar pajak dianggap lebih baik dialihkan.

Bahasa yang dipakai tegas: pemulihan kedaulatan, penolakan program ideologis, serta keyakinan bahwa sebagian lembaga internasional bersikap bermusuhan atau tidak memberikan “imbal hasil” bagi AS.

Posisi Departemen Luar Negeri

Associated Press mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang menyebut lembaga lembaga itu dinilai redundan, salah urus, boros, atau ditangkap kepentingan pihak lain yang bertentangan dengan kepentingan AS, bahkan dianggap mengancam kedaulatan dan kemakmuran.

Pernyataan ini penting karena memberi sinyal: penilaian bukan semata ideologis, tetapi dikemas sebagai audit manajerial dan keamanan nasional.

Bahasa “pilih pilih” dalam multilateralisme

Masih dari Associated Press, pemerintahan Trump disebut mengadopsi pendekatan ala carte terhadap PBB: memilih program yang dianggap selaras, dan menahan kontribusi pada yang dianggap tidak selaras.

Jika ini jadi pola permanen, maka hubungan AS dengan multilateralisme tidak lagi dipahami sebagai komitmen kolektif, melainkan transaksi: ada manfaat langsung, ada dukungan; tidak ada manfaat, dukungan diputus.

Reaksi keras, dan kekhawatiran soal pengaruh AS yang menyusut

Kritik paling nyaring biasanya muncul dari komunitas iklim, kesehatan publik, dan advokasi hak asasi. Reuters mencatat kekhawatiran bahwa keluar dari UNFCCC membuat AS kehilangan kursi di meja negosiasi yang mengatur arah kebijakan ekonomi dan iklim global.

Associated Press juga menyorot pandangan sejumlah pakar bahwa penarikan AS dapat memberi negara lain alasan untuk menunda aksi iklim, sekaligus mengurangi peluang tercapainya kemajuan berarti tanpa keterlibatan salah satu emiten terbesar dunia.

Ketika kursi kosong bisa diisi negara lain

Dalam politik internasional, kursi kosong jarang dibiarkan kosong. Saat AS mundur dari satu forum, negara lain akan mengisi ruang pengaruh, baik lewat pendanaan, kepemimpinan program, maupun penentuan agenda. Diskusi ini berulang setiap kali ada sinyal penarikan dari lembaga global.

Perdebatan ini biasanya tak berhenti pada “AS rugi atau tidak”, tetapi merembet pada pertanyaan: siapa yang paling diuntungkan dari kevakuman itu, dan apakah nilai nilai yang dibawa forum tersebut akan bergeser.

PBB dan respons yang cenderung berhati hati

Reuters melaporkan bahwa pihak Sekretaris Jenderal PBB tidak segera memberi komentar ketika dimintai tanggapan.

Sikap semacam ini lazim karena PBB sering menunggu kepastian teknis: apakah penarikan berarti berhenti pendanaan saja, berhenti partisipasi, atau ada prosedur formal lain yang harus dilalui.

Apa arti “menarik diri” bagi program yang berjalan

Di dokumen Gedung Putih, ada kalimat kunci: implementasi dilakukan konsisten dengan hukum yang berlaku dan bergantung pada ketersediaan anggaran.

Kalimat ini terdengar administratif, tapi menentukan. Sebab tidak semua dukungan AS pada lembaga internasional sepenuhnya berada di tangan eksekutif. Ada kontribusi yang diatur undang undang, ada yang melekat pada perjanjian, dan ada yang ditentukan lewat persetujuan anggaran oleh Kongres.

Partisipasi berhenti, pendanaan berhenti, atau keduanya

Memo menjelaskan bahwa untuk entitas PBB, penarikan diartikan sebagai penghentian partisipasi atau pendanaan sejauh diizinkan hukum.

Maka ada beberapa skenario. Pertama, pemerintah berhenti mengirim delegasi dan berhenti membayar iuran atau kontribusi. Kedua, pemerintah tetap harus membayar sebagian kewajiban yang sudah ditetapkan, tetapi menahan kontribusi sukarela. Ketiga, pemerintah menghentikan program namun tetap terikat proses formal sampai tanggal tertentu.

Dampak paling cepat biasanya terasa di level teknis

Yang sering luput dari debat politik adalah efek di level teknis: standar data, pertukaran informasi, akses ke jaringan pakar, dan kehadiran AS dalam komite komite penyusun pedoman. Saat partisipasi berhenti, bukan hanya “logo AS” yang hilang, tapi juga aliran informasi dan pengaruh teknokratik.

Dalam isu kesehatan misalnya, Johns Hopkins mengingatkan bahwa WHO bukan hanya soal rapat, tetapi juga soal sistem deteksi ancaman, panduan, dan rantai pasok komoditas kesehatan.

Jejak langkah Trump, dari WHO sampai daftar 66

Reuters menempatkan keputusan penarikan 66 organisasi ini dalam rangkaian kebijakan Trump yang menekan pendanaan PBB, menghentikan keterlibatan dengan Dewan HAM PBB, memperpanjang penghentian dana untuk UNRWA, keluar dari UNESCO, serta mengumumkan rencana keluar dari WHO dan Kesepakatan Paris.

Di sisi lain, lembar fakta Gedung Putih menampilkan keputusan ini sebagai konsistensi “America First”, yakni mengurangi keterikatan pada forum yang dianggap menggerus kemandirian kebijakan AS.

Mengapa daftar ini muncul setelah ada perintah peninjauan

Memo 7 Januari 2026 merujuk pada Executive Order 14199 yang disebut dikeluarkan 4 Februari 2025, yang memerintahkan peninjauan atas dukungan AS pada organisasi internasional serta konvensi dan traktat, untuk menilai mana yang dianggap bertentangan dengan kepentingan AS.

Dengan kata lain, daftar 66 bukan muncul mendadak. Ia adalah output dari proses review yang sudah diarahkan secara formal, lalu diputuskan di tingkat presiden setelah laporan diserahkan.

Apa yang membuat langkah ini lebih besar dari sekadar simbol

Banyak penarikan di masa lalu berhenti pada organisasi tertentu, satu per satu. Yang membuat daftar 66 terasa berbeda adalah sifatnya yang komprehensif dan sekaligus. Publik dipaksa menelan banyak nama dalam satu kabar, sehingga efek komunikasinya seperti pemutusan hubungan besar besaran.

“Di dunia diplomasi, momentum sering lebih kuat dari detail. Saat Washington mengumumkan 66 sekaligus, yang terdengar bukan daftar, tapi pernyataan sikap.”

Pertanyaan lanjutan yang belum mereda di Washington

Di AS sendiri, langkah seperti ini biasanya akan diuji lewat perdebatan: mana yang bisa diputus oleh eksekutif, mana yang harus lewat Kongres, mana yang perlu notifikasi formal pada depositary perjanjian, dan mana yang bisa dibalik oleh pemerintahan berikutnya.

Dokumen Gedung Putih memberi ruang untuk perdebatan itu lewat frasa frasa kunci: “sejauh diizinkan hukum” dan “konsisten dengan hukum yang berlaku”.

Seberapa cepat semua ini berlaku

Kata “segera” di dokumen pemerintah sering bertabrakan dengan realitas. Dalam praktik, birokrasi harus memetakan kontrak, program, perjanjian, penugasan staf, serta kewajiban finansial yang sudah berjalan. Di beberapa lembaga, pemberhentian bisa cepat. Di lembaga lain, bisa muncul penundaan karena konsekuensi hukum dan politik.

Apa yang harus diperhatikan pembaca di Indonesia

Bagi publik Indonesia, dampaknya tidak selalu langsung, tetapi tetap relevan. Banyak isu yang dibahas di forum forum tersebut menyentuh rantai pasok global, standar perdagangan, kerja sama iklim, migrasi, hingga keamanan. Ketika AS mengurangi keterlibatan, dinamika negosiasi internasional bisa bergeser, dan itu pada akhirnya memengaruhi negara negara lain, termasuk Indonesia, yang tetap berada di meja perundingan.

Di sisi pemberitaan, hal yang paling penting adalah membedakan antara “pengumuman penarikan” dan “tanggal efektif penarikan”, karena keduanya sering tidak sama, terutama untuk organisasi yang diikat perjanjian atau mekanisme notifikasi tertentu. Kasus WHO menjadi contoh bagaimana keputusan politik dapat segera mengubah kerja sama, tetapi status formal keanggotaan punya jalur prosedural sendiri.

You may also like

Leave a Comment

nagabet76slot gacorslot online1213141516Slot Online Menghadirkan Pengalaman Digital Yang Didukung Pemrosesan Data Secara Real TimeMahjongways Menganalisis Pola Visual Dan Dinamika Simbol Berdasarkan Pemrosesan Data DigitalMahjongways Mengembangkan Dinamika Permainan Melalui Pengelolaan Data Dan Elemen Visual TerintegrasiAnalisis Komputasi Modern Membantu Memetakan Dinamika Sistem Digital Berdasarkan Data ObservasiMember Baru Mendorong Dinamika Komunitas Digital Menuju Pengalaman Yang Lebih Aktif Dan Menarikslot onlinemahjongwayasarsitektur layananpemrosesan data adaptifmember baruSlot Online Terbaru Menghadirkan AnalisisScatter Hitam Dianalisis Melalui PemetaanPola Scatter Hitam Membentuk Distribusi Visual Yang Dapat Dikaji Menggunakan Komputasi AdaptifArsitektur Teknologi TerdistribusiTeknologi Visualisasi DataMahjongways Mengembangkan Interaksi Visual Melalui Integrasi Simbol Digital Yang DinamisAnalisis Mahjongways Memetakan Dinamika Visual Dan Respons Antarmuka Berbasis DataScatter Hitam Dianalisis Melalui Pemetaan Struktur Simbol Digital Berbasis Komputasi AdaptifAlgoritma Scatter Hitam Membantu Mengidentifikasi Dinamika Pola Melalui Analisis Data ObservasiPg Soft Mengembangkan Sistem Rendering Adaptif Untuk Mendukung Visualisasi Digital ModernTeknologi Pg Soft Mengoptimalkan Pemrosesan Grafis Melalui Arsitektur Rendering TerintegrasiTeknologi Pemodelan Data Membantu Menganalisis Dinamika Informasi Pada Ekosistem Digital ModernArsitektur Komputasi Terdistribusi Meningkatkan Keandalan Pengelolaan Data Pada Platform DigitalTeknologi Kecerdasan Komputasional Mendorong Pengembangan Sistem Digital Yang Lebih AdaptifPemrosesan Data Modern Membantu Memetakan Pola Informasi Melalui Pendekatan Komputasi TerukurTeknologi Integrasi Data Mempermudah Sinkronisasi Informasi Dalam Lingkungan Digital TerpaduVisualisasi Komputasi Modern Membantu Menginterpretasikan Perubahan Pola Pada Sistem Digital KompleksTeknologi Otomasi Data Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Informasi Pada Infrastruktur DigitalModel Komputasi Adaptif Mendukung Pengembangan Teknologi Digital Melalui Analisis Data BerkelanjutanPengembangan Pg Soft Mengintegrasikan Teknologi Rendering Dengan Interaksi Visual Yang ResponsifPg Soft Menerapkan Komputasi Visual Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengolahan Elemen DigitalEksplorasi Scatter Hitam Memetakan Distribusi Simbol Melalui Model Analitik Digital TerintegrasiPola Scatter Hitam Dikaji Menggunakan Pendekatan Visualisasi Data Dan Pemodelan StatistikMahjongways Menghadirkan Pendekatan Visual Interaktif Melalui Pemrosesan Simbol Yang AdaptifEksplorasi Mahjongways Mengungkap Perubahan Pola Visual Dalam Lingkungan Digital Terintegrasimahjong ways dalam bingkai desain visual dan budaya digitaljejak klasik menemukan bentuk baru melalui mahjong waysmahjong ways dan perjalanan simbol menuju layar interaktif moderncerita visual mengikuti perkembangan mahjong ways di era teknologimahjong ways dilihat dari sisi kreativitas dan identitas platformperubahan tampilan membawa mahjong ways ke perspektif yang berbedamahjong ways dalam percakapan seputar tradisi dan budaya digitaldari konsep lama ke format baru menelusuri mahjong wayssimbol dan tema mengiringi perjalanan mahjong ways di ruang digitalmahjong ways menjadi bagian dari perubahan desain hiburan moderngame online dan perubahan kebiasaan di tengah budaya internetkomunitas digital menjadi bagian dari perjalanan game onlinegame online dalam potret interaksi sosial di era platform modernjejak mobile membawa game online ke pengalaman yang semakin beragamketika game online bertemu dengan kreativitas dan komunitas digitalgame online dan pergeseran cara menikmati hiburan interaktifdari komunitas ke platform menyusuri perkembangan game onlinedesain visual membentuk identitas baru dalam dunia game onlinegame online di tengah perubahan teknologi dan budaya populerperjalanan game online mengikuti arah baru ekosistem digitaltekanan emosional muncul di tengah kebiasaan judi online yang berulangstres dan judi online menjadi bahasan dalam perubahan kondisi keuanganketika pengeluaran judi online mulai membawa tekanan dalam kehidupanbeban pikiran dapat bertambah seiring kebiasaan judi online berlangsungmasalah keuangan dan stres muncul dalam pembahasan seputar judi onlinejudi online dan tekanan emosional menjadi sorotan di ruang digitaldampak stres mulai dibahas seiring perubahan kebiasaan judi onlinetekanan hidup dan kebiasaan judi online dalam sorotan mediastres finansial menjadi bagian dari pembahasan dampak judi onlinememahami kaitan tekanan emosional dengan kebiasaan judi onlinegame digital mulai masuk dalam sorotan budaya hiburan modernperkembangan game digital menjadi bahasan di tengah perubahan teknologimedia mengulas perjalanan game digital dari konsol menuju platform modernfenomena game digital muncul dalam perbincangan industri hiburangame digital dan perubahan kebiasaan menjadi catatan di era internetsorotan terkini membahas arah baru perkembangan game digitalteknologi interaktif membawa game digital ke percakapan media yang lebih luasgame digital menjadi bagian dari pergeseran budaya hiburan masa kinicatatan media menyoroti perubahan wajah game digital dari waktu ke waktuplatform baru membuka babak berbeda dalam perjalanan game digitaljudi online kembali menjadi sorotan dalam pemberitaan digital terkinimedia menyoroti perkembangan platform judi online di ruang internetfenomena judi online masuk dalam pembahasan seputar budaya digitalberita terkini mengulas perubahan ekosistem judi online masa kinijudi online dan perkembangan teknologi menjadi bahan perbincangan mediasorotan baru membahas pergeseran perilaku di seputar judi onlineruang digital kembali mengangkat pembahasan tentang judi onlineperkembangan internet membawa judi online ke sorotan media terkinicatatan media mengulas fenomena judi online dari sisi digitalperubahan platform menjadi bahasan baru dalam pemberitaan judi onlineandi pratama dan cerita keberuntungan 8 juta di mahjong waysrizky membahas pengalaman 17 juta dalam permainan mahjong wayskisah dimas berawal dari game online hingga hasil 25 jutafajar menjadi perbincangan usai mendapat hasil 12 jutacerita bayu muncul di tengah tren mahjong ways masa kinirio mengulas pengalaman bermain dengan hasil sekitar 19 jutayoga dan perjalanan singkat menuju hasil permainan 7 jutaarif membagikan catatan pribadi soal hasil 14 jutabima dan pengalaman 28 juta yang ramai dibicarakandoni mengungkap cerita di balik hasil 22 juta mahjong wayscerita reza dengan hasil 9 juta dari mahjong ways16 juta jadi bagian pengalaman rangga di game onlinemaulana membahas perolehan 23 juta dari mahjong winsgame digital membawa cerita baru bagi ilham dengan hasil 11 jutahasil 28 juta diceritakan bagus saat memainkan mahjong ways 2yusuf mengulas pengalaman bermain dengan perolehan 14 jutamahjong online dan cerita farhan tentang hasil 8 jutadava mengungkap pengalaman 19 juta saat memainkan game mahjonggame online menjadi bagian cerita akmal dengan hasil 26 jutafauzan dan perolehan 21 juta dalam permainan mahjong winscerita rendi dengan hasil 7 juta dari mahjong ways18 juta jadi pengalaman baru bagi rafli di game onlinemahjong wins menghadirkan cerita hasil 27 juta bagi hendrapengalaman dion dan perolehan 13 juta dalam game digitalhasil 22 juta diceritakan arya setelah memainkan mahjong ways 2fikri mengulas permainan online dengan hasil sekitar 16 jutamahjong online dan kisah ilham soal perolehan 10 jutasatria mengungkap pengalaman 24 juta dalam game mahjonggame online menjadi catatan baru bagi wahyu dengan hasil 15 jutaperolehan 30 juta dikaitkan dengan cerita rehan di mahjong wins